Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Laziz NU » Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
  • visibility 507
  • comment 0 komentar

Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya

PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur. 

Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pucakwangi ini  mengatakan, pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 mulai tahun lalu menyebabkan mobilitas antar wilayah terganggu. Hal itu membuatnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Saya berpikir untuk mencari aktivitas menghasilkan uang yang bisa dikerjakan dari rumah,” terang dia belum lama ini.

Dari informasi yang dipelajari di media sosial dan ketekunannya menimba ilmu dari sejumlah komunitas, dia mantap membangun rumah pembibitan anggur. Berbagai macam jenis varietas anggur dia coba semaikan. Usahanya tak sia-sia, pemuda itu berhasil membudidayakan puluhan jenis anggur hingga proses pembuahannya.

“Tanaman anggur memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bukan hanya buahnya, namun potongan batang tanaman anggur bisa dijual sebagai bakal bibit. Saya juga membuka toko bibit anggur jenis lokal maupun impor. Hampir tiap hari saya dapat pesanan dari luar kota. Hasilnya lebih dari cukup dibandingkan penghasilan proyek,” kata dia.

Kebun anggur milik Juliono

Juliono menilai, profesi petani tak selalu identik dengan penghasilan rendah. Namun diperlukan inovasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghasilkan pertanian yang selaras dengan tren dan kebutuhan masyarakat.

“Di sejumlah wilayah di pulau Jawa sudah ada beberapa kampung anggur yang cukup sukses sebagai Kawasan agribisnis,” jelas dia.

Ia menyebut kelebihan tanaman anggur yakni bisa hidup dengan baik di hampir semua jenis tanah dataran rendah maupun tinggi. Meskipun demikian, butuh trik khusus untuk membesarkan anggur yang berbuah produktif dengan jenis impor. 

“Bibit anggur impor termahal jenis Ninel, Trans dan Carnival. Harganya dari Rp 1 hingga 1,5 juta per batang. Metode yang saya pakai menyambung anggur lokal dengan batang tanaman luar negeri yang buahnya lebih besar dan lebat. Namanya teknik okulasi atau penggantian varietas,” jelas dia.

Menurut Juliono, tanaman anggur membutuhkan pengairan dan mendapatkan sinar matahari secukupnya. Tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan pupuk dengan kadar nitrogen saat mulai tumbuh akar. Kemudian membutuhkan pupuk kalium pada saat pembuahan.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Dai Milenial, LDNU : Dakwah Bukan Cuma Lewat Mimbar

    Pelatihan Dai Milenial, LDNU : Dakwah Bukan Cuma Lewat Mimbar

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Para peserta pelatihan dai milenial oleh PC LDNU Pati yang dilangsungkan di Gedung MWCNU Wedarijaksa, Jumat (15/10) lalu. WEDARIJAKSA – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama  (LDNU) Kabupaten Pati mengadakan pelatihan da’i milenial, Jumat (15/10) di Gedung MWC NU Wedarijaksa. Kegiatan ini sudah berjalan selama dua tahun.  “Ini kali ke delapan, dan menjadikan NU Wedarijaksa sebagai tuan […]

  • Lazisnu Pati Salurkan Bantuan untuk Keluarga Fitri

    Lazisnu Pati Salurkan Bantuan untuk Keluarga Fitri

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Penyaluran donasi Lazisnu Pati kepada keluarga Fitri PATI – PC Lazisnu Pati memberikan bantuan kepada Fitri, warga desa Randu kuning Pati, Jumat (15/10) siang tadi. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan donasi yang terkumpul dari para donatur.  Fitri adalah seorang janda yang telah memiliki dua orang Puteri. Ia saat ini tinggal bersama ayahnya, Karmin di kampung […]

  • PCNU-PATI Photo by Masjid Pogung Dalangan

    Nur Sa’id Sosok Kyai Penebar Manfaat

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Oleh : Zahra Aulia Nifatun Khasanah/Faiz Fikril Abror, M.Hum KH. Nur Sa’id adalah tokoh agama masyarakat dan Ulama di daerah Pati Kidul. Sosok yang dikenal di masyarakat, terutama masyarakat Mojolawaran dan Kuryokalangan. Beliau lahir pada tahun 1936 di Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen Kabupaten Pati dari pasangan Bapak Sujono dan Ibu Muzariah. Beliau memiliki 6 saudara […]

  • DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

      Para peserta diskusi yang terdiri dari DKC CBP-KPP IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati sedang antusias menerima materi. PATI-Dewan Koordinasi Cabang Corps Brigade Pembangunan dan Korp Pelajar Putri (DKC CBP-KPP) IPNU IPPNU Pati menggelar diskusi di Aula Gedung NU Pati Lantai 3 pada Minggu (25/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pelatih CBP-KPP Se Kabupaten Pati. Matsna Zakiyatus […]

  • LP Ma’arif Jateng dan CCNU Wuhan Siap Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Guru

    LP Ma’arif Jateng dan CCNU Wuhan Siap Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Guru

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.737
    • 0Komentar

      Wuhan, China – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah menjajaki kerja sama dengan Central China Normal University atau CCNU di Wuhan, China, dalam upaya peningkatan kapasitas guru di bawah naungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah. Penjajakan kolaborasi tersebut dibahas dalam sebuah diskusi yang dihadiri Sekretaris LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Dr. M. Ahsanul […]

  • Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Ming, 7 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

      Pati – Banjir telah menerjang 6 kecamatan di kabupaten Pati. Tak sedikit diantara warga yang telah mengungsi akibat bencana ini. Guna mengurangi beban korban yang terdampak Nahdlatul Ulama’ dirikan Posko NU Pati Peduli. Agus Arif Mustofa, koordinator manajemen lapangan di Posko NU Pati Peduli mengungkapkan Pendirian posko ini melihat begitu banyaknya warga di 6 […]

expand_less