Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Mahasiswa Baru UIN Jogja Kumandangkan Mars Syubbanul Wathon

Ribuan Mahasiswa Baru UIN Jogja Kumandangkan Mars Syubbanul Wathon

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
  • visibility 332
  • comment 0 komentar

YOGYAKARTA-UIN Sunan Kalijaga mengadakan PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) Senin (26/8) hingga Rabu (28/8) malam ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib tahunan untuk mengenalkan para mahasiswa baru kepada kampusnya.

3.856 mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyanyikan Mars Syubbanul Wathon di Gedung Dr. Amin Abdullah 

“Selama tiga hari, mahasiswa baru diberikan edukasi seputar kampus dan organisasi-organisasi kampus dari pagi hingga sore” ungkap Hasibullah, koordinator sie acara PBAK tingkat universitas kepada pcnupati.co.id. Rabu (28/8) siang.

Namun pada PBAK tahun ini, ada satu hal yang menjadi sorotan publik. Bukan karena jumlah pesertanya, bukan pula karena brand kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Akantetapi, pembukaan PBAK yang terbilang unik. Sebanyak 3.856 mahasiswa baru diajak mengumandangkan Mars Syubbanul Wathon setiap hendak memulai acara PBAK tongkat universitas.

Bukan hanya itu, panitia PBAK di masing-masing fakultas juga mengajak para mahasiswa baru ini untuk menyanyikan Mars Syubbanul Wathon. Ritual ini selalu dilakukan di pagi hari sebelum berkumpul di Masjid Sunan Kalijaga.

“Pagi benar kami awali dengan (lagu) Indonesian Raya, Syubbanul Wathon dan mars-mars lain di fakultas masing. Setelah itu kumpul di masjid bersama-sama dengan mahasiwwa dari fakultas lain. Dan ketika acara sosialisasi organisasi mahasiswa di gedung Amin Abdullah, semua peserta PBAK dari semua fakultas berkumpul dan pasti menyanyikan mars syubbanul wathon” ungkap salah satu panitia PBAK Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Tampaknya hal ini memang sengaja di desain oleh panitia PBAK tingkat universitas hingga tingkat fakultas untuk meningkatkan kecintaan mahasiswa baru kepada tanah airnya. Di samping itu, penguatan ideologi cinta tanah air sendiri diharapkan bisa menangkal ajaran-ajaran radikalis yang kerap menjangkiti mahasiswa baru.

“Kami berusaha menanamkan dalam diri adik-adik kami ini bahwa mencintai tanah aor adalah fardhu ‘ain hukumnya. Minimal dengan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam mars Syubbanul Wathon ini” ujar Hasibullah.

Mars Syubbanul Wathon sendiri merupakan salah satu mars kebangga warga NU. Setiap acara-acara NU, lagu ini selalu dinyanyikan dalam rangka menumbuhkan kecintaan kepada tanah air. Warga nahdliyyin sendiri menanggapi dengan senang atas kegiatan PBAK di UIN Sunan Kalijaga.

“Saya bangga sebagai warga NU, virus cinta tanah air bisa menyebar ke kampus-kampus, minimal dengan lagunya” ujar Maulana, salah satu pengurus LTN NU Pati yang juga sedang menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    PC LAZISNU Pati Berbagi Sembako

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati menyalurkan bantuan berupa paket sembako keluarga kepada warga disekitar kantor PCNU Pati dan warga disekitar rumah pengurus Lazisnu Pati. Hal ini dimaksudkan sebagai follow up atas amanah yang diberikan oleh Lazisnu PBNU beberapa waktu yang lalu.  Syaiful Huda selaku manajer fundrising PC Lazisnu Pati, mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekan manajerial yang […]

  • Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

      Rembang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani membuka acara Rapat Kerja Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang yang diselenggarakan di Aula PLHUT Ķemenag Kabupaten Rembang pada hari Kamis (09/01/2025). Dalam pengarahannya, Fakhruddin Karmani menyampaikan tentang ideologisasi ke-NU-an melalui Kurikulum Ke-NU-an, kemandirian organisasi dan penguatan ideologi melalui batik Ma’arif, […]

  • MWCNU adakan santunan Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    MWCNU adakan santunan Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus MWCNU Batangan mengadakan santunan anak yatim piatu dan duafa, bersama keluarga besar ikatan remaja masjid dan Ansor ranting desa Klayusiwalan, Batangan Pati 18/6 kemarin. “Meskipun pada tahun ini kami Pengurus MWCNU Batangan baru bisa memberikan santunan 28 anak Yatama dan 200 dhuhafa’, hal ini merupakan sebuah perkembangan bagi kami, semoga kedepannya akan […]

  • Santri-Santri dari Berbagai Pesantren Ikuti Bahtsul Masail RMI NU Pati

    Santri-Santri dari Berbagai Pesantren Ikuti Bahtsul Masail RMI NU Pati

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2025, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan Bahtsul Masail Santri, di Madrasah Salafiyah Kajen, Margoyoso, Sabtu (18/10/25). Ketua RMI NU Kabupaten Pati, KH. Muhammad Liwauddin, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pesantren se-Kabupaten Pati. “25 pesantren ikut melaksanakan bahtsul masail ini. Harapan kami […]

  • PCNU-PATI

    PD PGMI Jateng-DIY Kaji Tugas Akhir Skripsi dan Nonskripsi

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Koordinator Wilayah VIII Jawa Tengah dan DIY menggelar Diskusi Pendidikan bertajuk “Tugas Akhir: Skripsi atau Nonskripsi? (Kebijakan, Implementasi, Kelebihan dan Kekurangan)” dengan narasumber dosen PGMI FITK UIN Walisongo Semarang, Hj. Zulaikhah, M.Ag., M.Pd., pada Selasa (23/4/2024) secara daring. Dalam kesempatan itu, Ketua PD PGMI Korwil […]

  • Tradisi Nahdlatul Ulama

    Tradisi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Pati. Tradisi Nahdlatul Ulama memang sudah melekat sejak berdirinya, terutama Tahlil, karena melalui Tahlil kita bisa mengirim doa kepada orang yang sudah meninggal, bukan hanya tahlil yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama, melainkan ada manaqiban, ziarah kubur dan lain sebagainya, penjelasan tersebut disampaikan oleh Laila Dawil Fikroh peseta KKN IPMafa PBA (Pendidikan Bahasa Arab) di Plukaran […]

expand_less