Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sisi Kontroversi Zakir Naik

Sisi Kontroversi Zakir Naik

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2017
  • visibility 613
  • comment 0 komentar

DR. Zakir Naik, begitulah panggilan sosok yang menjadi viral akhir-akhir ini di dunia maya. Ia adalah seorang dokter sekaligus pendakwah (pembicara dalam masalah keagamaan) hebat. Namanya kini mulai diperbincangkan dunia. Hampir semua orang dari seluruh pelosok dunia mengenalnya setidaknya pernah mendengar nama dan kehebatan dakwahnya. Kehebatan dakwahnya telah berhasil mengislamkan ratusan ribu nonmuslim. Tidak hanya itu, melalui debat-debatnya dalam berdakwah, ia mampu menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh nonmuslim kepadanya tentang Islam. Pastor (pemimpin agama Kristen) pun kewalahan bila berdebat dengannya.
Zakir Naik kini telah menjadi “demam”di seluruh dunia. Bahkan, sosoknya sangat fenomenal. Akibatnya, muncul dua kubu terkait dengannya, yaitu kubu yang pro dan kubu yang kontra. Namanya kemudian dipuja oleh para pendukungnya, dan dikecam oleh orang yang membencinya. Banyak orang yang mengagumi kemampuannya dalam berdebat dan pengetahuannya yang luas. Tetapi, tidak sedikit pula orang yang mengecamnya.
Pertanyaan utama yang diusung buku ini adalah siapakah Zakir Naik itu?
Pemilik nama lengkap dr. Zakir Abdul Karim Naik ini benar-benar mengguncang seluruh jagat beberapa tahun belakangan ini. betapa tidak, melalui ceramah-ceramahnya, ia telah berhasil mengislamkan ribuan orang nonmuslim. Banyak orang, setelah mendengar ceramahnya atau setelah mendapat jawaban atas pertanyaan yang diajukan kepadanya, atau setelah berdebat dengannya, pada akhirnya memeluk islam.(hlm.13)
Keberhasilan Zakir Naik dalam mengislamkan banyak non muslim itu menjadi bukti bahwa ia adalah sosok pendakwah yang hebat. Ia adalah seorang orator ulung dan jago dalam berdebat. Tidak hanya itu, keberhasilannya juga menjadi indikasi dari kecerdasan dan keluasan ilmu yang dimiliki. Zakir Naik juga hafal kitab dari agama lain. Dan faktor terakhir yang menunjang kesuksesannya dalam berceramah sehingga banyak dari pendengarnya yang masuk Islam adalah karena ia menjelaskan agama dengan logika.(hlm14)
Meskipun Zakir Naik telah terbukti sebagai seorang orator dan ahli debat ulung serta mengalahkan para pemimpin agama lain dalam berdebat tentang agama, namun masih ada beberapa golongan yang meragukan keilmuan agama yang dimilikinya. Inilah yang kemudian melahirkan sisi kontroversi dari sosok Zakir Naik.
Salah satu kontroversi Zakir Naik adalah banyaknya orang yang meragukan kepantasan gelar “ulama” yang disematkan kepadanya. Hal ini karena Zakir Naik tidak pernah menjelaskan riwayat pendidikannya secara jelas. Bahkan, ia tidak diketahui berguru kepada tentang keislaman. Alasan lain mengapa banyak orang yang meragukan keilmuan agamanya adalah karena bacaan al-Qur’an yang kurang nyaman didengar dan terkesan mengabaikan kaidah tajwid. Hal ini tentu bertolak belakang dengan kemampuannya menghafal Alqur’an.
Bahkan, elhooda.net sebuah sumber yang banyak memberitakan tentang sosok Zakir Naik pernah mengutip pernyataan Syekh Al-Habib Mir Asadullah Qadiri, Hyderabab, India (Pemimpin Correct Islamic Faith International Association) bahwa Zakir Naik hanya belajar dan mengkaji buku-buku agama Islam selama 3 tahun saat ia kuliah kedokteran. Pertanyaannya, bagaimana mungkin seseorang mampu menguasai ilmu agama secara sempurna bila hanya belajar selama tiga tahun?
Jadi intinya, keraguan terhadap keilmuan agama Zakir Naik ini adalah terkait dengan ketidaksempurnaannya dalam menguasai al-Qur’an. Di satu sisi ia hafal seluruh ayat dalam al-Qur’an, tetapi disisi lain ia kurang memperhatikan tajwid dalam melantunkan ayat-ayat al-Qur’an.(hlm.22)
Pada akhirnya, meskipun Zakir Naik memiliki sisi kontroversi, baik dalam fatwa maupun keilmuannya, satu hal yang jelas bahwa ia telah berjasa besar dalam menyebarkan Islam. Bahkan, ia berhasil membungkam suara-suara yang menjelekkan islam, khususnya yang datang dari kalangan nonmuslim.

