Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Laziz NU » Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
  • visibility 369
  • comment 0 komentar

Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya

PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur. 

Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pucakwangi ini  mengatakan, pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 mulai tahun lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya berpikir untuk mencari aktivitas menghasilkan uang yang bisa dikerjakan dari rumah,” terang dia belum lama ini.

Dari informasi yang dipelajari di media sosial dan ketekunannya menimba ilmu dari sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai macam jenis varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga proses pembuahannya.

“Tanaman anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,” kata dia.

Kebun anggur milik Juliono

Juliono menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1 hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk kalium pada saat pembuahan.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    GEMBONG – Hari Santri Nasional (HSN) yang biasa diperingati setiap 22 Oktober memang masih cukup jauh. Namun, MWC NU Gembong telah mempersiapkan kegiatan untuk mengenang jasa para santri tersebut. Jumat (9/9) siang, MWC NU Gembong melangsungkan rapat untuk membahas kegiatan tersebut. Personel rapat pun beragam guna memperoleh ide-ide dan gagasan baru untuk memperingati HSN 2022. […]

  • Meriah, IPNU IPPNU feat. KKN Gelar Lomba Peringati Maulid dan HSN

    Meriah, IPNU IPPNU feat. KKN Gelar Lomba Peringati Maulid dan HSN

    • calendar_month Kam, 21 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

      IPNU IPPNU Triguno dan peserta KKN UIN Walisongo Semarang bersama dengan para peserta lomba PUCAKWANGI – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN), Mahasiswa KKN UIN Walisongo kelompok 107 bersama IPNU IPPNU Triguno mengadakan sejumlah lomba pada Rabu (20/10). Lomba tersebut, diantaranya lomba adzan, menulis huruf hijaiyah, hafalan asmaul […]

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.831
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

  • PC Lazisnu- LPNU Bakal Pasok Ribuan Kopi Gratis di Acara Satu Abad NU

    PC Lazisnu- LPNU Bakal Pasok Ribuan Kopi Gratis di Acara Satu Abad NU

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id PATI – Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama’ (LPNU) Kabupaten Pati menjadi pemasok kopi dalam perhelatan akbar peringatan Satu Abad NU, Rabu (22/2) malam. Menurut ketua LPNU Pati, Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya akan membagikan ribuan cup kopi gratis kepada warga NU yang menghadiri perayaaan di alun-alun kabupaten tersebut. Ia menandaskan bahwa bahwa ini merupakan inisiatif dari […]

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.086
    • 0Komentar

      Semarang – Disertasi Fakhruddin Karmani menegaskan bahwa Islam Nusantara merupakan model keberagamaan yang relevan bagi Indonesia sebagai bangsa multikultural. Dalam pendahuluannya dijelaskan bahwa Islam Nusantara menekankan toleransi, komunikasi terbuka, serta penghormatan terhadap perbedaan sebagai kekuatan penyatu dalam bingkai NKRI. Nilai-nilai utama seperti tasāmuh (toleransi), musāwah (egaliter), insāniyyah (humanis), dimūqrāṭiyyah (demokratis), dan waṭaniyyah (nasionalis) menjadi […]

expand_less