Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FKPT Jawa Tengah Sukses Gelar Coaching Enumerator IPR dan IRT

FKPT Jawa Tengah Sukses Gelar Coaching Enumerator IPR dan IRT

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
  • visibility 323
  • comment 0 komentar

SEMARANG- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah baru-baru ini menggelar Coaching Enumerator Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Tahun 2024 secara virtual Zoom Meeting, yang diikuti sebanyak 57 peserta terdiri dari 27 enumerator IPR dan 30 enumerator IRT pada Jumat, 21/06/2024.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menjelaskan, bahwa berdasarkan persentase kasus terorisme pada tahun 2023 yaitu zero kasus, namun deteksi dini dan kewaspadaan harus ditingkatkan.

“Kita harus tetap waspada, lakukan upaya deteksi dini dan pemetaan. Sekalipun tahun 2023 zero kasus, pemikiran radikalisme akan tetap berkembang dan bisa menjadi bom waktu. Lebih-lebih pola dan strategi yang dipakai kelompok radikal senantiasa berubah dan berkembang dari waktu ke waktu. Meskipun dengan tujuan sama menciptakan teror dan kerusakan masyarakat. Melalui strategi proxy war untuk penyemaian intoleransi, memecah belah dan melemahkan persatuan NKRI”, ungkap Prof Syamsul.

Lebih lanjut, Prof Syamsul Ma’arif, M.Ag juga menyampaikan bahwa penelitian ini dirancang untuk mendeteksi pola radikalisme pada unit sample kabupaten  dan kota terpilih dalam skala nasional, sehingga enumerator dituntut untuk jeli, teliti dan detail dalam setiap proses pengumpulan data di lapangan.

“Penelitian ini berskala nasional dengan unit sampel di beberapa kabupaten kota terpilih. Maka, enumerator harus jeli, teliti dan detail dalam proses pengambilan data-data. Validitas data tergantung enumerator, maka memastikan terjun ke lapangan adalah suatu keharusan,” ujar Prof Syamsul yang juga menjadi Pengasuh Pesantren Riset Al-Khawarizmi Semarang.

“Enumerator harus bisa menjadi bagian kebudayaan masyarakat setempat dengan pendekatan “Living perspective”, yaitu dapat meleburkan diri dalam masyarakat. Sehingga dalam proses pengumpulan data harus sebisa mungkin terintegrasi dan menjadi bagian komunitas dan kebudayaan masyarakat. Senantiasa menjunjung tinggi etika dan sopan santun seperti dalam upaya penggalian data; bagaimana masyarakat menyelesaikan permasalahan berbasis kearifan lokal, dan potret digital masyarakat, semua itu harus dilakukan dengan etis, riang gembira dan professional,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, ia memberikan pesan kepada enumerator agar bersungguh-sungguh dalam menjalankan misi penelitian ini.

“Kalian adalah minal musthafa, atau orang terpilih yang diberikan tugas untuk menggali informasi seputar potensi radikalisme dan risiko terorisme, maka bertugaslah dengan baik. ”

“Karena kalian jugalah harapan masa depan Indonesia, generasi yang cerdas dan berbasis data,” pungkasnya.

Kegiatan coaching enumenator IPR dan IRT ini diisi oleh dua narasumber yaitu Kabid Penelitian FKPT Jawa Tengah, Nanang Qosim, S.Pd.I.,M.Pd, dan Sekretaris FKPT Jateng Ahmad Rouf, M.Pd,  sekaligus sebagai Asisten Peneliti.

 

Terlihat saat coaching IPR dan IRT berlangsung, Kabid Penelitian maupun Asisten Peneliti memberikan penjelasan secara detail tentang sistem dan cara sukses dalam melakukan survei IPR dan IRT.

Sebelum Coaching Enumerator IPR dan IRT diakhiri oleh Moderator, Satgas FKPT Jateng, Ahmad Fatkhur Rohman, Kabid Penelitian FKPT Jawa Tengah Nanang Qosim menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada enumenator yang terlibat dalam kegiatan ini, serta berharap coaching ini menambah wawasan dan kesamaan persepsi mengenai tujuan yang dapat bermanfaat bagi bekal enumenator dalam pelaksanaan survei IPR dan IRT nantinya.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya kita untuk memahami lebih dalam kondisi riil terkait risiko terorisme dan potensi radikalisme di tengah masyarakat. Dengan data yang akurat dan komprehensif, kita dapat merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kabid Penelitian FKPT Jawa Tengah juga menekankan bahwa seperti yang kita ketahui bersama, tantangan dalam pencegahan terorisme semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, pendekatan yang kita lakukan juga  harus semakin canggih dan terintegrasi. pada tahun ini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah mengupayakan beberapa langkah strategis yang berfokus pada tiga pilar utama: public awareness, community resilience, dan public resilience.

