Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fatayat NU Pati Gelar Seminar Pendidikan Politik Perempuan

Fatayat NU Pati Gelar Seminar Pendidikan Politik Perempuan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 18 Feb 2020
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

Pati, 18/02/2020. Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Pati kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3AP2K) menyelenggarakan Seminar Pendidikan Politik Perempuan bertempat di Aula Gedung PCNU Kabupaten Pati.

Fatayat NU Pati Gelar Seminar Pendidikan Politik Perempuan

Ketua PC Fatayat NU Kab. Pati Asmonah, M. Pd menjelaskan tujuan diadakan seminar adalah memberikan pemahaman yang benar tentang pendidikan politik  kepada Kader-kader Fatayat NU sehingga menumbuhkan  kesadaran dan rasa percaya diri untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kompetensi diri untuk ikut maju menjadi calon pemimpin yang berguna bagi bangsa dan negara.

Peserta yang hadir sekitar 90an lebih, dari pengurus PC Fatayat, dan perwakilan PAC Fatayat di tiap kecamatan 4 orang, sehingga ruangan Aula penuh dengan peserta seminar. Menghadirkan Narasumber, H. Muh. Zen Adv, M.Si (Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng), Umi Nadhiroh (Komisioner KPUD Kab. Pati 2008-2018) dan moderator, Ibu Tutik N. Jannah, MH (aktivis Fatayat NU)

Umi Nadhiroh, M.Pd (Komisioner KPUD Kab. Pati 2008-2018) sebagai narasumber menerangkan ruang lingkup politik yaitu, usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama, berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara. Juga merupakan seni untuk meraih, mengelola dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat, ruang lingkup politik juga berkaitan tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Bu Umi juga menjelaskan Hak – hak perempuan dijamin UUD 1945, Pasal 127. UU nomor 68 tahun 1958 : Konvensi Hak Politik Perempuan, UU nomor 7 tahun 1984: Konvensi penghapusan segala Bentuk Diskriminasi Wanita. UU Pemilu nomor 7 tahun 2017 yang mengatur keterwakilan perempuan dalam Calon Legislatif sebanyak 30%.

Semuanya ini tinggal pemanfaatan dan keberanian aktivis Fatayat NU untuk mewujudkan partisipasi perempuan menjadi anggota DPR. Dari data KPU Pati, Caleg Perempuan terpilih yang duduk menjadi anggota DPRD Kab. Pati mulai Pemilu tahun 2009, Pemilu tahun 2014, Pemilu tahun 2019 jumlahnya sama, yaitu 8. Masih jauh dengan jumlah laki-laki 42 yang menjadi anggota DPRD, juga sama pemilu 2009, 2014, da 2019. Melihat data tidak ada peningkatan, stagnan.

Masalah perempuan yang menghalangi menjadi kandidat, pertama berhubungan dengan konteks budaya di Indonesia yang masih kental dengan patriarkinya. Kedua, berhubungan dengan proses seleksi dalam partai politik. Ketiga, berhubungan dengan peran media yang membangun opini publik, dan miskin akses dan rendahnya tingkat pendidikan perempuan.

Selanjutnya, H. Muh. Zen Adv, M.Si memaparkan peran perempuan dalam politik. Mengapa perempuan harus berpolitik? Pertama, kebutuhan perempuan dalam meraih kesetaraan. Kedua, meningkatkan kapasitas perempuan dalam kehidupan berpolitik. Ketiga, meningkatkan wawasan perempuan terkait isu-isu jender. Keempat, menyadarkan perempuan tentang pentingnya berpolitik dalam membuat kebijakan. Kelima, ikut berpartisipasi mengembangkan SDM khususnya perempuan.

Selanjutnya Pak Zen memberikan semangat kepada kader – kader Fatayat NU untuk berani tampil, berani untuk menjadi calon Kades, Bupati, Gubernur, DPR, dan lainnya. Jangan minder. Kata pak Zen. Selanjutnya pak Zen menjelaskan alasan mengapa perempuan anti politik, diantaranya, politik itu kotor, politik itu untuk laki-laki, politik itu pertarungan kekuasaan.
Sebenarnya aktivis Fatayat NU memiliki akses sangat banyak, mulai dari lingkup keluarga, akses Santri, Nahdlatul Ulama, Fatayat, Muslimat, jamaah pengajian dll. Pak Zen memberikan semangat dengan yel – yel Fatayat, dan mengajak peserta seminar untuk sholawat Nahdliyah, sehingga ruangan bergumuruh dengan lantunan sholawat.

