Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 673
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id- Membincang moral atau etika memang saat ini menjadi perhatian bersama. Banyak sekali kasus dimedia massa yang berdedar berkaitan dengan degradasi moral anak bangsa ini. Salah satu kasus amoral yang sempat viral pertengahan februari lalu misalnya. Dimana terdapat 4 pelajar yang yang berasal dari salah satu sekolah di Kabupaten Grobogan, melakukan rudapaksa terhadap siswi kelas 10 di salah satu hotel secara bergantian. Tak hanya itu, mereka juga seolah-olah bengga melakukan aksi bejat tersebut dengan cara mengabadikan lewat gawai milik salah satu pelaku.

Kasus serupa juga tak hanya dilakukan generasi bangsa ini, bahkan pelaku rudakpaksa juga dilakukan oleh oknum guru. Sekitar awal tahun 2025 di januari lalu, masyarakat dihebohkan dengan salah satu guru perempuan yang melakukan hubungan intim dengan siswa SMP. Dimana kejadian tersebut, juga terjadi di wilayah Grobogan. Tak hanya sekali dua kali, bahkan kejadian tersebut sudah terulang selama 2 tahun.

Membincang soal perbuatan amoral juga tak melulu tentang kekerasan seksual, bahkan dalam dunia politik berkaitan ini juga terjadi. Penetuan kebijakan yang untuk kepentingan pribadi, golongan atau kelompok misalnya, juga bagian dari perbuatan tak beretika. Bagaimana tidak? lewat kebijakan yang tak berpihak kepada rakyat, maka secara otomatis masyarakatlah yang akan menanggung beban atas kebijakan tersebut.

Menyoal kembali atara etikabilitas dan elektabilitas. Meski Pemilu dan Pilkada sudah berlalu, dirasa cukup menarik untuk bagaimana kita menilai sejauh mana kiprah para pemimpin dan wakil rakyat terpilih itu. Lantas sejauh mana para partai politik dalam menawarkan calon-calonnya saat bertarung dalam kontestasi politik tersebut?.

Elektabilitas ini kental kaitanya dengan popularitas seorang tokoh. Meskipun demikian berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan bahwa elektabilitas merupakan tingkat kepetrpilihan disesuaikan dengan kriteria pilihan. Kemudian elektabilitas juga sering dikaitkan dengan pemimpin, tak hanya itu elektablitas juga dapat diterapkan dalam hal barang dan jasa bahkan sebuah organisasi.

Sementara Etikabilitas sendiri memang belum masuk dalam istilah KBBI, tapi etikabilitas dimaksudkan untuk sebuah konsep kepatuhan seseorang atas nilai-nilai etis yang tercermin dalam segenap perilaku yang dilakukan. Dimana secara sederhana seseorang yang lebih dulu mengutamakan etika atau moral dalam merespon problematika.

Maka kondisi tersebut sangat penting dimiliki oleh seorang pemimpin. Sudah semestinya partai politik dalam menentukan kandidat harus mendahulukan etikabilitas ketimbang elektabilitas. Sehingga setidaknya para pejabat memilik simpati dan empati dalam menentukan kebijakan dan bertindak.

Relate dengan kondisi yang saat ini, dimana masyarakat sedang digempur dengan permasalahan bangsa yang luar biasa. Seperti halnya pajak naik, kebutuhan bahan pokok melonjak, Kasus pagar laut, makan bergizi gratis, kasus korupsi timah, kasus BBM oplosan hingga kebutuhan dasar Gas LPG.

Seolah-olah masyarakat tak henti-hentinya dipertontonkan dengan keadaan Indonesia yang memang tidak baik-baik saja. Kali ini masyarakat menunggu peranan pemimpin, wakil rakyat dan pejabat dalam menyelesaikan permasalahan. Sikap yang bermoral dan beretika dari pemangku kebijakan tentu diharapkan hampir seluruh masyarakat, utamanya mereka yang berada di menengah kebawah.