“Kegiatan coaching enumerator ini adalah salah satu langkah nyata dalam mendukung ketiga pilar tersebut. Maka dengan dilatihnya para enumerator, kita berharap hasil survei yang didapatkan akan memberikan gambaran yang akurat dan menjadi dasar yang kuat bagi kita dalam merumuskan kebijakan dan strategi pencegahan yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Nanang Qosim yang juga menjadi Dosen Agama Islam di Kemenkes Poltekkes Semarang.

Ia mengingatkan agar sahabat-sahabat enum bisa memahami secara cermat terhadap penjelasan dan petunjuk survey, jika ada kendala di lapangan, maka secepatnya kita saling berkoordinasi sehingga problem yang muncul bisa cepat kita atasi. Kita akan terus berkoordinasi hingga giat survei ini selesai dan sukses dilaksanakan.

“Terimakasih rekan-rekan enumerator, penelitian ini menjadi ikhtiar kita bersama dalam menciptakan Indonesia yang damai, aman dan harmoni.  Mohon bantuannya untuk tetap menjaga kesehatan, semoga usaha yang kita lakukan ini bisa memberikan pengabdian serta kontribusi kita untuk bangsa dan NKRI,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara […]

  • Menuju Muktamar Damai: Menakar Peta Jalan Baru dan Paradigma Pembebasan NU ala AS Hikam

    Menuju Muktamar Damai: Menakar Peta Jalan Baru dan Paradigma Pembebasan NU ala AS Hikam

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.241
    • 0Komentar

    KUDUS — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2026, perhatian publik biasanya tertuju pada dinamika kepemimpinan organisasi. Siapa yang akan memimpin menjadi topik yang paling ramai diperbincangkan. Namun, di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, akhir pekan lalu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengarahkan pada percakapan ke arah yang lebih mendasar: […]

  • PCNU Pati Helat Pelatihan Dai Milenial

    PCNU Pati Helat Pelatihan Dai Milenial

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Dr. Jamal Makmur (paling kiri) menyampaikan materi dai milenial GEMBONG-Bertempat di PP Asmaul Husna Gembong Pati, Lembaga Dakwah PCNU Pati menggelar Pelatihan Dai Milenial yang dikuti lebih kurang 70 peserta dari perwakilan masing-masing kecamatan se-kabupaten Pati. Minggu, (16/08/2020) “Saya berharap semoga pelatihan ini dapat melahirkan dai-dai milenial yang profesional sehingga mampu mengisi ruang-ruang baik ruang […]

  • Lazisnu – Zawa Ipmafa Kembali Bekerjasama

    Lazisnu – Zawa Ipmafa Kembali Bekerjasama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Para petinggi Lazisnu Pati dan perwakilan Prodi Zakat dan Wakaf Ipmafa Pati sesaat setelah penyerahan mahasiswa PPL di kantor NU-Care Lazisnu Pati PATI – Sebagai upaya meningkatkan semangat filantropi di lingkungan NU, khususnya bagi anak muda, NU Care-LAZISNU Pati menjalin kerja sama dengan Institut Pesantren Matholiul Falah (IPMAFA). Duet ini dilakukan dalam bentuk program PPL […]

  • PCNU-PATI

    Sarbumusi Sebut Sejumlah Perusahaan Tak Bayar Penuh UMK

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Pati Husaini menyebut masih ada sejumlah perusahaan di Pati yang belum penuhi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) para buruh. Ia menyebutkan ada 5 hingga 10 perusahaan di Pati yang belum memenuhi tanggung jawab tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan secara detail nama perusahaan yang dimaksud. Pernyataan […]

  • PCNU-PATI

    Puasa Kok Rebahan?

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ketika ada rekan bertanya, puasa kok rebahan? Saya bilang, “ya orang rebahan itu banyak motif. Ada yang karena keshet (malas), sakit, atau sekadar istirahat melepas penat dan lelah”. Ya, beragam motif tersebut tentu banyak sekali perspektif kita sajikan agar kita tetap produktif di bulan Ramadan. Sebagai bagian dari Rukun Islam, puasa merupakan […]

expand_less