Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 7.078
  • comment 0 komentar

 

Malam belum sepenuhnya usai ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah akhirnya tiba di Bumi Tamiang pada pukul 20.30 WIB. Wajah-wajah lelah terlihat jelas setelah perjalanan panjang, namun semangat tetap terjaga. Di bawah langit Aceh yang tenang, langkah pertama misi kemanusiaan resmi dimulai.

Tanpa banyak jeda, para relawan langsung mempersiapkan perjalanan lanjutan menuju lantai Pondok Pesantren MUQ, yang menjadi titik singgah sekaligus pusat koordinasi sementara. Tas-tas logistik diturunkan, perlengkapan disusun, dan sebagian relawan membersihkan area untuk beristirahat sejenak.

Di tengah kesibukan itu, Ketua Relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah, Kang Mukhlisin, tampak sibuk melakukan koordinasi. Dengan suara tenang namun tegas, ia membagi tugas dan memastikan seluruh relawan siap menjalani hari pertama kegiatan di wilayah Aceh Timur.

“Mulai besok kita langsung bergerak. Fokus kita dapur umum, pembangunan TPQ, dan trauma healing. Semua bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Kang Mukhlisin di sela pengarahan malam.

Meski waktu menunjukkan malam hari, rapat singkat tetap digelar. Peta lokasi dibentangkan, alur kerja disepakati, dan jadwal awal ditetapkan. Ada yang menyiapkan peralatan dapur umum, ada yang memeriksa bahan bangunan untuk TPQ, dan ada pula yang mempersiapkan materi pendampingan psikososial bagi anak-anak korban banjir.

Bagi para relawan, malam di Bumi Tamiang bukan sekadar waktu istirahat. Ia menjadi ruang menyatukan niat, meneguhkan komitmen, dan menguatkan langkah sebelum terjun langsung ke masyarakat. Di antara lelah dan kantuk, terselip doa agar esok hari berjalan lancar.

Misi kemanusiaan ini akan diawali dengan pembangunan dapur umum, pembangunan TPQ, serta kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Aceh Timur. Seluruh relawan akan bekerja sesuai peran masing-masing, berlandaskan amanah dan semangat gotong royong.

Malam itu, di lantai Pondok Pesantren MUQ, harapan perlahan disusun. Dan ketika fajar menyingsing, relawan NU Peduli siap bergerak—membawa kepedulian, memulihkan luka, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Aceh Timur.. (hsn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meng-Qadla Shalat

    Meng-Qadla Shalat

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Oleh: KH. Azizi Hasbullah Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera kami sampaikan, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.Bapak Azizi Hasbullah yang kami hormati, kami mempunyai sedikit permasalahan yang mungkin di kalangan orang awan seperti saya belum banyak diketahui. Permasalahannya begini: Seseorang yang sengaja meninggalkan shalat, apakah masih tetap wajib meng-qodlo’ shalat itu diluar waktunya, […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Mengenalkan Sikap Consent Ke Anak

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Konsep consent memiliki arti pemberian persetujuan tanpa sebuah paksaan. Hal ini sangat penting kita terapkan dalam keseharian berkehidupan. Tanpa adanya sebuah persetujuan, maka akan menimbulkan berbagai masalah dan kerusakan. Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, sebaiknya kita terbiasa dan membiasakan diri meminta izin dalam hal apapun. Bukan hanya soal yang berkaitan dengan seksual […]

  • Jika Kematian Menjadi Impian

    Jika Kematian Menjadi Impian

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Kehidupan dan kematian adalah kepastian dan titah Allah bagi semua umat manusia di dunia ini. Kematian merupakan misteri dan momok bagi kebanyakan orang. Tak jarang dari mereka yang lari ketakutan dengan berbagai alasan karena menghindari kematian. Benarkah kematian itu menakutkan, atau justru kematian adalah kenikmatan?Buku karya Prof. Dr. M. Qurasy Shihab ini menjelaskan tentang hakikat hidup […]

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Bahagiakah dengan Pekerjaan Anda?

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Setiap orang punya waktu untuk melakukannya. Tapi mereka tak punya keberanian. Pekerjaan merupakan berkah kalau bisa membantu kita berpikir tentang tindakan-tindakan kita, tetapi pekerjaan itu menjadi kutukan kalau hanya digunakan sebagai alasan supaya kita tidak perlu berpikir tentang makna kehidupan kita” (Paulo Coelho) “Setelah gak kerja di situ lagi, terus […]

  • Jeng Yah

    Jeng Yah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di tengah kepulan asap kretek yang menyatu dengan aroma masa, Gadis Kretek, sebuah karya Ratih Kumala, melukiskan narasi sejarah rokok di Indonesia. Terbit perdana pada tahun 2012, dan kini novel ini telah lahir versi filmnya. Hal ini tentu saja memberikan dimensi baru pada ceritanya yang telah melekat di hati pembaca. […]

  • PCNU-PATI

    Sejumlah Tokoh Nasional Iringi Pemakaman Nyai Hj Nafisah

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ribuan petakziyah, mengiringi pengistirahatan terakhir sosok ulama perempuan karismatik, Nyai Nafisah Sahal, Jumat (11/11/2022) pagi. Sebagaimana diketahui, Hj Nafisah wafat di Rumah Sakit Islam (RSI) Pati, Kamis (10/11/2022) pukul 18.00 WIB.  Puluhan karangan bunga tanda bela sungkawa dari sejumlah tokoh nasional juga menghiasi kompleks Pondok Pesantren Maslakul Huda, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati.  […]

expand_less