Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menu Berbuka yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Menu Berbuka yang Dianjurkan Rasulullah SAW

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
  • visibility 465
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda

Menu berbuka puasa yang dianjurkan Rasulullah SAW sangat sederhana dan harus kita sesuaikan dengan kondisi negara masing-masing. Selain perintah Nabi Muhammad, sebenarnya kita sendiri jika mengacu ilmu medis dan anjuran Islam, banyak sekali makanan sehat dan berkhasiat yang bisa dikonsumsi saat berpuasa. Sebab, jika memakan makanan haram dan tidak menyehatkan tentu selain merugikan kesehatan juga berdampak pada pahala bahkan membatalkan puasa.

Saat berpuasa, penting untuk memilih makanan yang memberi energi yang berkelanjutan serta menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Terdapat beberapa contoh makanan yang menyehatkan saat berpuasa. Pertama, buah-buahan. Dalam hal ini, buah-buahan segar mengandung banyak serat, vitamin, dan antioksidan yang penting untuk kesehatan. Buah-buahan seperti apel, jeruk, pisang, dan buah beri baik sebagai camilan sehat saat berbuka atau sahur. Buah-buahan juga bisa disesuaikan dengan kearifan lokal di daerah masing-masing. Kedua, sayuran. Sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, dan kale, mengandung serat tinggi dan nutrisi penting lainnya. Anda bisa menambahkan sayuran ke dalam hidangan utama atau sebagai camilan.

Ketiga, makanan yang mengandung protein tinggi. Sumber protein seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, dan kacang-kacangan membantu mempertahankan massa otot dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Keempat, produk susu rendah lemak. Produk susu rendah lemak seperti susu rendah lemak mengandung kalsium dan protein yang penting untuk kesehatan tulang dan otot. Kelima, air putih. Penting untuk tetap terhidrasi saat berpuasa. Pastikan untuk minum banyak air saat sahur dan berbuka. Keenam, tambahan suplemen. Kadang-kadang, terutama jika terjadi kekurangan nutrisi tertentu, suplemen dapat membantu memastikan kebutuhan harian terpenuhi. Namun, konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen. Ketujuh, biji-bijian utuh. Biji-bijian utuh seperti quinoa, beras merah, atau oatmeal kaya akan serat dan memberikan energi yang berkelanjutan. Mereka juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Pastikan untuk mencoba menjaga keseimbangan nutrisi dan hindari makanan yang tinggi gula tambahan, lemak trans, dan garam berlebih saat berbuka.

 

Menu Berbuka yang Dianjurkan Rasulullah

Rasulullah SAW dalam riwayat Abu Daud dan Tirmidzi berpesan kepada umatnya agar ketika berbuka puasa dengan memakan kurma, akan tetapi ketika tidak mendapatkannya dapat berbuka dengan air.

“Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud).

Sementara dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu:

كَانَ رَسُو لُ اللِّهِ صَلَّى اللَّهً عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَا تٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَم تَكُنْ حَسَا حَسَواتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya: “Nabi SAW berbuka puasa sebelum menunaikan solat Maghrib. Baginda berbuka dengan beberapa biji rutab (kurma basah). Jika tiada rutab, baginda berbuka dengan beberapa biji tamar (kurma kering). Meminum beberapa teguk air.”

Berangkat dari hadist tersebut jelas, Nabi Muhammad menyarankan kurma dan air putih. Namun dalam konteks Indonesia bisa dikiyaskan sesuai kondisi negara masing-masing. Berbuka puasa adalah momen yang sangat dinantikan bagi umat Islam setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Selain sebagai ibadah, berbuka juga merupakan kesempatan untuk memperkuat tali silaturahmi dan menikmati hidangan yang telah disiapkan. Rasulullah SAW memberikan petunjuk tentang makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, tetapi juga untuk mendapatkan berkah dan keberkahan dari Allah SWT.

