Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Hari Santri dan Bursa Jodoh

Hari Santri dan Bursa Jodoh

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
  • visibility 296
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Hari Santri 22 Oktober adalah suatu ‘monumen’ perjuangan kalangan santri. Begitu luar biasanya jasa kaum sarungan ini kepada negeri, hingga harinya pun diperingati di jagad Indonesia bi washilati Keppres Nomor 22 Tahun 2015.

Penulis sempat berfikir, adakah tujuan tersembunyi Pak Jokowi membuat Keppres itu? (Pembaca jangan su’udz dzon dulu). Ahaa… Sampai di satu titik perenungan, penulis menemukan misi rahasia presiden ke-7 kita itu. 

  • Dalam Bursa Jodoh Indonesia, santri sering kali dianggap tak berkemampuan secara finansial. Khususnya ya oleh bapak-bapak yang punya anak perempuan cantik.

Bapak-bapak hasil gemblengan Orde Baru selalu menempatkan PNS, Polri dan profesi berseragam lainnya sebagai kriteria nomor wahid buat buah hatinya. Karena bagi mereka, berseragam sama dengan mapan. Ya memang ada masa dimana santri sulit mengakses posisi-posisi idaman mertua itu.

Lebih sadisnya lagi, Santri juga dianggap oleh sekalangan mertua materealistik sebagai golongan orang-orang kolot dan nggak maju. Tentunya ini pandangan apriori semata.

Wal hasil, kaum santri, bahkan sampai saat Keppres Hari Santri diturunkan, masih banyak yang berkeluh tentang jodoh. Ya paling santriwan nikahnya sama santriwati, atau sama anak kiai. Itupun lewat seleksi yang berat.

Sangat jarang santriwan yang nikah sama kaum abangan. Kecuali mereka yang bejo, dapat mertua yang sadar betul bahwa pemikiran santri sebenarnya bisa lebih lhoss daripada pemikiran manusia kantor yang doktriner, yang artinya santri bisa menjadi apa saja dan berpotensi lebih maju dari siapa saja, termasuk dalan hal penghasilan.

Oke! Kembali ke permasalahan awal. Berangkat dari analisa penulis, Pak Jokowi mungkin ingin menyantrikan Indonesia dengan mengesahkan Hari Santri. Dengan adanya peringatan 22 Oktober itu, diharapkan dapat meningkatkan klasmen santri di mata mertua.

Sehingga mereka yang ndak santri, akhirnya dengan ikhlas hati mau menikahkan putrinya dengan kang-kang santri. Dampaknya apa? Betul! generasi santri dan pesantren semakin meluber. Bayangkan jika seorang santri ditanya mertua, soal profesi, lalu dia jawab, “saya santri, pak.”

“Apa hebatnya santri?,” Cecar si camer (Calon Mertua) dengan intonasi sinis.

Bi barokati Keppres Hari Santri, dengan gagah dan PD, kang-kang itupun berani menjawab.

“Bayangkan, pak. Setiap 22 Oktober, seluruh Indonesia mulai dari pemerintah pusat sampai kabupaten bahkan desa-desa, semuanya menyanjung-nyanjung saya. Apa bapak mboten bangga punya mantu yang statusnya dibanggakan negara dan ulama’?”

Kisah inipun berujung happy ending. Kang-kang itu akhirnya punya tujuh anak yang jadi santri semua. Luar biasa memang Hari Santri. Ilaa hadhroti Mbah Hasyim wa ushuulihi, wa furuu’ihi wa ashdiqoo’ihi, al faatihah.[]

(Penulis merupakan pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam Gembong)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Hj. Maria Ulfah, Ketua PC Muslimat NU Pati 2010-2020 Wafat

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Kabar duka kembali datang dari PC Muslimat NU Pati. Salah satu kader terbaiknya, berpulang ke rahmatullah pada Senin (5/9) pukul tujuh pagi tadi. Dia adalah Hj. Maria Ulfah Mundzir, Ketua PC Muslimat NU Pati 10 tahun, terhitung sejak 2010. Hj. Ulfah mengakhiri masa jabatannya sebagai Nakhoda kaum ibu Nahdliyyin pada 2020 lalu.  Jenazah […]

  • Prihatin atas Dugaan Kasus Asusila, GP Ansor Pati Dorong Penanganan Tegas dan Berkeadilan

    Prihatin atas Dugaan Kasus Asusila, GP Ansor Pati Dorong Penanganan Tegas dan Berkeadilan

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12.297
    • 0Komentar

      Pati — Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati menyampaikan keprihatinannya atas dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang oknum kiai kepada santrinya. “Peristiwa tersebut melukai banyak pihak, mengingat pesantren semestinya identik nilai moral, keagamaan, dan perlindungan terhadap santri di lingkungan pendidikan,” sebut Ahmad Nashirudin. Ia menyampaikan bahwa pihaknya mendorong agar persoalan tersebut dapat ditangani […]

  • LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.816
    • 0Komentar

      ​Pcnupati or.id – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pati menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Pati Kota, Selasa (27/1/2026). Aksi sosial ini digelar dalam rangka menyongsong Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama yang jatuh pada 31 Januari mendatang. ​Ketua LTNNU Pati, Angga Saputra, menjelaskan […]

  • Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

    Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Semarang – Sebagai bagian dari program unggulan pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029, program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus secara resmi dilaunching. Hal ini terungkap dalam Pembukaan dan Launching Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus sekaligus Pendidikan dan Pelatihan GLM perdana pada Selasa (29/10/2024) secara virtual. Kegiatan launching dilakukan oleh Ketua Lembaga […]

  • PCNU - PATI Photo by Schwoaze

    Macet

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Beberapa bulan lalu. Bulan Maret tepatnya, saat saya ngajak jalan jalan perempuan yang saya sayangi, cintai dan sebagainya. Dari Bumi Mina ke Yogya. Perjalanan kami tempuh lumayan lama. Tak seperti biasanya. Hampir seharian hingga ke kota tujuan. Supir dan kondektur bus mengumpat dengan umpatan tak jelas, mengekspresikan kekesalannya sebab jamnya terlambat. Perjalanan kami sangat melelahkan. […]

  • PCNU-PATI

    PT Sukun Santuni Ribuan Anak Yatim, Ketua PCNU Pati Berikan Apresiasi

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Sebanyak 1.000 anak yatim di Kabupaten Pati mendapat santunan dari PT Sukun, Selasa (4/4/2023) sore. Mereka diundang untuk menerima santunan di Gedung Haji Pati.  Diketahui, Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun diadakan di 10 kota/Kabupaten di Jawa Tengah. Seribu anak yatim di setiap kabupaten menerima santunan.  Pati merupakan Kabupaten kedelapan. Setelahnya, santunan bakal […]

expand_less