Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FKPT Jawa Tengah Sukses Gelar Coaching Enumerator IPR dan IRT

FKPT Jawa Tengah Sukses Gelar Coaching Enumerator IPR dan IRT

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

SEMARANG- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah baru-baru ini menggelar Coaching Enumerator Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Tahun 2024 secara virtual Zoom Meeting, yang diikuti sebanyak 57 peserta terdiri dari 27 enumerator IPR dan 30 enumerator IRT pada Jumat, 21/06/2024.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menjelaskan, bahwa berdasarkan persentase kasus terorisme pada tahun 2023 yaitu zero kasus, namun deteksi dini dan kewaspadaan harus ditingkatkan.

“Kita harus tetap waspada, lakukan upaya deteksi dini dan pemetaan. Sekalipun tahun 2023 zero kasus, pemikiran radikalisme akan tetap berkembang dan bisa menjadi bom waktu. Lebih-lebih pola dan strategi yang dipakai kelompok radikal senantiasa berubah dan berkembang dari waktu ke waktu. Meskipun dengan tujuan sama menciptakan teror dan kerusakan masyarakat. Melalui strategi proxy war untuk penyemaian intoleransi, memecah belah dan melemahkan persatuan NKRI”, ungkap Prof Syamsul.

Lebih lanjut, Prof Syamsul Ma’arif, M.Ag juga menyampaikan bahwa penelitian ini dirancang untuk mendeteksi pola radikalisme pada unit sample kabupaten  dan kota terpilih dalam skala nasional, sehingga enumerator dituntut untuk jeli, teliti dan detail dalam setiap proses pengumpulan data di lapangan.

“Penelitian ini berskala nasional dengan unit sampel di beberapa kabupaten kota terpilih. Maka, enumerator harus jeli, teliti dan detail dalam proses pengambilan data-data. Validitas data tergantung enumerator, maka memastikan terjun ke lapangan adalah suatu keharusan,” ujar Prof Syamsul yang juga menjadi Pengasuh Pesantren Riset Al-Khawarizmi Semarang.

“Enumerator harus bisa menjadi bagian kebudayaan masyarakat setempat dengan pendekatan “Living perspective”, yaitu dapat meleburkan diri dalam masyarakat. Sehingga dalam proses pengumpulan data harus sebisa mungkin terintegrasi dan menjadi bagian komunitas dan kebudayaan masyarakat. Senantiasa menjunjung tinggi etika dan sopan santun seperti dalam upaya penggalian data; bagaimana masyarakat menyelesaikan permasalahan berbasis kearifan lokal, dan potret digital masyarakat, semua itu harus dilakukan dengan etis, riang gembira dan professional,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, ia memberikan pesan kepada enumerator agar bersungguh-sungguh dalam menjalankan misi penelitian ini.

“Kalian adalah minal musthafa, atau orang terpilih yang diberikan tugas untuk menggali informasi seputar potensi radikalisme dan risiko terorisme, maka bertugaslah dengan baik. ”

“Karena kalian jugalah harapan masa depan Indonesia, generasi yang cerdas dan berbasis data,” pungkasnya.

Kegiatan coaching enumenator IPR dan IRT ini diisi oleh dua narasumber yaitu Kabid Penelitian FKPT Jawa Tengah, Nanang Qosim, S.Pd.I.,M.Pd, dan Sekretaris FKPT Jateng Ahmad Rouf, M.Pd,  sekaligus sebagai Asisten Peneliti.

 

Terlihat saat coaching IPR dan IRT berlangsung, Kabid Penelitian maupun Asisten Peneliti memberikan penjelasan secara detail tentang sistem dan cara sukses dalam melakukan survei IPR dan IRT.

Sebelum Coaching Enumerator IPR dan IRT diakhiri oleh Moderator, Satgas FKPT Jateng, Ahmad Fatkhur Rohman, Kabid Penelitian FKPT Jawa Tengah Nanang Qosim menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada enumenator yang terlibat dalam kegiatan ini, serta berharap coaching ini menambah wawasan dan kesamaan persepsi mengenai tujuan yang dapat bermanfaat bagi bekal enumenator dalam pelaksanaan survei IPR dan IRT nantinya.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya kita untuk memahami lebih dalam kondisi riil terkait risiko terorisme dan potensi radikalisme di tengah masyarakat. Dengan data yang akurat dan komprehensif, kita dapat merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kabid Penelitian FKPT Jawa Tengah juga menekankan bahwa seperti yang kita ketahui bersama, tantangan dalam pencegahan terorisme semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, pendekatan yang kita lakukan juga  harus semakin canggih dan terintegrasi. pada tahun ini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah mengupayakan beberapa langkah strategis yang berfokus pada tiga pilar utama: public awareness, community resilience, dan public resilience.

