Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 7.334
  • comment 0 komentar

 

Malam belum sepenuhnya usai ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah akhirnya tiba di Bumi Tamiang pada pukul 20.30 WIB. Wajah-wajah lelah terlihat jelas setelah perjalanan panjang, namun semangat tetap terjaga. Di bawah langit Aceh yang tenang, langkah pertama misi kemanusiaan resmi dimulai.

Tanpa banyak jeda, para relawan langsung mempersiapkan perjalanan lanjutan menuju lantai Pondok Pesantren MUQ, yang menjadi titik singgah sekaligus pusat koordinasi sementara. Tas-tas logistik diturunkan, perlengkapan disusun, dan sebagian relawan membersihkan area untuk beristirahat sejenak.

Di tengah kesibukan itu, Ketua Relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah, Kang Mukhlisin, tampak sibuk melakukan koordinasi. Dengan suara tenang namun tegas, ia membagi tugas dan memastikan seluruh relawan siap menjalani hari pertama kegiatan di wilayah Aceh Timur.

“Mulai besok kita langsung bergerak. Fokus kita dapur umum, pembangunan TPQ, dan trauma healing. Semua bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Kang Mukhlisin di sela pengarahan malam.

Meski waktu menunjukkan malam hari, rapat singkat tetap digelar. Peta lokasi dibentangkan, alur kerja disepakati, dan jadwal awal ditetapkan. Ada yang menyiapkan peralatan dapur umum, ada yang memeriksa bahan bangunan untuk TPQ, dan ada pula yang mempersiapkan materi pendampingan psikososial bagi anak-anak korban banjir.

Bagi para relawan, malam di Bumi Tamiang bukan sekadar waktu istirahat. Ia menjadi ruang menyatukan niat, meneguhkan komitmen, dan menguatkan langkah sebelum terjun langsung ke masyarakat. Di antara lelah dan kantuk, terselip doa agar esok hari berjalan lancar.

Misi kemanusiaan ini akan diawali dengan pembangunan dapur umum, pembangunan TPQ, serta kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Aceh Timur. Seluruh relawan akan bekerja sesuai peran masing-masing, berlandaskan amanah dan semangat gotong royong.

Malam itu, di lantai Pondok Pesantren MUQ, harapan perlahan disusun. Dan ketika fajar menyingsing, relawan NU Peduli siap bergerak—membawa kepedulian, memulihkan luka, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Aceh Timur.. (hsn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian

    Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian Bersedekah adalah termasuk tindakan yang disyari’atkan agama dan berpahala. Bersedekah juga mencerminkan kepedulian sosial antar umat Islam. Dalam hadits Amr bin Abasah disebtkan: قُلْتُ مَا الْإِسْلَامُ قَالَ طِيبُ الْكَلَامِ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ [1] “Aku bertanya, “Apa Islam itu?” Beliau menjawab, “Berkata yang baik dan memberi makan.” Sedekah juga […]

  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    Komentar PCNU tentang Pembongkaran Mandiri Bangunan di Kawasan LI

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 717
    • 0Komentar

      Sosok Rodhi, pemilik bengkel di kawasan LI yang membongkar sendiri bangunannnya (foto : modess) PATI – PCNU mengapresiasi positif para pemilik bangunan di kawasan Lorok Indah (LI) yang secara sukarela membongkar sendiri bangunan yang tersisa pasca pembongkaran yang dilakukan Pemda Pati tgl 3 Pebruari 2022 lalu. “Seperti yang dilakukan oleh Rondli pemilik bengkel yang […]

  • Dialog Pergaulan Remaja Dalam Islam

    Dialog Pergaulan Remaja Dalam Islam

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Pelajar Putri Ianatut Thalibin (HPPI) Cebolek Kidul Margoyoso Pati menyelenggarakan Dialog agama dengan mengambil tema “Pengaruh Pacaran dalam Prespektif Islam?” dengan menghadirkan narasumber Farid Abbad Skretaris Lakpesdam NU Pati Sabtu(16/4)             Farid Abbad selaku narasumber menjelaskan Dialog ini sangat bermanfaat sekali terutama dikalangan remaja, agar supaya para remaja mempunyai bata-batasan ketika bergaul dengan […]

  • PCNU -PATI

    Bersama PW, NU Pati Gelar Digitalisasi Administrasi

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. PATI – PCNU Pati menggandrng PWNU Jawa Tengah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Administrasi pengurus NU. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (11/3) di Aula PCNU Kabupaten Pati.  Sasaran dari kegiatan ini adalah para pengurus NU di level MWC dan Ranting. Setiap MWC mengirimkan empat orang delegasi admin NU.  “Dua orang dari tingkat MWC dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Haotian Zheng

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 7

    • calendar_month Ming, 8 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Apaan sih?” gumamnya tak sadar ketika baru saja sampai kamar. Sesaat setelah ia menutup pintu kamarnya rapat-rapat, wajah itu kembali membayang di pelupuk matanya. Wajah dengan sepasang mata sendu penuh tanya, hidung bangir, dagu terbelah, dan seulas senyum tipis dari balik partisi kaca pesarean. Wajah yang ia dapati saat baru saja […]

expand_less