Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
  • visibility 477
  • comment 0 komentar
Tausyiyah KH. Aniq Muhammadun, Rois Syuriyah PCNU Pati

DUKUHSETI – MWC NU Dukuhseti, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU beserta 14 Pengurus Ranting NU dan PR Fatayat NU se-Dukuhseti telah benar-benar absah untuk menjalankan tugas. Semua jajaran dalam kepengurusan tersebut resmi dilantik, Jumat (25/2) siang tadi, 

Pelantikan yang dilangsungkan di Gedung Haji Dukuhseti itu dihadiri langsung oleh Roi’s Syuriyah PCNU Pati, (KH. Aniq Muhammadun), Wakil Ketua PCNU Pati (KH. Jamal Makmur Asmani), Sekretaris PCNU Pati (Maskan) dan Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah. 

Sebagai pengantar, KH. Fuada Abdillah, Ketua MWC NU Dukuhseti menyatakan bahwa, pelaksanaan pelantikan sengaja dilaksanakan bersamaan antara PAC dan PR dengan alasan efisiensi waktu. 

Selanjutnya ia juga mengajak kepada para pengurus di baeahnya serta Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Dukuhseti untuk ikhlas berjuang di garda terdepan Nahdlatul Ulama.

“Kita hanya berharap, kedepan apa yang kita kerjakan menjadi berkah dan diridloi Allah SWT.,” tuturnya. 

KH. Abdillah juga mengajak seluruh pengurusnya agar memiliki optimisme dalam berjihad di NU. Dia menyebut bahwa menjadi pengurus NU di bagian apapun harus memiliki sifat hisnudzon.

“Berkahnya tidak musti kita rasakan. Bisa jadi hikmah perjuangan kita di NU saat ini, baru dirasakan oleh anak-cucu kita nanti,” tandasnya. 

Tausyiyah Ro’is Syuriyah

Sebagai pamungkas, wejangan dari KH. Aniq Muhammadun mengakhiri acara tersebut. Beberapa hal menarik disampaikan oleh kiai asal Tayu tersebut. 

Menurutnya, berjuang di NU juga membutuhkan hal-hal duniawi. Menurutnya, dunia (harta) sebagai sarana perjuangan.

“Kerja kalau diniatkan ibadah, maka bernilai ibadah,” tutur KH. Aniq. 

Lebih lanjut, KH. Aniq Muhammadun menegaskan bahwa NU pada awal berdirinya sudah bergerak di jalur ekonomi. Beliau bercerita bahwa dahulu ada Nahdlatut Tujjar (asosiasi pedagang NU). 

“Dulu juga ada pembinaan nelayan. Sekarang, PWNU juga mengadakan pembinaan pertanian organik,” tandas KH. Aniq. 

Jelang akhir pidato, beliau mengajak kepada warga NU untuk tidak takut mengurus NU, apapun profesinya. 

“Yang jadi petani, ikut ngurus NU lewat jalur pertanian, yang sarjana, yang doktor berjuang lewat pendidikan, begitu juga yang fokus di sektro-sektor lain, sehingga di NU itu komplit” tuturnya. 

Lebih lanjut, beliau menyatakan bahwa beragam latar belakang yang ada dalam tubuh NU tersebut bukan sebuah masalah. Yang terpenting, lanjut KH. Aniq, perjuangan di NU diniatkan untuk menjaga NKRI.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Perempuan itu Makhluk Bebas

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, […]

  • Teater Kardus SMK Salafiyah Kajen Rayakan 11 Tahun dengan Pertunjukan "Kampung Kardus"

    Teater Kardus SMK Salafiyah Kajen Rayakan 11 Tahun dengan Pertunjukan “Kampung Kardus”

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.172
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Teater Kardus SMK Salafiyah Kajen Pati menggelar pertunjukan dengan Naskah “Kampung Kardus” Karya Gepeng Nugroho, Kamis (11/12/2025). Acara ini digelar dalam rangka memperingati hari antikorupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember, sekaligus memperingati 11 tahun Teater Kardus bertumbuh di SMK Salafiyah Kajen. Rama, Lurah Teater Kardus, yang berperan sebagai Carik, mengajak Gen […]

  • Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 925
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Shofa Azzahro’ (PPSA) merupakan Ponpes putra-putri Modern yang terletak di Desa Gembong, Kec. Gembong, Kabupaten Pati, didirikan oleh KH. Imam Shofwan dan Hj. Fatimah Azzahro’. Pendirian pesantren ini, pada hakikatnya dilandasi oleh tanggung jawab sosial sebagai anggota masyarakat untuk membina dan mendidik generasi muda dalam mempelajari, memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang lurus. […]

  • Tablik, Dakwah Bi-Lisan

    Tablik, Dakwah Bi-Lisan

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Pati.  Panti Asuhan Darul Hadlanah Desas Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati mengadakan acara pelatihan tabligh kepada para santrinya. Selain dilatih para santri diberi motivasi agar mereka bisa dakwah bi-lisan ketika sudah berbaur dengan masyarakat luas.             Pelatihan tabligh ini sie Pendidikan Darul Hadlanah mengangkat tema, yang sekiranya mampu menjawab problem  yang saat ini ada, “Pemuda […]

  • Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.623
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kabupaten Pati menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Khitanan Massal. Kegiatan ini dilakulan dalam rangka peringatan Hari Santri 2025. ‎LKNU Pati, Ahmad Qosim mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan di beberapa lokasi, yakni berkat kerja sama dengan sejumlah Puskesmas dan MWCNU. “Salah satunya pengobatan gratis di Dukuhseti, pada […]

  • Hukum Mengubur Ari-ari

    Hukum Mengubur Ari-ari

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Pertanyaan : Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka (keluarganya) mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut? Jawaban :Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, 1. Tali pusar yang dalam bahasa arab juga disebut al-kholash(bagian yang terhubung […]

expand_less