Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 7.101
  • comment 0 komentar

 

Pekalongan – Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan Bidang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menyelenggarakan Pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) selama dua hari, Selasa–Rabu (6–7/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Kulu Asri, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, dan diikuti oleh 105 guru MI di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan.
Pelatihan ini digelar sebagai bentuk respon cepat terhadap regulasi baru dunia pendidikan madrasah, khususnya terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Implementasi Kurikulum Madrasah. Dalam kebijakan tersebut, mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) ditetapkan sebagai mata pelajaran pilihan untuk kelas V dan VI jenjang MI/SD.
Ketua Panitia Pelatihan, Herru Susanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali para guru agar siap mengimplementasikan kurikulum baru di madrasah. “Pelatihan Coding dan AI ini kami gagas sebagai langkah strategis untuk menyiapkan guru MI agar mampu memahami dan mengajarkan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial sesuai dengan amanat KMA Nomor 1503 Tahun 2025,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta pelatihan dibagi menjadi dua gelombang agar proses pembelajaran lebih efektif. Selama dua hari, para guru mendapatkan materi inti tentang dasar-dasar koding dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, yang disampaikan oleh narasumber utama Muhammad Fahmi Latif, S.Kom., guru SMAN Kedungwuni.
Selain materi teknis, pelatihan ini juga menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Dr. Drs. H. Ahmad Farid, M.S.I., yang menyampaikan materi kebijakan terkait KMA 1503 Tahun 2025. Dalam paparannya, Ahmad Farid menegaskan bahwa madrasah harus adaptif terhadap dinamika regulasi yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan.
“Madrasah tidak boleh tertinggal. Regulasi sudah berubah, maka satuan pendidikan harus segera menyesuaikan. KMA terbaru menekankan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan dua pendekatan ini, kita berharap pembelajaran di madrasah menjadi lebih bermakna,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelatihan yang diselenggarakan LP Ma’arif NU. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara Kementerian Agama dan LP Ma’arif NU dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah. “Kami sangat berterima kasih. Ini bagian dari kolaborasi yang terus kami bangun bersama para pemangku kepentingan pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Daenuri, M.Pd.I., mengapresiasi inisiatif Bidang MI yang telah memprakarsai kegiatan pelatihan tersebut. Ia menilai pelatihan Coding dan AI merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan perkembangan zaman dan penguatan relevansi pendidikan madrasah.
“AI bukan lagi masa depan, tetapi sudah menjadi alat kerja hari ini. Guru tidak boleh gagap teknologi. Dunia pendidikan berkembang sangat cepat, sehingga guru harus melek IT sebelum mengenalkan teknologi kepada siswa,” tegas Daenuri.
Ia menambahkan, pembelajaran AI tidak semata-mata soal teknis dan logika operasional, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta kemampuan berpikir logis, terstruktur, dan sistematis. Menurutnya, guru adalah garda terdepan pendidikan. “Jika gurunya melek teknologi, maka siswa madrasah akan mampu bersaing di kancah global. Namun perlu diingat, teknologi hanyalah wasilah, peran utama tetap ada di tangan guru,” ujarnya.
Dalam penutup sambutannya, Daenuri menyampaikan filosofi “3P” yang perlu dibenahi oleh madrasah, yakni penampilan, pelayanan, dan prestasi. Penampilan madrasah harus menarik dan tertata rapi, pelayanan pembelajaran kepada siswa dan orang tua harus prima, serta madrasah harus mampu menunjukkan prestasi, baik akademik maupun nonakademik.
Kegiatan pembukaan pelatihan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kabupaten Pekalongan H. Moh. Irkham, S.Ag., M.Pd.I., para pengawas Madrasah Ibtidaiyah, Ketua Bidang MI LP Ma’arif NU Riza Ismail, S.Pd., beserta jajaran.
Melalui pelatihan ini, LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan berharap para guru MI semakin siap menghadapi transformasi digital pendidikan dan mampu mengimplementasikan pembelajaran koding dan AI secara bijak, kreatif, serta selaras dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan yang menjadi ruh pendidikan madrasah.
Kontributor: Muhammad Syaikhul Alim

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Tangerine Newt

    Saweran

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Pada sebuah kafe saya dengan beberapa tim kerja, membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan pengumpulan orang, menghimpun masa, menggiring opini untuk satu tujuan yaitu salah satu klien dari kami yang ingin maju dalam pertarungan merebut simpati dari masyarakat dan umat. Dan klien kami ingin menjadi pemenang dalam perebutan pemimpin tingkat nasional. […]

  • Gus Rozin melepas para wisudawan IPMAFA dalam tradisi Musalsal yang penuh makna di Masjid IPMAFA

    Gus Rozin melepas para wisudawan IPMAFA dalam tradisi Musalsal yang penuh makna di Masjid IPMAFA

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Pati, Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) KH Abdul Ghafar Rozin, melepas para wisudawan dalam sebuah acara tradisi musalsal yang digelar di Masjid Kampus IPMAFA. Acara tersebut berlangsung penuh khidmat dan diikuti oleh seluruh wisudawan serta para dosen. Sabtu (26/10/24). Acara musalsal merupakan tradisi pesantren yang menggambarkan hubungan erat antara santri dan kiai, di mana […]

  • Warga Winong Pati Laksanakan Salat Idul Adha di Teras Gereja

    Warga Winong Pati Laksanakan Salat Idul Adha di Teras Gereja

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Warga Desa Winong, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, laksanakan salat Iduladha di teras Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI), Kamis (29/6/2023) pagi.  Hal itu bukan suasana baru bagi warga desa setempat. Sudah puluhan tahun warga di sana hidup dengan penuh toleransi. Di sana, bagunan gereja GKMI dengan Masjid Al-Muqorrobin, saling berhadapan. Bahkan, kedua tempat ibadah […]

  • Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Sekjend PBNU saat ini, Helmi Faishol Zaini (kiri) bersama Sekjend PBNU Era Gus Dur, KH. Abdul Ghofar Rahman (kanan) yang sedang terbaring sakit. JAKARTA-KH. Abdul Ghaffar Rahman atau Gus Ghofar berpulang Kamis (5/8) malam tadi. Sekretaris Jendral PBNU era Gus dur tersebut menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.38 WIB di Rumah Sakit pusat Angkatan Darat […]

  • PCNU-PATI Photo by Mailchimp

    Hak Berbicara, Hak Berpendapat

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Kawan : “Kamu kan belum menikah dan punya anak, kok nulisnya tentang anak-anak sih.” Saya : “Lho memang ada keharusan untuk memiliki anak (biologis) dulu, baru boleh menulis tentang anak-anak?” Beberapa hari yang lalu, saya ditegur oleh salah seorang kawan. Saya yang notabene sering menulis tentang dunia parenting dan seputar perempuan, […]

  • Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia. Artikel bejudul Radikalisme […]

expand_less