Pertama, kurma dan air putih. Kurma adalah makanan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Rasulullah SAW biasanya memulai berbuka dengan memakan kurma segar. Kurma adalah sumber energi yang baik karena mengandung gula alami yang dapat langsung diserap oleh tubuh setelah berpuasa seharian. Selain itu, air putih adalah minuman terbaik untuk menghidrasi tubuh setelah berpuasa seharian.

Kedua, air Zamzam. Air Zamzam adalah air yang berasal dari sumur Zamzam di Mekkah yang dianggap memiliki berkah dan keistimewaan tersendiri. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa air Zamzam memiliki manfaat yang bervariasi, sehingga meminumnya saat berbuka puasa juga dianjurkan. Air Zamzam dipercaya memberikan kekuatan dan kesegaran bagi tubuh yang lelah setelah seharian berpuasa.

Ketiga, buah-buahan segar. Buah-buahan segar seperti semangka, melon, dan apel adalah pilihan makanan yang baik untuk berbuka puasa. Buah-buahan segar mengandung air, serat, dan antioksidan yang membantu menghidrasi tubuh, menjaga keseimbangan elektrolit, dan memulihkan energi setelah berpuasa. Rasulullah SAW juga sering memakan buah-buahan segar sebagai bagian dari menu berbukanya.

Keempat, makanan ringan dan sehat lainnya. Selain makanan yang telah disebutkan di atas, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk mengonsumsi makanan ringan dan sehat seperti kurma, madu, roti gandum, dan yogurt saat berbuka puasa. Makanan-makanan ini mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh dan membantu memulihkan energi setelah seharian berpuasa.

 

Kelima, sup sayuran. Setelah memulai berbuka dengan kurma dan air, Rasulullah SAW biasanya akan melanjutkan dengan makanan yang ringan dan sehat seperti sup sayuran. Sup sayuran mengandung banyak nutrisi penting seperti serat, vitamin, dan mineral yang diperlukan oleh tubuh setelah berpuasa seharian. Selain itu, sup sayuran juga membantu tubuh untuk kembali stabil dan mempersiapkan pencernaan untuk menerima makanan lainnya.

Berbuka puasa adalah momen yang istimewa bagi umat Islam, dan Rasulullah SAW memberikan petunjuk tentang makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka. Dengan mengikuti sunnah makanan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, kita tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, tetapi juga mendapatkan berkah dan keberkahan dari Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita berusaha untuk mengikuti sunnah dalam berbuka puasa dan memperoleh manfaat kesehatan dan spiritual dari makanan yang kita konsumsi.

 

Mengapa Harus Berbuka yang Sehat?

Puasa adalah praktik spiritual yang melibatkan menahan diri dari makanan dan minuman selama periode waktu tertentu, biasanya dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Berbuka puasa dengan makanan yang sehat memiliki beberapa alasan yang penting. Pertama, menghindari gangguan pencernaan. Setelah berpuasa, lambung dan sistem pencernaan dalam kondisi kosong. Mengonsumsi makanan berat, berlemak, atau tidak sehat dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, mulas, atau gangguan pencernaan lainnya. Makanan sehat cenderung lebih mudah dicerna dan tidak memberikan beban yang berat pada sistem pencernaan.

Kedua, mendukung keseimbangan energi. Makanan yang sehat cenderung memberikan energi yang stabil dan bertahan lama, dibandingkan dengan makanan cepat saji atau makanan olahan yang tinggi gula dan lemak jenuh. Ini membantu dalam menjaga keseimbangan energi selama periode puasa berikutnya. Ketiga, pentingnya Kesehatan. Puasa tidak hanya tentang menahan diri dari makanan, tetapi juga tentang meningkatkan kesadaran spiritual dan kesehatan secara keseluruhan. Dengan memilih makanan yang sehat untuk berbuka, seseorang juga memperkuat komitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan tubuhnya.

