Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
  • visibility 350
  • comment 0 komentar
GEMBONG-Jalan Raya Pati Gembong Km. 13 Ngembes mengalami kemacetan. Hal ini dikarenakan ratusan orang turun ke jalan utama yang menghubungkan Pati, Gembong dan Muria tersebut. Beberapa kendaraan terpaksa berjalan pelan mengikuti alur masyarakat yang tumplek blek di jalan. Bahkan saking padatnya, beberapa personil kepolisian juga diterjunkan untuk mengatur lalu lintas.
Peserta takbir keliling mini Dukuh Ngembes, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati sedang menarik truk mainan penuh dekorasi sambil mengumandangkan takbir 
Kedatangan masyarakat Gembong dan sekitarnya tersebut adalah untuk menyaksikan arak-arakan takbir keliling mini. Seperti halnya takbir keliling dengan menggunakan truk pada saat Idul Fitri, takbir keliling mini juga menggunakan truk penuh hiasan dan dekorasi. Hanya saja truk yang digunakan adalah truk mainan yang ditarik oleh anak-anak di sekitar Dukuh Ngembes, Desa Gembong, Kecamatan Gembong. 
Sedikitnya lima puluh anak beserta ‘truknya’ mengikuti arak-arakan keliling kampung. Meskipun hanya menggunakan kendaraan mainan, namun animo anak-anak peserta takbir keliling mini ini begitu besar. Salah seorang peserta mengaku telah menyiapkan dekorasi untuk truk mainannya selama satu bulan. 
Beberapa miniatur bangunan, kendaraan hingga tokoh dan binatang dibuat begitu detil lengkap dengan lampu penerang bertenaga aki. Rata-rata, anak-anak membuat sendiri dekorasinya dengan minyisihkan uang saku sekolah. 
“Ini benar-benar mirip dengan takbir keliling betulan” ungkap Nadia, salah seorang warga yang baru pertama menyaksikan arak-arakan ini. 
Untuk menambah semangat peserta, panitia memberikan hadiah kejutan bagi para pemenang. Adapun aspek penilaiannya adalah dekorasi dan ketertiban peserta. Bukan hanya di Dukuh Ngembes, anak-anak di Dukuh Sentul, Gembong juga melakukan hal yang sama. 
“Di Sentul juga ada, dan sama-sama bikin macet. Tapi asyik dan lucu” ungkap warga lainnya.(karim/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Pati Bagikan Takjil Selama Bulan Ramadhan

    NU Pati Bagikan Takjil Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

      Ratusan takjil dibagikan kepada Pengguna jalan yang melintas di depan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati selama Ramadhan. Aksi sosial itu bagian dari program NU Peduli yang selama ini gencar menyentuh kalangan kurang beruntung. “Sebelum Ramadhan setiap Jumat kami membagikan nasi bungkus. Kami bagikan kepada warga kurang mampu yang sedang berada di pinggir […]

  • PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Kegiatan Rubrik yang diadakan oleh PAC IPPNU Margoyoso. Dalam agenda tersebut, mereka sukses melaunching Bundahara MARGOYOSO – PAC IPPNU Margoyoso mengadakan kegiatan RUBIK (Ruang Bincang Rekanita) dan Launching BUNDAHARA (Bersama Usung Dana Kohesivitas Rekanita), Ahad (13/2) lalu. Kegiatan dilakukan melalui jejaring digital, Gogle Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PR dan PK se-Kecamatan Margoyoso. Sementara […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Nasionalisme Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di tengah arus gerakan formalisasi syariat Islam pada era reformasi, Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal membuat ketetapan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk final dari sistem kebangsaan di negri ini. Hal ini, sebagaimana telah ditetapkan dalam Muktamar NU ke-31 di Boyolali dan Solo 2004 tentang tausyiah Muktamar di […]

  • Bersua di Dalam Tanah

    Bersua di Dalam Tanah

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Seorang sufi ternama, Maulana Jalaluddin Rumi, dalam satu syairnya berkata, “Jauh melebihi apa yang benar dan apa yang salah, tersebutlah sebentang tanah. Kita akan bersua di sana.” Syair yang pendek namun menghunjam ke dalam relung hati. Sebuah kritikan yang tajam dari seorang sufi tatkala menyaksikan hiruk-pikuk manusia yang diributkan oleh […]

  • PCNU-PATI

    Mengakhiri Ramadan dengan Husnul Khatimah

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan tahun ini sebentar lagi berakhir. Tinggal menunggu beberapa jam saja. Pertanyaannya, apakah kita tahun ini mengakhiri Ramadan dengan husnul khatimah? Ini bukan istilah untuk orang meninggal saja lo ya. Khusnul khotimah atau khusnul khatimah ini terdiri atas dua kata, yaitu “khusnul” dan “khatimah” yang berarti secara bahasa, meninggal dalam keadaan baik. […]

  • Ilustrasi Genghis Khan (dok. Artstation/@Thahn Tuan)

    Genghis Khan dan Rajawalinya

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gengis Khan, seorang raja bengis dan kejam dari Mongolia, mempunyai burung Rajawali. Suatu ketika burung Rajawalinya menumpahkan cawan yang berisi air yang hendak diminum Gengis Khan. Ketika cawan itu diisi kembali, pada saat itu pula Rajawali menumpahkannya. Gengis Khan kesal bukan main. Sekali lagi menumpahkan air yang hendak diminumnya, Rajawalinya […]

expand_less