Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
  • visibility 545
  • comment 0 komentar

Oleh : Angga Saputra

Pcnupati.or.id. – Angka perceraian di Pati tergolong tinggi. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati,  terdapat 2.247 kasus selama tahun 2024.

Angka perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat (diajukan istri) daripada cerai talak (diajukan suami). Rinciannya, cerai talak 538 kasus dan cerai gugat sebanyak 1.709 kasus.

Adapun penyebab perceraian dikarenakan beberapa faktor. Mulai dari suami kecanduan judi online (judol) hingga bermabuk-mabukan. Kebiasaan buruk ini membuat keluarga mereka berantakan.

Berdasarkan data, perselingkuhan juga menjadi salah satu faktor perceraian. Hadirnya pihak ketiga membuat keharmonisan rumah tangga rusak hingga akhirnya pasangan suami istri (pasutri) memilih berpisah.

”Faktor dominasi adalah faktor ekonomi, kurang nafkah, tidak terpenuhi kebutuhan keluarga. Sehingga pihak wanita mengajukan cerai gugat. Selain itu karena KDRT, mabuk-mabukan miras, sampai judol,” kata Humas PA Pati, Nadjib, beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui bersama, pernikahan adalah ikatan suci antara pria dan wanita yang bertujuan membangun rumah tangga bahagia. Lebih dari sekadar upacara, pernikahan adalah perjalanan spiritual yang mendekatkan seseorang kepada Allah SWT.

Setiap pernikahan pasti memiliki tantangan unik. Perbedaan latar belakang, karakter, dan harapan yang bisa memicu konflik. Namun, dengan kesabaran, komunikasi terbuka, dan komitmen yang kuat, setiap pasangan dapat mengatasi rintangan dan semakin mempererat ikatan.

Lantas, bagaimana agar pernikahan itu langgeng?. Kunci kebahagiaan berumah tangga ada beberapa faktor.

  1. Saling Menghargai: Akui dan hargai perbedaan satu sama lain.
  2. Komunikasi Efektif: Bicarakan segala hal dengan terbuka dan jujur.
  3. Komitmen yang Kuat: Tetap berkomitmen pada janji pernikahan, bahkan dalam situasi sulit.
  4. Beribadah Bersama: Perkuat iman dengan beribadah bersama pasangan.
  5. Saling Membantu: Saling mendukung dalam segala hal.

Pernikahan adalah anugerah yang luar biasa. Dengan memahami nilai-nilai pernikahan dalam Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Selain itu, ada tiga poin penting yang bisa dijadikan pegangan oleh pasangan suami istri. Di antaranya adalah:

Pertama, Kehendak Allah.

Pernikahan adalah takdir Allah. Dengan mengikuti sunnah-Nya, kita dapat membangun rumah tangga yang harmonis.

Kedua, Keturunan yang Berkualitas

Tujuan pernikahan adalah mendapatkan keturunan yang saleh dan membawa keberkahan bagi keluarga.

Ketiga, Menguatkan Silaturahmi

Pernikahan mempererat hubungan antarkeluarga besar, memperluas jaringan sosial, dan menciptakan rasa kebersamaan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merancang Masa Depan Cermelang

    Merancang Masa Depan Cermelang

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Rasulullah Saw adalah sebaik-baiknya teladan bagi umat Islam, alangkah hebatnya apabila generasi Islam masa kini bisa menjadikan beliau sebagai teladan dalam setiap jejak langkah dan amal perbuatan. Serta mampu menepis kehadiran idola-idola dari kalangan selebritis masa kini yang lambat laun akan menggeser posisi Rasulullah di hati banyak kalangan muda sebagai sosok panutan suritauladan. Buku ini […]

  • Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 627
    • 0Komentar

      TAMBAKROMO -Patitech Academy Gelar kegiatan Gen Z Techno Camp, yang berlangsung pada tanggal 5 hingga 30 Desember 2023 di Yayasan Warna Bhakti, Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga mahasiswa. Gen Z Techno Camp merupakan salah […]

  • PCNU Pati Lantik Pengurus KBIH ZAM-ZAM NU

    PCNU Pati Lantik Pengurus KBIH ZAM-ZAM NU

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Berdasarkan  hasil keputusan KBIH Zam-Zam NU Pati Pada 16 Oktober 2015 bertempat di Gemilang Resto Juwana yang telah menetapkan ketua terpilih mengantikan ketua lama yaitu H. Sa’dullah dengan menyusun Pengurus KBIH Zam-Zam NU yang baru Periode II Tahun 2015-2019, maka terpilihlah H. Mustamaji sebagai Ketua yang baru.             “Harapan saya ketua yang baru ini akan […]

  • UKT Pagar Nusa Gembong Didominasi Pendekar Putri

    UKT Pagar Nusa Gembong Didominasi Pendekar Putri

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    GEMBONG – Ujian Kenaikan Tingkatan (UKT) menjadi syarat wajib bagi para pendekar pencak silat NU, Pagar Nusa (PN). Hal ini disampaikan oleh Andif Prasetyo, Pengurus Cabang PN Kabupaten Pati dis sela-sela agenda UKT di Gembong, Ahad (30/10) siang tadi. UKT yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Gembong tersebut diikuti sedikitnya 13 peserta. […]

  • PCNU - PATI kegiatan_akad_nikah_di_masjid

    Sighot Ta’liq dalam Pernikahan

    • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 874
    • 0Komentar

       Berikut ini kami sertakan potongan dari sighot ta’liq : ‘selanjutnya saya sekarang membaca sighot ta’liq atas istri saya itu sebagai berikut : sewaktu-waktu saya  : Meninggalkan istri saya dua tahun berturut-turut Atau saya tidak memberi nafkah wajib kepadanya selama 3 bulan lamanya Atau saya menyakiti badan atau jasmani istri saya itu Atau saya membiarkan […]

  • Hasil Survei: Kbijakan Kenaikan PBB Mengabaikan Prinsip Keadilan Sosial

    Hasil Survei: Kebijakan Kenaikan PBB Mengabaikan Prinsip Keadilan Sosial

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 753
    • 0Komentar

    pcnupati.com “98% responden menyatakan bahwa kebijakan Bupati terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat serta mengabaikan prinsip keadilan sosial.” Demikin salah satu temuan dari hasil survei yang dilakukan oleh Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IPMAFA Pati terhadap Kebijakan Kenaikan PBB pada Perbup No. 8 2025. “Temuan di atas, harus menjadi […]

expand_less