“Kegiatan coaching enumerator ini adalah salah satu langkah nyata dalam mendukung ketiga pilar tersebut. Maka dengan dilatihnya para enumerator, kita berharap hasil survei yang didapatkan akan memberikan gambaran yang akurat dan menjadi dasar yang kuat bagi kita dalam merumuskan kebijakan dan strategi pencegahan yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Nanang Qosim yang juga menjadi Dosen Agama Islam di Kemenkes Poltekkes Semarang.

Ia mengingatkan agar sahabat-sahabat enum bisa memahami secara cermat terhadap penjelasan dan petunjuk survey, jika ada kendala di lapangan, maka secepatnya kita saling berkoordinasi sehingga problem yang muncul bisa cepat kita atasi. Kita akan terus berkoordinasi hingga giat survei ini selesai dan sukses dilaksanakan.

“Terimakasih rekan-rekan enumerator, penelitian ini menjadi ikhtiar kita bersama dalam menciptakan Indonesia yang damai, aman dan harmoni.  Mohon bantuannya untuk tetap menjaga kesehatan, semoga usaha yang kita lakukan ini bisa memberikan pengabdian serta kontribusi kita untuk bangsa dan NKRI,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Diberi Santunan YPI Monumen Mujahidin Bageng

    Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Diberi Santunan YPI Monumen Mujahidin Bageng

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 73 anak Yatim dan Dhuafa diberi santunan oleh Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Kamis (28/9/2023). Kegiatan ini berlangsung di Aula/Pusat Kegiatan (Pusgia) setempat. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari serangkaian acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. dan Haul Masyayikh PIM Mujahidin tahun 1445 H/2023. Ketua […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Kecerdasan Sayyidina Hasan Ar-Ridho

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rofiq Dikisahkan bahwa Abu Hayyan merupakan seorang guru dalam Ilmu Nahwu.Pada suatu malam, Abu Hayyan bermimpi melihat Sayyidah Fatimah Az-Zahra memenggam tangan kedua putranya yang masih kecil, yaitu Sayyidina Hasan Ar-Ridho dan Sayyidina Husein Al-Murtadho. Kemudian Sayyidah Fatimah Az-Zahra berkata kepadanya : “ Wahai Abu Hayyan, Tolong ajarilah kedua putraku ini tentang […]

  • Gandeng IPNU-IPPNU, Irmas Baitun Nur Selenggarakan Sarasehan Literasi

    Gandeng IPNU-IPPNU, Irmas Baitun Nur Selenggarakan Sarasehan Literasi

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PATI-Literasi menjadi kebutuhan mendesak di era digital ini. Terlebih minimnya minat kaum milenials terhadap dunia literasi akhir-akhir ini menambah beban bagi kehidupan yang akan datang. Aguk Irawan, salah satu pemantik ketika memaparkan materi dalam Pelatihan Literasi yang digelar di Aula Islamic Centre Masjid Baitun Nur Pati. Dari satu fenomena ini, sudah selayaknya generasi muda mulai […]

  • PCNU PATI - Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Forum Rekanita Bergerak (FRB) menggandeng Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP) PC IPPNU Pati, Lembaga Komunikasi Perguruan Tinggi (LKPT), Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT IPPNU IPMAFA dan Pelajar NU Dukuhseti mengadakan Sosialisasi Edukasi mengenai Kesehatan Reproduksi dan Pelecehan Seksual pada Sabtu (23/4/2022), di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti.  Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk […]

  • PCNU-PATI

    Tetes Darah Perjuangan dalam Buku Laskar Ulama-Santri

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Salah satu aspek penting dari Nahdlatul Ulama yang wajib diketahui adalah sejarah perjuangan ulama-santrinya. Bukan sejarah arus utama yang kerap dibenturkan kepentingan kelompok tertentu; bukan pula yang ditulis para generasi nasionalis, yang menonjolkan figur utama sejarah sehingga detail sejarah dan tokoh-tokoh lain yang perannya sangat besar nihil disebutkan. Tulisan ini mencoba menerangkan sisi lain sejarah […]

  • PCNU-PATI Photo by Aliaksei Lepik

    Zakat sebagai Metode Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Salah satu masalah terbesar masyarakat Indonesia adalah tingginya angka kemiskinan. Sebagai sebuah masalah, maka kemiskinan perlu didefinisikan terlebih dahulu kemudian dicari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan bagaimana kemiskinan itu dapat diminimalisir. Boleh jadi kemiskinan itu terjadi karena kebodohan sehingga mayarakat tidak mengetahui masalah dan potensi dirinya. Selain masalah […]

expand_less