Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
img-20211030-wa0035-4042821
Ratusan santri Salafiyah Kajen sedang berdoa dihadapan makam ketua umum Pagar Nusa Pati, K. Sumani.

MARGOYOSO – Duka Pengurus Cabang Pagar Nusa Pati masih tersisa. Kepergian K. Sumani Al Muh Taufiqurrahman, (ketua umum) beberapa waktu lalu masih menyisakan luka bagi para kader Pagar Nusa. 

Jumat (29/10) lalu, Pagar Nusa Rayon Salafiyah Kajen berziarah ke makam ketua umum di Komplek Pemakaman Purworejo, Margoyoso, Pati. 

Sedikitnya 250 pendekar Pagar Nusa dari Salafiyah, Kajen memadati lokasi tersebut untuk mendoakan mendiang K. Sumani. Didampingi ketua PAC Pagar Nusa Margoyoso, Suhardi dan Ketua Ranting NU Purworejo, Triyo Purwanto, mereka tampak khidmat dalam memanjatkan doa dan kalimah-kalimah tahlil. 

Kegiatan tersebut, menurut Suhardi merupakan cara untuk memperingati tujuh hari meninggalnya K. Sumani. Ia menambahkan, kegiatan ini pula bukti kecintaan para kader muda Pagar Nusa terhadap sesepuh Pagar Nusa. 

Baru Dilantik

Duka kian mendalam mengingat pasa jabatan K. Sumabi yang baru seumur jagung. Seperti dikabarkan oleh pcnupati.or.id sebelumnya, pelantikan PC Pagar Nusa Pati baru saja dilangsungkan pada Ahad (10/10) lalu di Ponpes Riyadlus Sholihin, Trangkil. 

Suhardi menambahkan, bahwa pengangkatan K. Sumani sebagai Ketua Cabang Pagar Nusa Pati menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Margoyoso. Namun, Lanjut Suhardi, takdir berkehendak lain. 

“Allah lebih sayang beliau dari pada sayangnya kami ke beliau,” tuturnya. 

Hal ini tentu sedikit banyak menjadi peristiwa menohok bagi PC Pagar Nusa Pati. Ditemui di tempat lain,  pengurus PC Pagar Nusa Pati, Andif Prasetyo mengaku sangat kehilangan. Menurutnya, Pagar Nusa akan sangat kesulitan menemukan kader dengan kapasitas sama dengan K. Sumani. 

“Kami semua sangat kehilangan tentunya. Dan  pasti akan sangat sulit menemukan sosok sehebat beliau. Jangankan menemukan. Mencari saja kesulitan,” ungkap dia.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takjil, Pencitraan, dan Tren Konten Kreator

    Takjil, Pencitraan, dan Tren Konten Kreator

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tren pencitraan, sekadar membuat konten telah menjamur di masyarakat kita. Saking jengkelnya ketika ada orang melakukan apapun “halah itu cuma konten”. Apatisme inilah yang harus diperhatikan di bulan Ramadan. Sebab, Ramadan seharusnya membawa berkah dan semangat untuk meningkatkan ibadah. Namun, di era media sosial ini, Ramadan juga menjadi panggung bagi berbagai fenomena, […]

  • LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    LTNNU Pati Salurkan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.594
    • 0Komentar

      ​Pcnupati or.id – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pati menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Pati Kota, Selasa (27/1/2026). Aksi sosial ini digelar dalam rangka menyongsong Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama yang jatuh pada 31 Januari mendatang. ​Ketua LTNNU Pati, Angga Saputra, menjelaskan […]

  • Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur merupakan seorang kiayi sekaligus intelektual kontemporer yang pemikirannya sering menimbulkan kontroversi dan tak jarang disalah pahami sebagian kalangan. Padahal jika dikaji secara mendalam, kerangka pemikiran Gus Dur yang kritis dan komprehensif dalam memandang realitas agama, sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan kenegaraan tak lepas dari argumen-argumen dan kaidah […]

  • Semarak Hari Santri, RMI PCNU Pati Gelar MHQ dan MQK

    Semarak Hari Santri, RMI PCNU Pati Gelar MHQ dan MQK

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2025, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Pati menyelenggarakan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) dan Musabaqoh Qiraatul Kutub (MQK). Kegiatan berlangsung di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA), pada Ahad (19/10/2025). Legiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghoffar […]

  • Takmir dan Irmas Masjid Jami’ Baitussalam Desa Godo Gelar Reorganisasi Pengurus

    Takmir dan Irmas Masjid Jami’ Baitussalam Desa Godo Gelar Reorganisasi Pengurus

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    WINONG, Setelah Sholat Selesai, Pengurus Takmir dan IRMAS Masjid Jami’ Baitussalam Desa Godo Kecamatan Winong Meggelar Musyawarah untuk memilih pengurus baru periode 2019-2024 yang dihadiri oleh pemerintah desa dan perangkat serta seluruh jamaah dan tokoh masyarakat, pemuda, pengurus musholla se-Desa Godo. Dalam sambutannya, Suwondo, kepala Desa Godo menyampaikan bahwa sekarang ini takmir masjid dan musholla […]

  • PCNU-PATI

    NU Dalam Membangun Cita-Cita Keadaban Bangsa

    • calendar_month Sab, 7 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dewasa ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan dengan persoalan yang pelik, mulai dari tingginya angka kemiskinan, maraknya praktik korupsi, suap, dan konflik antar agama. Problematika ini tentunya melapukkan proses keadaban bangsa kita, terutama para pemangku kebijakan serta semua elemen masyarakatuntuk tergerak dalam membangun kesadaran yang berlandaskan pada moralitas bangsa, dan bukan berdasarkan pada […]

expand_less