Keempat, kesempatan untuk memperbaiki kebiasaan makan. Puasa adalah kesempatan bagi seseorang untuk merefleksikan pola makan dan membuat perubahan yang lebih sehat. Berbuka dengan makanan sehat adalah bagian dari upaya ini untuk meningkatkan kualitas pola makan secara keseluruhan. Kelima, kesehatan tubuh. Setelah berpuasa, tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup untuk mengembalikan energi dan memulihkan kebutuhan nutrisi yang hilang selama puasa. Makanan sehat memberikan nutrisi yang penting untuk mendukung fungsi tubuh yang optimal.

Dengan memilih makanan yang sehat untuk berbuka, seseorang tidak hanya memberikan energi bagi tubuh mereka, tetapi juga menghormati nilai-nilai kesehatan dan spiritual yang mendasari praktik puasa. Semoga!

*Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., penulis lahir di Pati, 17 Juni. Saat ini menjadi dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023, Kabid Media, Hukum, dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah 2020-sekarang, aktif menjadi reviewer 18 jurnal internasional terindeks Scopus, reviewer 9 jurnal internasional, editor dan reviewer 25 jurnal nasional.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ni’am – Anisa, Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Tlogowungu

    Ni’am – Anisa, Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Tlogowungu

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Para pengurus baru PAC IPNU/IPPNU Tlogowungu beserta pengurus MWC, Fatayat, Muslimat dan PC IPNU/IPPNU Pati dalam acara Konferancab IPNU/IPPNU Tlogowungu. TLOGOWUNGU – PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tlogowungu sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang pertama. Acara tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (25-26/9), di SDN 02 Pangonan, Desa Gunungsari, Tlogowungu, Pati. Dalam konferensi tersebut Muhammad […]

  • Man in Black Leather Jacket and Black Knit Cap Sitting on Brown Wooden Chair

    Pembakaran Kemenyan saat Manaqiban

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Pada saat membaca “ manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani “ ada sebagian masyarakat yang mempunyai adat  membakar kemenyan disamping jam’iyah manaqib tersebut. Asap tersebut sebagai penghormatan kehadiran beliau . Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membakar kemenyan tersebut ? Jawaban : Boleh Referensi : Bulhoh at Thullab hal 53-54 2. Benarkah Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani hadir saat […]

  • PCNU PATI - Dari Jari; Cermin Diri. Photo by Laurenz Kleinheider on Unsplash.

    Dari Jari; Cermin Diri

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali. Nyaris ironis bukan? Dari detik […]

  • PCNU-PATI

    Kirab Budaya di Bakaran Wetan Berlangsung  Meriah

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kirab Budaya sebagai acara puncak Festival Batik Bakaran 2022 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, pada Minggu (30/10/2022) siang, berlangsung meriah.  Bahkan, seorang pelawak sekaligus aktor, Fevi Hermawan Hidayat Kelana, yang akrab disapa Kang Peppy bersama salah satu presenter tersohor tanah air Fanny Ghassani, turut memeriahkan kirab budaya […]

  • Bumi Cinta

    Bumi Cinta

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Bumi Cinta – Habiburahman El Shirazy atau biasa dipanggil dengan nama Kang Abik, merupakan salah satu penulis atau novelis asal Indonesia yang berhasil merilis buku-buku best seller, seperti novel berjudul Bumi Cinta. Beberapa karya lain milik Habiburahman El Shirazy bahkan tidak hanya dikenal di Indonesia, melainkan hingga Malaysia, Amerika Serikat, dan Australia. Salah satu karya best seller dari Kang […]

  • PCNU - PATI

    7 Teladan Mbah Dimyati Rais

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Membaca biografi KH. Dimyathi Rais yang baru saja wafat, ada beberapa teladan agung yang bisa dipetik. 1. Spirit thalabul ilmi Beliau adalah sosok pengelana pengetahuan yang haus ilmu. Pondok APIK, Lirboyo, Sarang, dan lain-lain menjadi destinasi keilmuan beliau. Dalam salah satu vidio youtube Beliau menjelaskan salah satu ulama hebat, yaitu Imam Syafii, sosok pengelana pengetahuan […]

expand_less