Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2015
  • visibility 547
  • comment 0 komentar

 NU Online; Nahdlatul Ulama melalui Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) dan Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) menyatakan siap melawan dan melakukan somasi jika Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan somasi kepada Kementerian Sosial.

Seperti diketahui, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Orang Rimba dalam rangka menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 11 orang karena menderita kelaparan. Pada kunjungan tersebut, Mensos tidak hanya membagikan sembako dan pakaian, tapi juga rokok.

Hal itu diprotes YLKI karena dianggap sebagai bentuk pengabaian kesehatan masyarakat. “Rokok merupakan produk yang membahayakan kesehatan masyarakat. Sebagai pejabat negara Mensos wajib melindungi kesehatan masyarakat. Bukan malah sebaliknya,” ujar pengurus harian YLKI, Tulus Abadi Jumat (27/3) seperti dilansir berita online.

YLKI memandang apa yang dilakukan Mensos bertentangan dengan PP No. 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai zat adiktif bagi kesehatan. Karenanya, YLKI menuntut Mensos untuk meminta maaf kepada publik. Kalau tidak, akan mengambil langkah-langkah hukum.

Lesbumi dan Sarbumusi pada jumpa pers Selasa (31/3) di gedung PBNU menilai pernyataan YLKI tersebut adalah bentuk kriminalisasi terhadap kebudayaan masyarakat yang berkembang di Orang Rimba.

Menurut Ketua PP Lesbumi Zastrouw Al-Ngatawi, YLKI tak berbeda dengan kalangan puritanisme agama yang senang membid’ah-bid’ahkan seni tradisi karena dianggap mengotori agama. “Atas nama kesehatan, YLKI melakukan penzaliman terhadap kebudayaan,” tegasnya.

Kalau YLKI jujur, kenapa makanan dan minuman lain yang dianggap merusak kesehatan tidak dilarang juga. Zastrouw menyebut kenapa soft drink, junk food, tidak dilarang, karena sama-sama merusak kesehatan. Kambing yang bisa menyebabkan stroke dan darah tinggi seharusnya dilarang juga.

Perlu diketahui, sambung Zastrouw, apa yang dilakukan Mensos adalah diplomasi budaya. Supaya komunikasi cair dengan Orang Rimba, berdasarkan ahli antropologi, harus dengan rokok.

YLKI, tak mengungkap asbabul wurud(sebab-sebab terjadinya peristiwanya). “Ini kelakuan munafik, tidak jujur, dan sesat pikir demi keuntungan kelompok sendiri,” terangnya.

Apa yg dilakukan Mensos, bisa diumpamakan dokter yang memberi opium kepada pasien yang akan dioperasi. “Kenapa YLKI tidak mempermasalahkan itu. Padahal itu barang terlarang, melanggar hukum.” Di Indonesia, lanjutnya, rokok bukan barang terlarang dan boleh diperjualbelikan.

Ia menduga apa yang dilakukan YLKI bertujuan mencairkan dana dari donor-donor antitembakau. “Kita sulit tidak menduga itu,” katanya.

Ketua DPP Sarbumusi Eko Darwanto yang hadir pada kesempatan itu berpendapat, apa yang dilakuakn YLKI berlebihan. Menurut dia, rokok perlu dilihat sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Industrinya melibatkan 10 juta pekerja dengan jumlah orang yang bergantung padanya sekitar 30 juta.

Ia menambahkan, per tahun, industri rokok memberikan pemasukan kepada negara sekitar 150 triliun. Jumlah itu merupakan urutan kedua terbesar negara setelah PPN. Karena itu, negara juga tak berani melarang, melainkan membatasinya.

Sama dengan Lesbumi, Sarbumusi memandang apa yang dilakukan YLK perang dagang antara pedangang rokok dan tukang obat. Ada agenda besar untuk menggoyang industri rokok di Indonesia. Tapi dampaknya, tidak hanya pada industrinya sendiri, melainkan, budaya. ( NU Online Abdullah Alawi)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demokrasi Ala IPNU IPPNU

    Demokrasi Ala IPNU IPPNU

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Warta IPNU-IPPNU Pada Umum organisasi pelajar di sekolah adalah OSIS dan OSIM akan tetapi organisasi dai kalangan  lembaga pendidikan Ma’arif NU Hampir kesemuanya mengguanakn Komisariat IPNU IPPNU, sebagai slah satu wadah kaderisasi  NU yang menaungi ranah pelajar, kaderisasi IPNU IPPNU yang real di ranah pelajar dengan melakukan pemberdayan di kalangan pelajar sebagai wadah proses para […]

  • Istighoutsah  Pertama di Tahun 2016

    Istighoutsah Pertama di Tahun 2016

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

                Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan MWCNU Se Kabupaten Pati mengadakan Istighoutsah ulama dan umaro di Pendopo Kabupaten Pati sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Sifat Nabi Muhammad sebagai bekal membangun pribadi yang berakhlakul karimah.” Kamis 4/2/2016 kemarin. Sebelum acara inti dimulai yaitu mauidloh khasanah dari KH Syarofudin dari Rembang, maka terlebih […]

  • Meriah, 3 Guru SMKN 4 Purworejo Ikuti Festival Panen Belajar PGP

    Meriah, 3 Guru SMKN 4 Purworejo Ikuti Festival Panen Belajar PGP

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Purworejo – Program Pendidikan Guru Penggerak Kemdikbudristek Angkatan 11 memasuki acara puncak. Acara digelar secara serentak di kabupaten kota Provinsi Jawa Tengah mulai 28 November hingga 4 Desember 2024. Salah satunya di Kabupaten Purworejo. Acara yang berlangsung meriah ini bertempat di GOR SMA N 3 Purworejo. Acara yang bertajuk Pameran Pendidikan Panen Hasil Belajar ini […]

  • PR Fatayat NU Desa Gembong Terbentuk, PAC : Kami Marathon

    PR Fatayat NU Desa Gembong Terbentuk, PAC : Kami Marathon

    • calendar_month Ming, 13 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 703
    • 0Komentar

    KH. Masruhin, menyaksikan penyerahan amanah jabatan Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong oleh ketua PAC Fatayat NU Gembong, Munfarichah (tengah) kepada Yeni Munifah GEMBONG – Setelah sekian lama vakum, Fatayat NU Ranting Desa Gembong resmi dibentuk pada Sabtu (12/3) kemarin. Peristiwa bersejarah tersebut dilaksanakan di Gedung MWC NU, Jalan Raya Gembong-Colo, Km. 1, Gembong.  KH. […]

  • Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Camat Dukuhseti, Agus Sunarko memberikan pesan kepada kader Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Dukuhseti, bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Hal ini disampaikainnya saat mengisi Latihan Kader Muda (Lakmud) PAC IPNU IPPNU Dukuhseti, belum lama ini. Ia mengatakan dalam menuntut ilmu para […]

  • Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

    Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    TAYU-Agenda Konferensi pengurus NU merupakan kegiatan wajib yang dijalankan lima tahun sekali oleh pengurus NU di betbagai tingkatan. Kali ini, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tayu Menggelar konferensinya untuk memilih pimpinan baru. Para pengurus baru MWC NU Tayu berpose bersama pengurus PCNU Pati usai konferensi.  “Tertib mrlakukan reotganisasi adalah bukti bahwa organisasi masih […]

expand_less