Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Yang Terpenting dalam Sholat, Terpenting dalam Hidup

Yang Terpenting dalam Sholat, Terpenting dalam Hidup

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
  • visibility 283
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Di suatu malam cerah, di teras sebuah rumah, para pemuda yang tak punya ikatan ormas apapun sedang berdiskusi seru. Bukan untuk membicarakan resesi ekonomi atau projek kereta cepat. Cuma ngobrol ringan dan receh. 

Sampai tiba-tiba salah seorang di antara mereka melontar tanya, memecah suasana. “Bagian apa yang terpenting dalam sholat?.”

Sementara yang lain masih membagong, salah satu menjawab, “fatihah,” satunya lagi menimpali dengan volume yang lebih tinggi, berharap pembenaran argumennya, “sujud, dong.” Satunya lagi tak mau kalah, “jelas niat, innamal a’malu bin niyyah,” terangnya.

“Buat apa niat kalau ndak khusyu’,” serang kang-kang sufi.

Santri mbeling dengan tenang menimpali, “sholat masih mikir angsuran aja ndadak mau khusyu’,” semua tertawa geli, kemudian kompak mengembalikan pertanyaan kepada pemberi soal. Iapun menjawab, “yang terpenting dalam sholat adalah takbir,” jawab si penanya tadi.

Semua termenung beberapa saat dan akhirnya mengerti apa yang dimaksud. Ya, takbir lah yang menggerakkan sholat. Tanpa takbir, orang hanya akan berhenti di niat tanpa ada aksi nyata. Tanpa takbir pula, orang akan terus i’tidal dengan congkak dan tidak akan bergerak, bersimpuh dalam sujud.

Sebegitu primernya fungsi takbir dalam sholat, namun statusnya sering terabai. Acap kali hanya sebagai pelengkap penderita, tanpa kita pernah menyadari bahwa dialah yang menggerakkan setiap bagian dalam sholat, dialah motor, aktor utama. Dialah pedal gas dan transmisi dalam sholat.

Lantas, siapa atau apa wujud takbir dalam hidup kita?. Penulis menemukan semacam syair indah dalam autobiografi milik sufi mistik bernama Bayazid.

“Ketika aku masih muda,” tulis Bayazid, “aku berpikir dan berkata kepada Tuhan, dan dalam semua doaku, begini bunyinya: “berilah aku energi sehingga aku dapat mengubah seluruh dunia.”

“Bagiku semua orang tampak salah. Aku adalah seorang revolusioner dan aku ingin mengubah muka bumi. Ketika aku sedikit lebih dewasa, aku mulai berdoa:

“Ini sepertinya terlalu berlebihan. Hidup akan keluar dari tanganku, hampir setengah hidupku hilang dan aku tak bisa mengubah seorang pun. Dan seluruh dunia? terlalu banyak,” lanjut Bayazid.

Berikutnya, ia menyederhanakan rencananya, “jadi aku berkata kepada Tuhan, “Tak perlu mengubah seluruh dunia, cukuplah keluargaku. Biarkan aku mengubah keluargaku.

“Dan ketika aku menua, aku menyadari, bahkan keluarga itu terlalu banyak, dan siapakah aku untuk bisa mengubah mereka?. Kemudian aku menyadari bahwa jika aku dapat mengubah diriku sendiri, itu sudah cukup, lebih dari cukup.”

“Aku berdoa kepada Tuhan, “Sekarang aku telah sampai pada titik yang tepat. Setidaknya izinkan aku melakukan ini: “aku ingin mengubah diriku sendiri.” 

“Tuhan menjawab, “Sekarang tidak ada waktu lagi. Itulah yang seharusnya kamu minta sejak di awal. Sehingga ada kemungkinan.”

Dari syair indah itu, adakah takbir lain selain diri sendiri? Menurut penulis tidak. Kalaupun ada, mungkin hanya sub-takbir saja.[]

*Penulis merupakan pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam Gembong

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen Inisnu Jadi Narasumber Dialog Interaktif di MA. Madarijul Huda Pati

    Dosen Inisnu Jadi Narasumber Dialog Interaktif di MA. Madarijul Huda Pati

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati – Himpunan Mahasiswa Alumni MA. Madarijul Huda (HIMAMADA) menggelar Expo Campus HIMAMADA 2025 di komplek MA. Madarijul Huda Kembang, Dukuhseti, Pati pada Sabtu (25/1/2025). Kegiatan diawali dengan pembukaan, dialog, dan Expo Campus yang menghadirkan 24 kampus di Indonesia. Dalam pembukaan, selain Kepala Yayasan Pengembangan Madarijul Huda KH. Fuad Abdillah, SE., hadir jajaran dewan […]

  • PCNU-PATI

    Pelantikan Cluwak, PC Fatayat Ajak Gunakan Aplikasi Menstruasi, OKY

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    CLUWAK – PAC Fatayat NU Cluwak baru saja melangsungkang Pelantikan 15 Ranting di Kecamatan ujung Utara Pati tersebut. Kegiatan akbar ini dilaksanakan pada Ahad (27/11) di Aula Balai Desa Cluwak.  Agenda ini juga sekaligus menjadi ajang pertemuan rutin triwulan PAC-PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Bahkan di dalamnya, PC Fatayat NU juga membagikan buku panduan Stunting […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.722
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman memasuki edisi 169 yang bertepatan ulang tahunnya yang ke -14, sengaja memilih tema ‘Timbang Mengutuki Kegelapan, Mending Menyuluhi Jalan’. Tema ini bukan hanya respon terhadap kondisi aktual peradaban global, tapi sekaligus mewakili konsistensi Suluk Maleman yang selama 14 tahun tanpa jeda terus menerus mengajak masyarakat untuk merenung tentang diri dan lingkangannya. […]

  • NU Beli Tanah Untuk Perguruan Tinggi

    NU Beli Tanah Untuk Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2015
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Kabar NU. Demi untuk kemajuan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pati, maka Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di tahun 2015 ini berupaya untuk membeli tanah seluas 1,5 hektar seharga 3 Miliyar, yang  terletak di Jl. Raya Pati Kudus Km. 5 Margorejo Pati dan nantinya akan dipergunakan untuk lembaga pendidikan yang berbasis ahlussunah waljama’ah. Dana sebesar itu akan […]

  • Rencana Allah Selalu Indah

    Rencana Allah Selalu Indah

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Allah dalam menciptakan suatu kehidupan tak lain berpasang-pasang. Demikian pun makhluknya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Ada bumi ada langit, sehat dengan sakit, ada yang miskin ada yang kaya, ada laki-laki ada pula perempuan dan seterusnya. Begitulah Allah maha Adil untuk ciptaannya dalam kehidupan alam semesta ini. Dalam kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan oleh […]

  • Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

    Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

      PATI – Profesi guru menyimpan banyak kisah dan refleksi mendalam yang kerap menginspirasi. Melalui buku antologi esai berjudul “Kata Guru”, sebanyak 13 guru MA Salafiyah Kajen Pati mencoba merekam dan membagikan pengalaman serta pemikiran mereka seputar dunia pendidikan dalam 15 esai bernas dan menyentuh. Buku ini diterbitkan oleh Iniibubudi Publishing dengan nomor ISBN 978-602-70232-8-4, […]

expand_less