Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ngaos Jurnalistik

Ngaos Jurnalistik

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 26 Des 2017
  • visibility 445
  • comment 0 komentar

Pati , Pelatihan jurnalistik Rabu (13/12) malam di lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro (PPSA) sangat memotivasi para peserta.  Kegiatan bertajuk “Ngaos Jurnalistik : Asyiknya Jadi Pencari Kabar” ini sedikitnya diikuti oleh lima puluh santri PPSA. Sedikitnya santri yang turut dalam agenda tersebut ditengarai pelaksanaannya yang telah memasuki liburan pondok.
“Kalau pesertanya sedikit seperti ini kita malah fokus” ungkap Aryani, salah seorang peserta.
Benar saja, santri yang mengikuti pelatihan tersebut terlihat sangat antusias sampai acara selesai sekitar pukul 22.00 WIB. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi dunia jurnalisme santri. Pun demikian disampaikan oleh Maulana Luthfi Karim (MLK) Pimpinan Redaksi Majalah Pribumi yang bertugas sebagai pemateri.

“Saya sangat surprise melihat antusiasme ini. Jelas jauh melampaui ekspektasi kami” Ujar MLK.
Agenda luar biasa ini digalang oleh tiga pihak sekaligus, yakni PPSA, KMPP (Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati) UIN Suka Jogja dan Majalah Pribumi. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadsran jurnalistik di kalangan santri. Selajn itu, melalui pelatihan jurnalistik ini para santri diharapkan mampu menjadi jurnalis yang benar-benar mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik.
“Era digital ini, yang punya kekuasaan adalah media. Maka dari itu kami mengantisipasi agar santri kami menjadi jurnalis yang jujur” ungkap Ustadz Faiz Aminuddin, Mudarris PPSA.
Ketua KMPP-UIN Suka juga menambahkan bahwa dengan generasi muda yang dilatih untuk melakukan kegiatan jurnalisme dengan baik, diharapkan bisa menangkal kabar-kabar yang bersifat fiktif atau hoax.
“Tadi sudah disampaikan sama Kang Luthfi. Kalau jurnalis yang benar-benar jurnalis, pasti tidak pernah menyebarkan kabar hoax. Itulah harapan kami kepada adik-adik ini” Ujar Ahmad Najib, Ketua KMPP UIN Suka.
Dalam acara yang berlangsung dua jam tersebut, banyak hal yang disampaikan. Semua materi sengaja difokuskan dalam penyajian berita. Mulai dari prinsip penulisan berita, alur penerbitan hingga tips-tips menulis berita diuangkap secara padat dan jelas oleh MLK.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misi Mulia Kiai Jawa yang Multitasking. Photo by Yudha Aprilian on Unsplash.

    Misi Mulia Kiai Jawa yang Multitasking

    • calendar_month Kam, 10 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dari bacaan yang ada, orang jawa memiliki khazanah yang tak lazim. Kalau kita telusur di literasi-literasi tentang masuknya islam di pulau jawa, tentu kita temukan fakta bahwa, ‘merayu’ orang jawa untuk masuk islam—atau setidaknya ramah terhadap islam—bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan skill marketing tingkat dewa untuk bisa menembus rapatnya dinding kepercayaan yang […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Kehidupan Bernegara

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sebagai organisasi sosial kemasyarakat terbesar di Indonesia atau ada yang mengatakan terbesar di dunia Nahdlatul Ulama (NU) menjadi bagian tak terpisahkan dari keseluruhan bangsa Indonesia. NU senantiasa menyatukan diri dengan perjuangan Nasional bangsa Indonesia. NU juga secara sadar mengambil peran aktif dalam proses perjuangan mencapai dan memperjuangkan kemerdekaan dan turut serta […]

  • Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

      Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sehingga, tak heran banyak tradisi yang muncul di bulan Ramadan. Masing-masing daerah di Indonesia punya tradisinya masing-masing dalam menyambut Ramadan. Salah satunya di Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, yang memiliki Tradisi Tadarus Keliling atau yang lebih […]

  • Seribu Satu Rebana untuk Peringati Tahun Baru

    Seribu Satu Rebana untuk Peringati Tahun Baru

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    PAC IPNU IPPNU Trangkil gelar kegiatan seribu satu rebana untuk memperingati tahun baru 1443 Hijriyah. PATI – PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Trangkil baru saja sukses menggelar kegiatan seribu satu rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pendopo Desa Tlutup, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati pada Selasa malam (10/8). Wahyu Putra, Ketua PAC IPNU Kecamatan Trangkil menuturkan bahwa […]

  • 2000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Bulumanis Kidul

    2000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Bulumanis Kidul

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswa sedang menanam bibit mangrove di bibir antai Bulumanis Kidul PATI-Kabupaten Pati memiliki pantai sepanjang 60 kilometer yang membentang dari wilayah Kecamatan Dukuhseti hingga Batangan. Namun demikian, masih terdapat beberapa titik  lokasi yang perlu diperhatikan karena masih banyak kawasan pesisir yang rusak akibat abrasi serta akresi. Salah satu upaya pelestarian di kawasan yang telah […]

  • PCNU - PATI

    Empat Basis Buruh Sarbumusi Pati Didaftarkan ke Disnaker

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    PATI – Empat basis dari Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati telah didaftarkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Rabu (3/8/2022) siang. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sarbumusi Kabupaten Pati, Husaini mengatakan, pihaknya telah mendaftarkan empat basis atau kelompok itu antara lain  kelompok petani dari Jekenan, kelompok guru TPQ dari Pucakwangi, kelompok sopir […]

expand_less