Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
  • visibility 700
  • comment 0 komentar

KH. Maimun Zubair adalah Ulama besar yang lahir di Indonesia. Pemikiran dan karyanya Tidak hanya dikaji di Indonesia, tapi juga dunia. Beliau meskipuntidak belajar di perguruan tinggi, tapi wawasannya yang luas dan pergaulannya yang mendunia, pemikirannya menjadi rujukan umat Islam dan dunia.

KH Maimun Zubair

Beliau produk asli Pesantren. Setelah dididik dengan keras dan disiplin oleh ayahnya, seorang Ulama besar, KH Zubair Dahlan, yang juga guru spesial Syaikhina KH MA Sahal Mahfudh dan KH Ahmad Fayumi Munji, beliau meneruskan di Pondok Lirboyo Kediri di bawah bimbingan langsung KH Abdul Karim, santri Hadlratussyaikh KH M. Hasyim Asy’ari.

Setelah itu, KH Maimun Zubair meneruskan petualangan ilmunya di Timur Tengah, khususnya di Haramain, belajar dengan ulama-ulama besar di sana. Antara lain Syaikh Yasin bin Isa Al Fadani, dan lain-lain. KH Maimun Zubair juga berguru kepada ulama-ulama besar Indonesia yang lain, seperti Syaikh Fadhol Senori dan KH Bisri Mustafa.

Beberapa Keunggulan

Pertama, KH Maimun Zubair sebagaimana lulusan PP Lirboyo adalah sosok yang dikenal ahli dalam Bidang nahwu-sharaf. Pengajian kitab Syarah Ibnu Aqil ala Alfiyyah Ibnu Malik menyedot para santri untuk berbondong-bondong mereguk kedalaman ilmu beliau.

Kedua, KH Maimun Zubair adalah sosok ulama ahli tafsir. Setiap kali pengajian tafsirnya, khususnya pada hari Ahad di PP Al Anwar Sarang dibanjiri santri dan kiai dari berbagai pelosok di Indonesia. Keterangannya renyah, humoris, dan banyak melahirkan inspirasi.

Ketiga, KH Maimun Zubair adalah sosok ulama yang menguasai sejarah, khususnya sejarah Islam. Beliau mampu menguraikan sejarah secara detail. Dalam pengajian kitab Tafsir, penjelasan beliau tentang sejarah sangat detail dan mendalam. Hal ini tidak lepas dari bacaan beliau yang luas terhadap khazanah keilmuan Islam yang kaya.

Keempat, KH Maimun Zubair adalah sosok mushannif (author) yang karyanya bernas dan ilmiah. Salah satunya adalah Al Ulama Wal Mujaddidun, Catatan Kitab tauhid Jauharatut Tauhid, Tsunami, Biografi Ulama Sarang dalam bahasa Arab, dan lain-lain.

Kelima, beliau adalah sosok guru yang berhasil melahirkan ulama-ulama besar. KH Abdul Wahid Bandungsari, KH Zuhrul Anam, KH Bahauddin Nursalim, KH Sya’roni, dan ulama-ulama lain adalah produk didikan KH Maimun Zubair. Alumni Al Anwar Sarang tampil sebagai ulama dan tokoh masyarakat yang diakui kedalaman ilmu dan keikhlasannya dalam berjuang.

Keenam, KH Maimun Zubair adalah tokoh penting Nahdlatul Ulama. Beliau pernah menjadi Rais Syuriyah PWNU Jateng, dan sampai akhir hayatnya, beliau adalah Mustasyar PBNU yang selalu ditunggu petuahnya.

Ketujuh, KH Maimun Zubair adalah sosok negarawan yang selalu mengobarkan dan memperjuangkan Islam moderat. Beliau mampu memadukan Islam dan kebangsaan. PBNU (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Undang-Undang Dasar 1945) beliau perjuangkan dengan sepenuh hati. Beliau sosok nasionalis yang pemikiran fiqh-tafsir-tasawufnya mengokohkan paham kebangsaan.

Di balik itu semua, KH Maimun Zubair adalah sosok ulama teduh, santun, dan berkarakter yang layak menjadi contoh dan teladan santri, kiai, umat, dan bangsa ini. Akhlak mulianya menghiasi kehidupannya sehari-hari. Beliau memuliakan tamu dengan ramah, penuh senyum, dan hormat.

Beliau sosok sufi yang selalu menghindari syubhat. Beliau sosok wirai dan zahid yang selalu menghidupi keluarga dari rizki yang benar-benar halal. Beliau mampu mendidik anak-anaknya menjadi tokoh umat dan bangsa yang mendalam ilmunya, agung akhlaknya, dan ikhlas perjuangannya di tengah umat.

