Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rijalul Ansor Dorong Aparat Berantas Tempat Karaoke

Rijalul Ansor Dorong Aparat Berantas Tempat Karaoke

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
  • visibility 389
  • comment 0 komentar

 

img-20211101-wa0001-5762361
KH. Aniq Muhammadun (peci putih), Ro’is Syuriyah PCNU Pati sedang memimpin istighotsah yang diselenggarakan oleh MDS Rijalul Ansor Pati, Sabtu (30/10) malam

PATI-Dukungan dan motivasi kepada pemkab dan Forkopimda Pati untuk konsisten menindak tempat karaoke dan praktik prostitusi di Pati terus mengalir. Dukungan ditunjukkan melalui beragam bentuk, seperti istighosah yang berlangsung di gedung PCNU Pati, Sabtu (30/10) malam.

Istighosah yang digelar Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA) Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Pati dihadiri Rais Syuriyah PCNU KH Aniq Muhammadun dan 

Ketua Tanfidziyah PCNU Kiai Yusuf Hasyim. Selain itu, acara doa bersama tersebut juga dihadiri Kapolres Pati Christian Tobing, Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani. Adapun bupati Haryanto hadir secara virtual. 

“Istighosah untuk bermunajat kepada Allah agar Pati bermartabat. Semoga dengan adanya kami mengadakan istighosah tersebut dapat membantu sekaligus men-suport moril terhadap Forkopimda Pati,” ujar Ketua MDS Rijalul Ansor Pati Abdullah Syafiq Muadz. 

Untuk membatasi kerumunan, istighosah juga diikuti berbagai tokoh dan MDS Rijalul Ansor di semua level kecamatan secara daring (online). 

Pria yang akrab disapa Gus Syafiq ini mengapresiasi kerja keras pemkab dan aparat penegak hukum dalam menegakkan ketentuan yang berkait dengan tempat karoake. Penegakan Peraturan Daerah Pati Nomor 8 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan telah lama dilakukan aparat, tetapi selalu mendapat perlawanan.

“Aturan menyangkut tempat karaoke sebenarnya sudah digagas 12 tahun lalu. Di dalamnya ada peran ulama dan santri sehingga muncul perda. Sampai saat ini pun kami tetap mendukung dan memotivasi pemkab dan Forkopimda untuk menegakkan perda tersebut,” tandasnya. 

Dukungan itu diberikan, lanjut dia, lantaran banyaknya dampak buruk dari keberadaan tempat karoake. Terlebih saat ini masih pandemi Covid-19.   

Belakangan ini aparat gabungan Satpol PP dan Polres Pati kerap menggelar razia di tempat karaoke. Selain dianggap melanggar Perda karena keberadaan tempat karaoke berada dalam zona yang dilarang perda, penutupan dilakukan aparat dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.(iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Salah satu sesi pelatihan Public Speaking yang diadakan oleh Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Kadilangu, Trangkil TRANGKIL – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Kadilangu menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking di Aula Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum pada Jum’at (17/12). Kegiatan dimulai pada pukul 18.30 WIB.  Setidaknya ada 18 peserta dari anggota IPNU IPPNU Desa Kadilangu yang mengikuti agenda ini. […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Cinta Bertasbih 2

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Setiap kali fajar itu merekah ia rasakan nuansanya takpernah sama. Setiap kali merekah selalu ada semburat yangbaru. Ada keindahan baru. Keindahan yang berbeda darifajar hari-hari yang telah lalu. Rasanya tak ada sastrawanyang mampu mendetilkan keindahan panorama itu denganbahasa pena. Tak ada pelukis yang mampu melukiskankeindahan itu dalam kanvasnya. Tak ada! Keindahan itu bisadirasakan, dinikmati dan […]

  • PCNU - PATI Photo by Agung Raharja

    Menikah?

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Menikah? Ah, bukan hal baru di telinga Farhan. Sudah sejak lama Nyai Haniva–Mejedik-nya membahas hal itu, tapi tak pernah ditanggapinya dengan serius karena ingin fokus dulu mematangkan ilmu serta hapalan Alqur’an selama di Tarim. Namun, sepertinya kali ini ia tak bisa lagi menganggap itu hal sepele. Nyai Haniva sudah membuatnya berhenti berpetualang dan membahas perjodohan […]

  • ‎IGI Sleman Tegaskan Komitmen Transformasi Pendidikan sebagai KOP Kolaborator di Belajaraya 2026

    ‎IGI Sleman Tegaskan Komitmen Transformasi Pendidikan sebagai KOP Kolaborator di Belajaraya 2026

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.299
    • 0Komentar

    ‎ ‎ ‎Jakarta — Festival pendidikan terbesar di Indonesia, Belajaraya 2026, kembali menjadi ruang kolaborasi dan berbagi praktik baik bagi para pendidik di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Sabtu (2/5/2026). Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sleman turut mengambil peran strategis sebagai salah satu Komunitas Organisasi Pendidikan) (KOP) Kolaborator. […]

  • Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

    Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA Walisongo Kayen mengadakan pemilihan ketua, Kamis (27/10/2022). Kegiatan yang dilangsungkan di halaman Madrasah Aliyah Walisongo Kayen ini mengusung tema “Keraton Mawaska”. Acara dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Kepala MA Walisongo Kayen, Sunoto, M. Ag. Dalam kesempatan itu, Kepala Madrasah Sunoto menyampaikan bahwa selalu ada suka […]

  • Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Kurungan burung sumbangan Imam Muslih untuk warga terdampak corona PATI-Unik, begitu kata yang muncul pertama kali saat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati menerima kiriman tak lazim. Bingkisan tersebut berupa sebuah kurungan burung berukuran 30 cm × 50 cm. Benda tersebut merupakan pemberian dari seorang pengrajin kurungan burung asal Desa Ranggah Metaraman […]

expand_less