Pak Zen memberikan dorprise bingkisan berupa jam dinding untuk 5 peserta yang berhasil menjawab pertanyaan. Sangatlah antusias dan semangat peserta dalam mengikuti seminar Pendidikan Politik Perempuan yang diselenggarakan PC Fatayat NU Kabupaten Pati diharapkan untuk Kabupaten Pati akan tumbuh calon-calon birokrat, pejabat pemerintah, calon DPR, Kades, Bupati, Gubernur masa depan yang bermanfaat bagi masyarakat dan Nahdlatul Ulama. (Fikrul Umam /LTN NU)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Kantor PBNU, tempat bernaung para pengurus NU di tingkat Nasional JAKARTA – Muktamar PBNU NU yang telah dilaksanakan 21 sampai 25 Desember 2021 lalu melahirkan pemimpin baru untuk NU luma tahun ke depan.  KH. Yahya Cholil Staquf, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU menggantikan KH. Said Aqil Siradj. Sementara, posisi Ro’is Aam masih diduduki oleh KH. […]

  • MWCNU Trangkil Salurkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Korban Puting Beliung

    MWCNU Trangkil Salurkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Korban Puting Beliung

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Trangkil menyalurkan bantuan untuk korban  terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Senin (25/3/2024). Ketua Tanfidziyah MWCNU Trangkil KH. Syakroni mengatakan, bantuan yang disalurkan sebesar Rp 20 juta. Yang mana dana itu digalang dari LazisNU dan para donatur di Kecamatan Trangkil. “Ini […]

  • Bilik Bilik Pesantren

    Bilik Bilik Pesantren

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Membaca pesantren dalam paradigma modernis merupakan sebuah kajian yang sangat urgen sekaligus menarik. Karena, kita bisa mengetahui sejauh mana gaung pesantren dalam menghadapi cakrawala kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Hal itu juga bisa dihadapkan dengan kritikan-kritikan yang muncul terhadap pesantren. Kritikan berupa kredibilitasnya sebagai sebuah lembaga pendidikan tradisional Nusantara dalam menghadapi kemajuan teknologi dan merespon persoalan-persoalan kontemporer yang jamak […]

  • Berpotensi Jadi Super NU, Wakil Ketua PCNU Pati Beberkan Tiga Fungsi Lakpesdam

    Berpotensi Jadi Super NU, Wakil Ketua PCNU Pati Beberkan Tiga Fungsi Lakpesdam

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Dr. Ahmad Dimyati, M.Ag menyebut Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) berpotensi menjadi ‘Super NU’. Ia pun membeberkan tiga fungsi lembaga ini. Hal ini disampaikan Dr. Ahmad Dimyati, M.Ag dalam Rapat Kerja Lakpesdam Pati di Gedung PCNU Pati, Sabtu (8/02/25). Raker […]

  • Kyai Suja’i dan Sutopo Pimpin Kembali MWCNU Kec. Jakenan

    Kyai Suja’i dan Sutopo Pimpin Kembali MWCNU Kec. Jakenan

    • calendar_month Ming, 25 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – KH. Ahmad Suja’i dan Sutopo, S.Pd., MM terpilih kembali menjadi Rais dan Ketua MWCNU Kecamatan Jakenan, masa khidmat 2022-2027. Keduanya, yang merupakan ‘incumbent’ terpilih kembali dalam Konferensi Wakil Cabang MWCNU Kec. Jakenan yang digelar Ahad, 25 Desember 2022 di Gedung Haji IPHI Jakenan.Konferensi Wakil Cabang MWCNU Kecamatan Jakenan, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia, […]

  • Memahami Kembali Masyruiyyah Ihtifal

    Memahami Kembali Masyruiyyah Ihtifal

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

expand_less