Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader

NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 8.064
  • comment 0 komentar

Temanggung – Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Temanggung memadati Alun-alun Kabupaten dalam Apel dan Parade 10.000 Kader memperingati Harlah NU ke-100 Masehi. Momentum bersejarah ini menjadi ajang penegasan komitmen NU sebagai pilar utama Islam rahmatan lil alamin sekaligus penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bupati Temanggung Agus Setiawan dalam sambutannya pada hari Sabtu Pagi (31/01/2026) menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial. “Ini adalah pernyataan sikap bahwa kader Nahdatul Ulama siap menjadi garda terdepan menjaga persatuan, merawat toleransi, dan menolak segala bentuk radikalisme, ekstremisme, serta ujaran kebencian yang dapat merusak keutuhan bangsa,” ujar Bupati.
Ketua PC NU Temanggung KH Muhammad Nurul Yakin menyampaikan bahwa NU konsisten menjalankan ajaran Islam Wasatiah – Islam jalan tengah yang tidak ekstrem ke kanan maupun ke kiri. “Islam yang adil, seimbang, moderat, dan bijaksana dalam menyikapi perbedaan. Nahdatul Ulama mengajarkan kita untuk tegas dalam prinsip, namun lembut dalam cara,” kata KH Nurul Yakin.
Rais Suriah PC NU Temanggung KH Muhammad Furqan Mazhur menambahkan bahwa lahirnya NU pada 31 Januari 1926 adalah respon terhadap munculnya ekstremisme dan runtuhnya kiblat peradaban Islam dengan jatuhnya Turki Utsmani tahun 1924. “Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari beserta para kiai mendirikan NU untuk menjaga peradaban Islam yang rahmatan lil alamin,” jelasnya.
Acara yang berlangsung dua hari ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, serta pengurus NU dari 20 MWC dan 289 ranting se-Kabupaten Temanggung. Seluruh peserta menyerukan yel-yel “NU, NKRI Harga Mati, Pancasila Jaya, Aswaja Akidah Kita, NU Temanggung Maju, Modern dan Maslahat” sebagai bentuk komitmen kebangsaan.
Pemerintah Kabupaten Temanggung menyampaikan apresiasi tinggi atas peran strategis NU dalam menjaga kondusivitas daerah dan menjadi mitra pembangunan. “Mari kita rawat Temanggung sebagai daerah yang aman, damai, religius, dan berkemajuan dengan spirit Islam yang menyejukkan dan mempersatukan,” pungkas Bupati Agus Setiawan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, yang terdiri atas Alief Fachriza Sulistyo (XII A), Muhamad Agus Zakki (XII A), dan Azza Man Tasya (XII F), berhasil menciptakan cat pelapis anti-korosi ramah lingkungan yang diberi nama “Greencoat”. Bahkan berkat inovasi itu mereka berhasil meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO […]

  • PCNU-PATI

    Ketua PCNU Pati Hadiri Peresmian Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Kenaikan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati resmi dikukuhkan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, di Halaman Mapolresta, Kamis (13/10/2022) pagi. Peningkatan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati tertuang dalam surat keputusan Kapolri Nomor Kep/1154/VIII/2022. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati beserta anggota DPR RI, Tokoh […]

  • PCNU - PATI

    Dakwah Nyentrik Ala Kiai Fahrur Rozi

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dakwah sebagaimana kita pahami merupakan ajakan, undangan, dan seruan kejalan yang baik. Dakwah juga bisa diartikan sebagai bentuk tolong-menolong kepada sesama, asalkan dilandasi dengan niat yang baik dan tujuan yang benar itu juga bisa dinamakan dakwah secara implisit. Oleh karena itu, dalam melakukan dakwah yang dilihat bukan dari penampilan seseorang maupun ucapannya, […]

  • Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU yang membawahi TK, RA, KB dan Satuan  Pendidika Sejenis, telah mengadakan sosialisasi perihal penguatan lembaga, Rabu 3/2/16 kemarin.             “Harapan saya selaku ketua Pengurus YPM agar semua guru dan sekolah yang di bawah naungan YPM agar tidak melupakan jasa-jasa para Muslimat terdahulu, sebab keadaan yang sekarang itu tidak lepas dari campur […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Konvergensi

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Konvergensi adalah perpotongan antara sesuatu yang Anda sangat suka atau mahir lakukan dan apa yang juga menjadi ketertarikan orang lain. Cara termudah untuk memahami konvergensi adalah dengan membayangkannya sebagai titik percampuran antara apa yang Anda cinta dan apa yang orang lain mau beli,” ujar Chris Guillebeau. Saya suka dengan istilah […]

  • Ilustrasi wirausaha pesantren/Foto: dok. IWAPI Bogor Baca artikel detikfinance, "Pesantren Bisa Jadi Andalan Penggerak Ekonomi di Tengah Pandemi" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5129443/pesantren-bisa-jadi-andalan-penggerak-ekonomi-di-tengah-pandemi. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

    Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesentren pada umumnya merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang fokus dalam kajian kitab kuning dan Alquran. Karena di dalam pesantren kajian kitab kuning dan Alquran merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi di dalam pesantren. Hal ini sebagaimana ditegaskan Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya Tradisi Pesantren. Dijelaskan bahwa beberapa unsur yang harus ada dalam […]

expand_less