Akhir-akhir ini pula dalam pemilihan pejabat juga tanpa memperhatikan hal dasar etika dan moral. Salah satu halnya, pengangkatan staf khusus kementerian dari kalangan artis, dimana pengangkatan tersebut ditengah efisiensi anggaran dari semua sekotor yang dilakukan oleh presiden. Tentu hal seperti yang membuat masyarakat kecil bertanya-tanya, sejauh mana pejabat ini bekerja? (LTN/anang)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fatayat NU Optimistis Fakultas Syariah IPMAFA Cetak Lulusan yang Dibutuhkan Masyarakat

    Fatayat NU Optimistis Fakultas Syariah IPMAFA Cetak Lulusan yang Dibutuhkan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.250
    • 0Komentar

    PATI – Perwakilan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menyambut baik peresmian Fakultas Syariah Institut Pesantren Matholi’ul Falah (IPMAFA) Pati yang dirangkai menjadi satu dengan Seminar Nasional di Auditorium II IPMAFA, Desa Purworejo, Kecamatan Margoyoso, Selasa (28/7/2026). Kehadiran fakultas baru dinilai menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang hukum keluarga Islam dan hukum ekonomi […]

  • Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.200
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Sujud secara semantik bermakna ketundukan mutlak, kepatuhan dan merendahkan diri baik secara jasadi mau pun ruhani. Bila Islam dimaknai penyerahan mutlak kepada Allah, maka sujud adalah manifestasi puncaknya. Bila Islam dimaknai kedamaian, maka sujud adalah bentuk paling sempurna untuk meraihnya. Ini diungkapkan Anis Sholeh Ba’asyin sebagai simpul penjelasannya dalam Suluk Maleman bertajuk “Sujud, Semesta […]

  • Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id CLUWAK-Latihan Kader Dasar (LKD) merupakan satu syarat wajib untuk memasuki organisasi besar Fatayat NU. Kali ini, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Cluwak yang menyelenggarakan agenda tersebut. Berlokasi di Gedung TPQ al Hidayah, Desa Sumur, LKD Fatayat NU Cluwak berlangsung pada Sabtu (4/3) mulai pukul 08.00 WIB dan selesai 18.00 WIB petang. […]

  • MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Kekeringan yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Pati menyebabkan terhambatnya aktivitas masyarakat. Pasalnya, air sebagai salah kebutuhan vital sulit di dapat. Akhirnya, kegiatan-kegiatan seperti bercocok tanam hingga makan dan minum menuai kendala. Diatribusi air bersih di RW 1 Desa Ngerang, Kecamatan Tambakromo, Pati oleh MA Miftahul Ulum, Ngerang, Mingu (22/9) Menyikapi hal ini, banyak organisasi […]

  • Pencarian Surtini. Photo by Markus Winkler On Unsplash.

    Pencarian Surtini

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Pagi buta Surtini sudah bangun, mandi lalu melakukan sholat malam. Di dalam munajatnya dia meminta kebahagiaan dan keselamatan keluarganya. Dilanjutkan membaca ayat-ayat cinta dari Sang Kekasih. Sebuah rutinitas menjelang pagi tak pernah terlewat sekalipun. Selesai mengadu dan berkomunikasi dengan penciptaNya, dia mulai melakukan pekerjaan rumah. Mulai dari mencuci baju kotor yang […]

  • Istighotsah Ulama & Umara Kab. Pati Telah Berlangsung 7,5 Tahun

    Istighotsah Ulama & Umara Kab. Pati Telah Berlangsung 7,5 Tahun

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    PATI – Tidak terasa, Pemerintah Kabupaten Pati bersama dengan PCNU Kabupaten Pati, telah menggelar Istighotsah Ulama dan Umara se-Kabupaten Pati, 7,5 tahun secara rutin selama. Hal ini terungkap saat Bupati Pati, H. Haryanto, menyampaikan sambutannya dalam acara Istighotsah Ulama dan Umara Kabupaten Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (13/2/2020) malam. Istighotsah Ulama dan […]

expand_less