Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC Fatayat NU Pati, Melakukan Sinergitas dengan RSI Pati

PC Fatayat NU Pati, Melakukan Sinergitas dengan RSI Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
  • visibility 288
  • comment 0 komentar

Pati, Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati mengadakan audisi dengan Rumah Sakit Islam Pati (RSI)dengan maksud dan tujuan Program Tim GPSA Pati, 14 Juni 2022 kemarin.

Program kami sudah berjalan 10 bulan. Program inikerjasama antara PP Fatayat NU Pati yang bekerjasama dengan Tim Akatiga. Kami mempunyai wilayah 5 kerja 5 kecamatan yaitu Dukuhseti, Gunungwungkal, Trangkil, Margorejo, Margoyoso. Pengadaan PBI. Fakta di lapangan kami menemukan banyak orang miskin belum masuk PBI.

Kami sudah bekerjasama dengan DINSOS, BPJS, DINKES dan DUKCAPIL. Dan kedepan kami akan bekerjasama dengan RS. Adapun tugas kader, Pengurusan Kartu PBI. Mengurus berbagai hal kaitannya dengan pemanfaatan kartu KIS. Pengurusan PBI bekerjasama dengan operator SIKSNG. Pelayanan. Pendampingan berbagai masalah kaitannya padafasilitas kesehatan,bidan dan perlayanan di desa. Sosialisasi. Melakukan rutin sosialisasi. Daftar DTKS. Mengadvokasi untuk mendaftarkan DTKS.

Lanjut Nining dengan temuan di lapangan meliputi layanan Kesehatan, Adanya anggapan bahwa BPJS KIS, pelayanannya kurang baik dan obatnya kurang mujarab, Masih ada petugas kesehatan di faskes yang kadang kurang melayani pasien dengan ramah, Adanya perbedaan pengetahuan antara aturan dari bpjs yang kita ketahui dengan aturan bpjs di layanan (ketentuan pembayaran 3×24 jam, pemahaman mengenai akses layanan hanya menggunakan NIK KTP sudah bisa terlayani, dsb) Kebijakan jam pelayanan di puskesmas, Perubahan tiba-tiba faskes dari puskesmas pindah ke klinik.

Harapan kami dari PC Fatayat NU Kabupaten Pati meliputi, Mempermudah akses orang miskin yang sudah diusulkan Fatayat di DTKS untuk segera diproses diterbitkan kepesertaan di SK, Untuk yang reaktivasi darurat agar bisa aktif secara permanen, karena penanganan penyakitnya membutuhkan pengobatan secara rutin, Stakeholder dan Tim kami sadar bahwa pendampingan terhadap masyarakat dengan JKN KIS ini adalah kewajiban bersama. Semakin banyak masyarakat miskin terbantu atas kondisi sosial yang dihadapi. Semakin banyak pula masyarakat menengah ke atas yang masih memiliki PBI, bisa dengan sangat sadar pindah ke BPJS Mandiri, UHC Kabupaten Pati meningkat dan pelayanan terhadap penerima JKN KIS juga semakin membaik.

Hal tersebut mendapatkan respon dari Direktur RSI Dr  Ismed Alimin,MM, MARS, “Bicara kualitas layanan di RS, kami mendapatkan masukan seperti komunitas hemodialisa gathering. Jadi terkait persepsi masyarakat terkait kualitas relatif. Kita berusaha menyamakan persepsi dengan masyarakat. Kondisi klinis masing-masing pasien tidak sama. RSI terkait dengan program penurunan kematian Ibu dan anak, salah satunya faktor pendidikan ibu. Misal terkait nutrisi. Bulan lalu RSI melayani pasien gratis pemeriksaan konsultasi dr spesialis. Target 50 orang, yang datang 125 orang. Kuota bulan ini ada 100 orang pemerikssaan gratis. Tidak terbatas kuota BPJS, KIS, dsb.”

Lanjutnya BARSI badan amal RSI.Pasien umum datang kelas 3 tapi kurang biaya. Mereka mengajukan ke RSI minta keringanan biaya. Bervariasi antara 500-1 juta. Prosesnya diseleksi. Syarat SKTM. Sudah berjalan lama dan masyarakat sudah tahu. Kalau layanan semakin bagus, maka otomatis layanan harus ditambahkan termasuk sarpras yang canggih. Kami beli alat rontgen yang mempunyai kapasitas 500 MA. Dan juga alat CT Scan. Di sisi lain fasilitas juga harus semakin baik walaupun program gratis tetap dilaksanakan. Masyarakat hampir 50% tidak bisa bayar BPJS. BARSI akan membantu. RSI baru membantu 30 keluarga, lingkungan terdekat. Prosesnya kami minta data ke BPJS karena banyak yang disubsidi. Hasil kerjasama dengan RSI yaitu mencari RSI mencari tim di luar RSI untuk bekerjasama terkait data keluarga yang tidak mampu.

