Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Benarkah Puasa Menyehatkan

Benarkah Puasa Menyehatkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
  • visibility 487
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Puasa telah menjadi bagian dari tradisi keagamaan dan budaya di berbagai belahan dunia, khususnya dalam Islam. Selain sebagai bentuk ibadah, puasa juga diklaim memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, masih ada sebagian orang yang meragukan apakah puasa benar-benar berdampak positif bagi tubuh. Kita harus membeda fakta ilmiah mengenai manfaat puasa yang menyehatkan.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Berpuasalah niscaya kalian akan sehat.” (HR. Ath Thabrani dalam Mu’jam al Awsath)

Dari sisi periwayatan, hadis ini tergolong lemah. Bahkan sejumlah ulama menyebut hadis ini palsu. Akan tetapi, dari sisi substansinya, hadis ini tidak bertentangan dengan riset ilmiah dan tradisi media modern yang menjadikan puasa sebagai terapi bagi pasien agar mendapatkan kesehatan.

Puasa Menyehatkan?

Puasa, sebagai salah satu rukun Islam, tidak hanya memiliki dimensi spiritual yang mendalam, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah. Meski demikian, masih banyak orang yang meragukan manfaat puasa bagi kesehatan. Padahal, jauh sebelum penelitian modern mengungkap keajaiban puasa, Al-Quran, As-Sunnah, dan kitab-kitab kuning telah lebih dulu membahasnya.

Berbagai penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa puasa memiliki dampak positif bagi kesehatan tubuh. Dalam jurnal ilmiah The New England Journal of Medicine, Rafael de Cabo, Ph.D., dan Mark P. Mattson, Ph.D., melalui artikel berjudul Effects of Intermittent Fasting on Health, Aging, and Disease menemukan bahwa puasa dapat memicu proses autophagy, yaitu mekanisme perbaikan seluler yang dapat membersihkan sel-sel rusak dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Selain itu, puasa juga dapat membantu mengontrol berat badan, menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta mengurangi peradangan dalam tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa puasa intermiten dapat membantu menurunkan berat badan dan lemak tubuh, serta meningkatkan kesehatan jantung.

Sejumlah penelitian modern menunjukkan bahwa puasa dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan. Puasa dapat meningkatkan fungsi otak, memperbaiki metabolisme, serta memperpanjang umur. Penelitian lain yang dilakukan Dyayadi (2007) menegaskan puasa adalah bentuk terapi untuk mendapatkan kesehatan, Hasyimsyah (2019) menyebut bahwa puasa menyehatkan sekaligus menegaskan karakter ketakwaan seorang, Harianto (2021) menemukan bahwa puasa berdampak pada psikologis, spiritual, dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Temuan riset lain, Hayati dan Hakim (2022) menemukan fakta bahwa berpuasa sepanjang kurang lebih 11-18 jam atau di Indonesia kurang lebih 12-13 jam akan meningkatkan proses autofagi dalam tubuh manusia yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya tahan tubuh manusia.

Dalam risetnya, Oktavia, et. al. (2023) menemukan bahwa  puasa bermanfaat sebagai pengobatan jiwa, pereda kejahatan syahwat dan pengendalian hawa nafsu. Puasa mampu menumbuhkan emosional positif dan mampu mengendalikan ucapan, pandangan, pendengaran serta menahan seluruh tubuh dari kejelekan, menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi dan terhindar dari keegoisan.

Puasa juga diketahui dapat mengurangi peradangan dalam tubuh serta membantu proses regenerasi sel melalui mekanisme autofagi, sebagaimana dijelaskan dalam studi Yoshinori Ohsumi (2016), yang memenangkan Hadiah Nobel dalam bidang kedokteran.

Dasar Teologis

Dalam Islam, puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai bentuk pembersihan diri. Allah SWT berfirman: “(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 184).

Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini tidak hanya menjelaskan keutamaan puasa dari segi spiritual, tetapi juga dari segi kesehatan. Dengan berpuasa, tubuh kita memiliki kesempatan untuk beristirahat dan melakukan perbaikan seluler, sehingga dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan

Dalam kitab Ihya’ Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa puasa bukan hanya sekadar menahan lapar, tetapi juga menyehatkan jiwa dan raga. Menurutnya, puasa dapat mengurangi hawa nafsu yang berlebihan, mencegah berbagai penyakit akibat konsumsi makanan yang berlebihan, serta meningkatkan ketakwaan.

Sementara itu, dalam kitab Qut al-Qulub, Abu Talib al-Makki menegaskan bahwa puasa adalah bentuk penyucian tubuh dan hati dari segala sesuatu yang berlebihan. Beliau menyebut bahwa puasa dapat memperbaiki metabolisme tubuh, menyeimbangkan zat dalam tubuh, dan mencegah berbagai penyakit akibat pola makan yang buruk.

Selain itu, dalam kitab Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa puasa dapat membantu mengendalikan hawa nafsu dan mencegah perbuatan dosa. Dengan berpuasa, kita dilatih untuk menahan diri dari segala bentuk godaan, sehingga dapat meningkatkan ketakwaan dan keimanan diri kepada Allah SWT.

Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, puasa juga memiliki dampak positif bagi kesehatan mental. Puasa dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. Puasa dapat meningkatkan produksi hormon serotonin, yang berperan penting dalam penyempurnaan suasana hati dan mengurangi stres. Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan kesadaran diri dan pengendalian diri. Dengan berpuasa, kita belajar untuk menahan diri dari segala bentuk keinginan duniawi, sehingga dapat memperkuat mental dan jiwa kita.

Puasa bukan hanya sekadar ibadah ritual, tetapi juga merupakan terapi kesehatan yang alami dan efektif. Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan manfaat puasa bagi kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan bulan Ramadan ini untuk berpuasa dengan sungguh-sungguh, sehingga kita dapat meraih keberkahan dan kesehatan yang optimal.

Berdasarkan fakta ilmiah, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta pendapat ulama dalam kitab klasik, puasa terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan. Puasa tidak hanya meningkatkan ketakwaan, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, bagi mereka yang masih ragu, sudah saatnya memahami bahwa puasa bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga anugerah kesehatan dari Allah SWT. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari ibadah ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah kita.

Aamiin.

 

*Dr. Hamidulloh Ibda, penulis lahir di Pati, dosen dan Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung (2021-2025), Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah (2024-2029), reviewer 31 Jurnal Internasional terindeks Scopus, Editor Frontiers in Education terindeks Scopus Q1 (2023-sekarang), dan dapat dikunjungi di website Hamidullohibda.com.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma'arif Brebes Gelar Pelatihan Branding dan Publikasi

    Ma’arif Brebes Gelar Pelatihan Branding dan Publikasi

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

      Brebes – Hari ini selama dua hari mulai tanggal 22 -23 Nopember , kegiatan yang diselenggarakan oleh LP Maarip NU Kabupaten Brebes bertempat di Gedung NU Brebes. Suatu kegiatan yang menarik yang berjudul Pelatihan Branding ,Publikasi dan Pengelolaan Website , Pelatihan ini bukan hanya diikuti oleh para guru, kepala sekolah, siswa bahkan pengawas sekolah […]

  • Sambut Muktamar NU, Lazisnu Klakahkasian Bagi-Bagi Sembako

    Sambut Muktamar NU, Lazisnu Klakahkasian Bagi-Bagi Sembako

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Satu pikap paket sembako siap diedarkan oleh PR Lazisnu Klakahkasian, Kecamatan Gembong GEMBONG – Para pemuda yang tergabung dalan Pengurus Lazisnu Ranting Klakahkasian, Kecamatan Gembong membuat geger seisi kampung. Berbekal sebuah mobil pikap, mereka berbondong-bondong keliling kampung untuk membagikan paket sembako pada Minggu (19/12) siang tadi.  Ada 115 paket sembako yang disumbangkan oleh Lazisnu Ranting […]

  • GP Ansor Pati Buka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana dan Pati

    GP Ansor Pati Buka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana dan Pati

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati membuka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana, tepatnya di samping Masjid Al Mukarromah, dan di Alun-Alun Simpanglima Pati, tepatnya di depan Masjid Agung Baitunnur. Ketua PC GP Ansor Pati Abdullah Syafiq mengatakan, posko mudik dibuka untuk memberi pelayanan kepada masyarakat yang tengah dalam perjalanan. Pelayanan […]

  • Profil Ketua Cabang IPPNU Teranyar; Merangkak dari Ranting

    Profil Ketua Cabang IPPNU Teranyar; Merangkak dari Ranting

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Melisa Yusrina, wanita asal Pasucen, Trangkil ini mendadak dikenal oleh kalangan pelajar sebab pencalonannya sebagai ketua IPPNU Kabupaten Pati. Melalui Visi ‘terwujudnya cita-cita organisasi melalui pelajar putri yang progresif, responsif dan inovatif’, dirinya nekad maju sebagai calon ketua ikatan pelajar putri tersebut.  Alhasil, Melisa menjadi kandidat tunggal dalam bursa ketua IPPNU. Melalui Konferensi […]

  • Perkuat SMK Ma'arif dengan Rapat Koordinasi MKKS SMK Ma'arif Jateng

    Perkuat SMK Ma’arif dengan Rapat Koordinasi MKKS SMK Ma’arif Jateng

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id- Tegal – Dengan tujuan memperkuat koordinasi antara SMK Ma’arif se-Jawa Tengah dan evaluasi program, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengadakan Rapat Koordinasi MKKS SMK Ma’arif NU Jateng di SMK NU Entrepreneur 01 Lebaksiu Kabupaten Tegal pada hari Sabtu (08/02/25). Kegiatan diikuti oleh 18 Pengurus MKKS SMK Ma’arif Kabupaten/Kota yang sudah […]

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Dua Hal yang Menyembuhan Pak Lintang

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Minggu, 6 oktober 2013, pukul 21.18 WIB. Sore itu saya janjian ketemuan dengan Pak Hendrik Lim, seorang penulis dan trainer, di Hotel Grand Zuri, Jl. Mangkubumi. Di sana saya dikenalkan dengan Pak Lintang, seorang pebisnis online. “Cerita perjalanan hidupnya sungguh menarik,” ujar Pak Lim. Dan saya sepakat. Ya, pengalaman hidupnya […]

expand_less