Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Emak-Emak Serbu Banyutowo

Ribuan Emak-Emak Serbu Banyutowo

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 558
  • comment 0 komentar
Antusiasme 1500 emak dari Muslimat NU dan  Fatayat NU Dukuhseti dalam mengikuti Istighotsah dan gema sholawat

 

DUKUHSETI – Ribuan kaum emak memadati Desa Banyutowo. Mereka berbondong-bondong untuk menghadiri acara istighotsah dan sholawat bareng pada Sabtu (19/3) kemarin. 

Ibu-ibu tersebut merupakan anggota Fatayat NU dan Muslimat NU se-Kecamatan Dukuhseti. Sedikitnya, 1500 orang yang mengikuti agenda tersebut. 

Selain gema sholawat, mereka juga mengadakan khataman al-Qur’an sebanyak 33 khataman bin nadhor dan 1 khataman bil ghaib. 

“Alhamdulillah berjalan lancar. Khatamannya dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi,” ungkap Nur Farida, ketua PAC Fatayat NU Dukuhseti. 

Habib Fuad bin Hasan al Aidrus yang hadir memimpin maulid tampak bersemangat di hadapan ibu-ibu. Atmosfir sukacita itupun menjalar ke semua peserta gema sholawat. 

Acara tersebut, lanjut Nur Farida, sengaja diadakan untuk menyambut Bulan Ramadhan tahun ini. Sebab, menurutnya, sudah beberapa tahun terakhir ini perayaan megengan (upacara perayaan menyambut Ramadhan-red) selalu sepi akibat corona. 

“Alhamdulillah mudah-mudahan kebersamaan ini bisa menumbuhkan semangat ibu-ibu di sini (Dukuhseti),” imbuh dia. 

Perkuat Kaum Ibu

Sementara itu, Nyai Hj. Faridatus Sa’adah, Ketua PAC Muslimat NU Dukuhseti mengungkapkan bahwa, 1500-an ibu-ibu Nahdliyyin yang hadir tersebut menjadi bukti gigihnya kaum wanita dalam berjuang di NU. 

Ia juga menegaskan bahwa peran wanita dalam NU sangat besar. Namun, wanita memang selalu berkontribusi di ‘belakang’ sehingga perannya sering kali tidak nampak. 

“Kita memotivasi sahabat-sahabat Muslimat dan Fatayat agar tetap berjuang,” tegas Nyai Farida. 

Salah satu cara ia dalam menumbuhkan semangat anggotanya adalah dengan menegaskan bahwa peranan wanita dalam NU sangat penting. Tanpa adanya para pemudi Fatayat NU dan ibu-ibu Muslimat NU, maka program-program NU pula akan terhambat. 

Ia menyebut sosialisasi program-program NU banyak disalurkan melalui forum jama’ah tahlil dan yasin ibu-ibu. Selain itu, Koin NU juga banyak terdistribusikan melalui ibu-ibu. 

“Harapan saya agar Muslimat dan Fatayat menyadari betapa strategisnya posisi mereka sehingga semangat dalam berjuang di NU ini semakin kuat dan kuat,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso.  K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan […]

  • Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Seminar Konferensi Internasional bertajuk “Multiculturalism and Religious Moderation: The Perspective of Islamic Studies in Indonesia and Malaysia”, yang digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025 di UniSHAMS, Malaysia. Sedangkan tema yang dibawakan UniSHAMS adalah "Pengajian Islam di Nusantara: Cabaran dan Harapan" yang menjadi tindaklanjut konkret pelaksanaan MoU tersebut. MoU ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian program Pancadharma Internasional INISNU Temanggung yang diselenggarakan di tiga negara: Singapura, Malaysia, dan Thailand. Rektor INISNU Temanggung, Dr. Muh. Baehaqi, M.M., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jaringan kerja sama global, khususnya dalam pengembangan studi Islam yang moderat dan berbasis pada nilai-nilai multikulturalisme. Konferensi yang mengiringi momen MoU ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Mukhamad Hadi Musolin Subagio, Dekan Kulliyyah Usuluddin, Sains Al-Qur’an & Bahasa Arab UniSHAMS Malaysia, serta Dr. Eny Rahmawati, M.Pd., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung, sebagai pembicara utama. Selain itu, sejumlah dosen dan mahasiswa Magister INISNU Temanggung juga turut menjadi presenter, antara lain Dr. Fatmawati Sungkawaningrum, M.S.I. (Dosen Magister Hukum Keluarga Islam INISNU Temanggung), Khailani Khumairoh, Laila Salma, Muhamad Wahid Afiudin dan Agus Akhmat Yani (Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung). Ketua Panitia Pancadharma Internasional, Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya simbolik, melainkan akan ditindaklanjuti dengan program nyata seperti pertukaran pelajar, joint research, dan publikasi ilmiah bersama. “Melalui MoU ini, kami ingin membangun kolaborasi berkelanjutan dengan UniSHAMS, sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi cendekiawan Muslim yang moderat dan mampu bersaing di level global,” ujarnya. Dekan Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language (KUBRA), Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia Prof Madya Hadi Musolin Subagio mengatakan bahwa Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia adalah kampus hak milik pemerintah Provinsi Kedah, Malaysia. "Sejarahnya, pada tahun 1994 mengadaman kerjasama dengan Universitas Al Azhar. Salah satu programnya dulu adalah belajar 3 tahun di Malaysia dan 1 tahun di Mesir," jelasnya. Profesor asal Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia itu menambahkan bahwa pengembangan UniSHAMS 80 persen meminjam dari Al-Azhar, dan sampai saat ini ada 30 persen dosen masih native bahasa Arab Mesir. Selain penandatanganan MoU, seminar konferensi internasional, kegiatan di sana juga dilakukan visiting class antara dosen dan mahasiswa. "Silakan nanti masuk kelas untuk bertukar ilmu dan pengalaman," lanjutnya. Pihaknya juga menambahkan bahwa di UniSHAMS ada lima fakultas dari diploma sampai doktoral. Naib Canselor Pembangunan, Penyelidikan dan Inovasi UniSHAMS Malaysia Prof. Dr. Ahmad Rozelan Bin Yunus menyambut baik kedatangan enam perguruan tinggi dari Indonesia tersebut, yaitu INISNU Temanggung, IAI An Nawawi Purworejo, STAINU Purworejo, STAI Al Anwar Sarang, STAI Al Kamal Sarang, dan Ma'had Aly KH. Maemun Zubair Sarang. "Di sini, rata-rata yang datang adalah kampus yang fokus pada pengkajian Islam, nanti ke depan bisa bekerja sama dari urusan akademik, penyelidikan karena hampir semua yang datang di sini serumpun dengan pengkajian Islam," katanya. Prof Rozelan juga mengatakan bahwa singkatan KUBRA adalah Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language. "Karena namanya panjang disingkat KUBRA," tegas dia. Penandatanganan MoU itu dilakukan di sela-sela Seminar Konferensi Internasional berpusat di Perpustakaan UniSHAMS. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama serta sejumlah perguruan tinggi mitra, sebagai wujud sinergi dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan […]

  • Ngaji Budaya Lesbumi Pati: Meneladani Akhlak Nabi, Merawat Tradisi

    Ngaji Budaya Lesbumi Pati: Meneladani Akhlak Nabi, Merawat Tradisi

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.373
    • 0Komentar

      Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Pati berkolaborasi dengan Jama’ah Langgar Makam Mbah Wiro Padi Pasucen menggelar Ngaji Budaya bertajuk “Meneladani Akhlak Nabi, Merawat Budaya”. Kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu berlangsung di halaman Langgar Makam Mbah Wiro Padi, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Sabtu (30/8/2026). Sejumlah […]

  • Ketua Himasal Puji PCNU dan Pemkab. Pati

    Ketua Himasal Puji PCNU dan Pemkab. Pati

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    PATI-Rentetan persiapan santri lirboyo untuk kembali ke pesantren meneruskan tholabul ilmi sudah dilaksanakan. Dimulai dari koordinasi seluruh santri lirboyo di kabupaten Pati dan orang tua wali santri, diakhiri dengan perjalanan yang menyenangkan dan menggembirakan. Persiapan keberangkatan santri Lirboyo asal Pati  Pemberangkatan yang dimulai dari Asrama Haji Pati ini sangat meriah, Hadir dalam acara ini unsur […]

  • Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Penyerahan paket sembako oleh Gusdurian Peduli dan NU Peduli Kemanusiaan kepada salah satu Warga Kecamatan Tlogowungu yang sedang melakukan Isoman didampingi Camat, Danramil dan Polsek Tlogowungu.   PATI-Salah satu karakter bangsa Indonesia, adalah kuatnya budaya gotong royong. Budaya inilah yang menjadi pilar kokohnya bangsa dunia termasuk Indonesia hingga sekarang. Gotong royong dalam rangka penanganan Covid – […]

  • MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

                         Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Dalam kaitan ini, NU memiliki dua tanggung jawab, yaitu tanggung jawab keagamaan, untuk melestarikan dan membumisasikan Islam paham Aswaja, dan tanggung jawab sosial, untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. Dua tanggung jawab tersebut terejawantahkan dalam ranah pendidikan, ekonomi, kesehatan dan budaya, yang menjadi fokus gerakan dan […]

expand_less