Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Laziz NU » Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
  • visibility 444
  • comment 0 komentar

Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya

PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur. 

Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pucakwangi ini  mengatakan, pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 mulai tahun lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya berpikir untuk mencari aktivitas menghasilkan uang yang bisa dikerjakan dari rumah,” terang dia belum lama ini.

Dari informasi yang dipelajari di media sosial dan ketekunannya menimba ilmu dari sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai macam jenis varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga proses pembuahannya.

“Tanaman anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,” kata dia.

Kebun anggur milik Juliono

Juliono menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1 hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk kalium pada saat pembuahan.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

    Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Oleh : M. Jadul Maula Dewasa ini berbagai tantangan kehidupan kebangsaan kita semakin abstrak, dan kemudian hal itu berdampak nyata berupa absurdnya aktualisasi nilai-nilai kebangsaan kita. Saat ini kita cenderung lebih memuja sesuatu yang verbal, yang hanya berorientasi pada sesuatu yang bersifat material, dan menomorduakan yang substansial dan spiritual. Lesbumi atau Lembaga Seni dan Budaya […]

  • Sakoma Wonosobo Gelar Kemah Perbhasama

    Sakoma Wonosobo Gelar Kemah Perbhasama

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Wonosobo – Satuan Komunitas Ma’arif (Sakoma) NU Kab. Wonosobo mengadakan Perkemahan Bhakti dan Giat Prestasi Sako Ma’arif NU (PERBHASAMA) II Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kab. Wonosobo di Bumi Perkemahan Taman Ceria Warangan Kec. Kepil, Kab. Wonosobo mulai 13-15 Agustus 2023. Dalam PERBHASAMA II yang diikuti oleh 2.384 Peserta dari tingkatan MI/SD, MTs/SMP, dan MA, […]

  • Bersyukur Ketika Gagal

    Bersyukur Ketika Gagal

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

      Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus […]

  • Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI-Kegiatan silaturrahim PC Fatayat NU Pati terus bergulir. Setelah berkoordinasi dengan Bupati Pati, Haryanto, Bappeda, Kemenag dan DLH, kali ini Fatayat mencoba menjalin kerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati.  Jajaran Pejabat Dinas Sosial Pati menjamu para Pengurus Cabang Fatayat NU Pati dalam kunjungan di Kantor Dinsos Pati, Selasa (3/9) Oleh Alfi Hidayah, ketua III […]

  • Pelajar Nahdliyin Ikuti Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Ke Riyadh Saudi Arabiah

    Pelajar Nahdliyin Ikuti Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Ke Riyadh Saudi Arabiah

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati-Sebanyak 43 peserta dari berbagai penjuru wilayah Indonesia mengikkuti seleksi tahap kedua beasiswa yang diselenggarakan oleh lembaga LPTNU (Lajnah Perguruan Tinggi NU) dan RMI(Ma’ahid Islamiyah) NU Pati  bekerjasama dengan LPBA ( Lembaga Pendidikan Bahasa Arab) bertempat di Perpustakaan Mutamakkin  Kajen  Margoyoso  Pati (3/3/15). Seleksi yang diselenggarakan selama dua hari oleh LPTNU yaitu 2-3 […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

expand_less