Judul               : Dr. Zakir Naik Mengguncang Dunia
Penulis             : Rizem Aizid
Penerbit           : Diva Press, Yogyakarta
Cetakan           : Pertama Januari 2017
Tebal Buku      : 192 halaman
ISBN               : 978-602-391-276-6
Perresensi        : Siswanto (Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkat Tema Cinta, IPPNU Wedarijaksa Gelar Forum Khusus Pelajar Putri

    Angkat Tema Cinta, IPPNU Wedarijaksa Gelar Forum Khusus Pelajar Putri

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

      Para Pelajar Putri Wedarijaksa berpose penuh semangat usai melaksanakan FLBRR WEDARIJAKSA – PAC IPPNU Kecamatan Wedarijaksa menggelar acara rutinan yang pertama pada periode baru, yakni Forum Lingkar Bambu Runcing Rekanita (FLBRR). Acara diikuti oleh Ketua PAC IPPNU Wedarijaksa, Waka Kaderisasi PAC IPPNU Wedarijaksa, serta seluruh rekanita se-Wedarijaksa, Jum’at (8/10/2021). FLBRR merupakan forum khusus rekanita […]

  • PCNU-PATI Photo by Dino Januarsa

    Wakil Rakyat Kalo Gini Terus Kayaknya Perlu Nyantri Dulu Deh

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Bukan menjadi rahasia lagi, tak jarang wakil rakyat yang terjerat KPK. Ya mau apa lagi? Penggelapan dana untuk proyek ini dan itu. Segampang itu mereka mengklaim dana untuk rakyat menjadi milik pribadi. Segudang alasan klasik berulang-ulang dituturkan pada media. Tapi hal itu tidak bisa mengembalikan kepercayaan dan wibawa. Padahal sudah […]

  • PCNU-PATI

    Ujian Munaqosah MANU Gembong, Kitab Kuning Menu Wajib

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id GEMBONG – Madrasah memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh sekolah lain, yaitu pendidikan agama yang mendalam.  Terlebih, madrasah di bawah naungan NU. Muatan Lokal (Mulok) kitab kuning seperti hal wajib. Inilah yang disampaikan Ali Sholahuddin, Kepala MANU Gembong di sela-sela ujian Munaqosah MANU tahun 2023, Rabu (15/3) pagi.  Pihaknya membuat standarisasi kelulusan dengan mengadakan […]

  • Di MK, Majelis Masyayikh Persoalkan Status Pendanaan Pesantren yang Tak Pasti

    Di MK, Majelis Masyayikh Persoalkan Status Pendanaan Pesantren yang Tak Pasti

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.717
    • 0Komentar

    Jakarta — Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara wajib membiayai pendidikan pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional. Pandangan tersebut disampaikan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 Rabu 3 Juni 2026 di Mahkamah Konstitusi. Ketua Majelis Masyayikh, Abdul Ghofarrozin, menyatakan bahwa persoalan utama Pasal 48 UU Pesantren bukan […]

  • LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

    LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Devisi Litbang telah mengajarkan bagaimana berkebun di lahan sempit serta menggunakan barang-barang bekas sebagai tempat media tanam. Hal ini di lakukan untuk mengurangi sampah.             “Seandainya semua rumah tangga mau menggunakan plastik bekas minyak goreng atau pun yang lainnya sebagai media tanam, maka tak perlu lagi membeli […]

  • PCNU - PATI Photo by Brett Jordan

    Me (maaf) kan

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Minggu lalu,  saya sempat berbeda pendapat dengan perempuan yang saya sayangi. Sebab ketika saya menemukan sesuatu saya tak langsung bilang. Dengan alasan agar saya sedikit bisa meredam emosi agar supaya tak langsung tersalurkan. Diam sejenak, ambil nafas dalam dalam. Sebuah  metode yang seringkali saya jalani.  Saya dibilang sering mudah marah; […]

expand_less