“Untuk sementara RSI melaksanakan di desa Waturoyo Margoyoso. Ada sekitar 225 yang menunggak. Variasi utangnya sampai 2 tahun. Untuk obat, terkait sugesti. Karena sebenarnya sama saja terkait khasiat obat.BPJS dulu menempatkan karyawan di RS. Karena sekarang sistem sudah computerized maka karyawan ditarik di kantor Pati. Di RS ada tim khusus yang mengurus tentang BPJS” pungkasnya

Sedangkan respon dari Tim GPSA Pati, “Apresiasi untuk program Gratis. Tanggal 15-25 Juni program untuk pemeriksaan bumil Apresiasi program CSR dan BARSI. Sistem zonasi Pasien dari Margoyoso, Tayu, Cluwak, Dukuhseti, Gunungwungkal” jelasnya. 

“Terkait BPJS, standarnya volume rawat inap harus 100. Jangan lebih dari 200 untuk kelas C

Karena kalau lebih dari 200 pajak nya banyak. Sekarang ada istilah tax amnesty.”pungkas Dr  Ismed Alimin,MM, MARS

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Raih Penghargaan Ke-3 Penanggulangan HIV dan AIDS se-Jawa Tengah

    PCNU Pati Raih Penghargaan Ke-3 Penanggulangan HIV dan AIDS se-Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

     Kabar NU. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)  Pati meraih penghargaan ke tiga sebagai pengurus cabang yang aktif dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di lingkungan PWNU Jawa Tengah. Penghargaan diberikan oleh perwakilan tim penanggulangan HIV dan AIDS (Sub Recipient/SR) PWNU Jawa Tengah, Tedi Kholiludin. H.Saalamun,  sekretaris SR  PCNU Pati yang hadir dan menerima penghargaan tersebut […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Baru-baru ini ditetapkan, tradisi buka puasa bersama ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Menarik memang. UNESCO mencatat bahwa budaya berbuka puasa bersama menjadi daftar warisan budaya tak benda yang secara resmi diakui sejak 2023 lalu dan diklaim sebagai budaya warisan milik seluruh umat muslim di dunia. Menurut UNESCO, berbuka puasa diartikan […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah). Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah? Sebab, diakui atau […]

  • Rangkaian Hari Santri, PCNU Gelar Lomba Baca Kitab Fathul Qorib

    Rangkaian Hari Santri, PCNU Gelar Lomba Baca Kitab Fathul Qorib

    • calendar_month Sen, 18 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Suasana lomba membaca kitab Fathul Qorib di Ponpes Masllakul Huda dalam rangkaian peringatan Hari Santri 2021 PCNU Pati yang dihandle oleh RMI NU Pati. MARGOYOSO – RMI NU Pati menyambut meriah Hari Santri 2021. Salah satu kemeriahannya adalah diselemggarakannya beragam lomba. Mulai dari video pendek hingga lomba baca kitab kuning.  Selain itu, beraneka kegiatan juga […]

  • PCNU-PATI

    Fatayat-Muslimat NU Dukuhseti Bikin Gebrakan, Libatkan 1400 Anggota

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id DUKUHSETI – Ribuan ibu-ibu berkostum hijau merubung Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al Aydrus Jumat (3/2) pagi. Mereka adalah para anggota PAC Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Dukuhseti.  Agenda tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT Muslimat NU ke-77 dan Fatayat NU ke-73 yang dihelat di Ranting Desa Wedusan.  Bukan hanya sholawat bersama Habib Muhsin dan Hadroh […]

  • PCNU-PATI

    Berbuka dengan Teman Karib; Lupa Hal Wajib

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Lusa kemarin, saya dapat pesan whatsapp dari teman karib yang inti dari isi pesan tersebut adalah mengajak saya untuk berbuka bersama sekaligus bercuap-cuap. Membahas hal-hal tak terlalu penting atau pun sedikit gerundel perihal parodi yang ada di Senayan akhir bulan lalu; yaitu satu orang melawan segerombolan. Namanya teman karib tentu […]

expand_less