Saat wafatnya beliau pagi menjelang subuh, Selasa, 5 Dzulhijjah 1440 / 6 Agustus 2019 pukul 04.17, Makkah tidak seperti biasa. Makkah hujan gerimis dan sepanjang perjalanan jenazah beliau, suasana mendung. Langitpun tertegun, sedih, dan tidak bisa menutupi kemurungannya atas wafatnya ulama besar ini.

Menurut informasi dari KH Said Abdurrahim, keponakan KH Maimun Zubair, usia KH Maimun Zubair adalah 91 tahun Masehi dan 94 Hijriyah.

Selamat jalan Kiaiku, semoga inspirasi keilmuan dan perjuanganmu tertancap kuat di dada kami, umat, bangsa, dan para santri baik di Indonesia maupun dunia.

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه. اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة. اللهم اجعله من السعداء المقبولين واجعل الجنة مثواه، امين يا رب العالمين

RS An Nor Mekkah,
Selasa, 6 Agustus 2019, 5 Dzulhijjah 1440

Jamal Makmur Penulis:
Dr. Jamal Makmur, MA adalah Wakil Ketua PCNU Kab. Pati

*) Setiap tulisan opini yang dimuat dalam rubrik #NUKolom menjadi tanggung jawab penulis.
**) Tulisan ini juga diterbitkan di facebook Jamal Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Minanurrohman Tegaskan Kunci Kebahagiaan di Depan 120 Pemudi

    Kiai Minanurrohman Tegaskan Kunci Kebahagiaan di Depan 120 Pemudi

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Pertemuan Rutin PAC Fatayat NU Dukuhseti edisi Januari, dilaksanakan pada Jumat (6/1). Kali ini, Ranting Fatayat NU Kembang yang ketiban jatah menjadi tuan rumah. Dalam rutinan tersebut, pengurus mengundang KH. Minanurrohman untuk menyampaikan mauidhah hasanah. Bukan hanya menuturi 120-an pemudi Dukuhseti, Kiai Minan juga menjadi narasumber dialog interaktif dalam agenda itu. “Memang agenda […]

  • PCNU - PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Sukses Adakan Diklat Persidangan di 18 Kecamatan

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Pati melalui Departemen Organisasi sukses mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) persidangan kepada 18 Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ada di Kabupaten Pati, Selasa (12/7/2022). Kerja keras Departemen Organisasi PC berbuah positif. Sejak pembukaan, Minggu (29/5) hingga penutupan, (12/7), rangkain acara berjalan lancar sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. […]

  • Kisah Arsya, Bocah 7 Tahun Pecahkan Celengan untuk Palestina

    Kisah Arsya, Bocah 7 Tahun Pecahkan Celengan untuk Palestina

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Donasi untuk Palestina tak henti-hentinya bergulir. Hari ini, Senin (6/11) giliran peserta didik MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong-Pati yang menggalang donasi. Satu di antara ratusan peserta didik tersebut, bahkan rela membongkar celengannya demi membantu korban genosida di Palestina. Peserta didik tersebut adalah Arsya Djamil, yang saat ini duduk di kelas 1B MHI. Putra […]

  • 4 Hal yang Harus Kita Lawan Agar Diri Kita Semakin Berkembang. Photo by Robert Collins on Unsplash.

    4 Hal yang Harus Kita Lawan Agar Diri Kita Semakin Berkembang

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id – Di usia kita yang semakin bertambah, sangatlah penting untuk terus mengembangkan diri agar bisa meraih sebuah kesuksesan.  Mengembangkan diri adalah istilah yang mempunyai makna sebuah tindakan untuk meningkatkan kemampuan.   Hal ini dapat mencakup pengembangan dalam kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, manajemen waktu, dan kemampuan lainnya.  Kita harus konsisten dalam melakukan sebuah proses […]

  • PCNU- PATI

    Mak Ngasimah

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Aku Maolan bin Margo lahir tanggal 3 September 1942. Tahun dimana penjajahan masih merajalela di Indonesia. Bapakku Margo bin Jasmo desa Asempapan kecamatan Wedarijaksa yang sekarang Trangkil. Emakku Ngasimah Binti Rasmo Sirah dari dukuh Centhong desa Purwodadi kecamatan Margoyoso. Emakku orang bodoh, tidak pernah mengenyam bangku sekolah maupun mengaji. Maka aku […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Halal bi Halal. Photo by ibrahim abdullah on Unsplash.

    Ber (makan)an

    • calendar_month Rab, 1 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Syawal adalah musim halal. Dalam hal ini banyak orang mengadakan hajatan, nikahan, tasyakuran dan lainnya. Banyak yang percaya jika mengadakan tasyakuran baik pernikahan atau pun sunatan di bulan syawal penuh keberkahan. Penuh keberkahan bagi yang mengadakan, akan tetapi lain lagi buat tetangga dan saudara; syawal adalah bulan nyumbang dan nikah secara nasional. Saya mengamini hal […]

expand_less