Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
img-20211030-wa0035-4042821
Ratusan santri Salafiyah Kajen sedang berdoa dihadapan makam ketua umum Pagar Nusa Pati, K. Sumani.

MARGOYOSO – Duka Pengurus Cabang Pagar Nusa Pati masih tersisa. Kepergian K. Sumani Al Muh Taufiqurrahman, (ketua umum) beberapa waktu lalu masih menyisakan luka bagi para kader Pagar Nusa. 

Jumat (29/10) lalu, Pagar Nusa Rayon Salafiyah Kajen berziarah ke makam ketua umum di Komplek Pemakaman Purworejo, Margoyoso, Pati. 

Sedikitnya 250 pendekar Pagar Nusa dari Salafiyah, Kajen memadati lokasi tersebut untuk mendoakan mendiang K. Sumani. Didampingi ketua PAC Pagar Nusa Margoyoso, Suhardi dan Ketua Ranting NU Purworejo, Triyo Purwanto, mereka tampak khidmat dalam memanjatkan doa dan kalimah-kalimah tahlil. 

Kegiatan tersebut, menurut Suhardi merupakan cara untuk memperingati tujuh hari meninggalnya K. Sumani. Ia menambahkan, kegiatan ini pula bukti kecintaan para kader muda Pagar Nusa terhadap sesepuh Pagar Nusa. 

Baru Dilantik

Duka kian mendalam mengingat pasa jabatan K. Sumabi yang baru seumur jagung. Seperti dikabarkan oleh pcnupati.or.id sebelumnya, pelantikan PC Pagar Nusa Pati baru saja dilangsungkan pada Ahad (10/10) lalu di Ponpes Riyadlus Sholihin, Trangkil. 

Suhardi menambahkan, bahwa pengangkatan K. Sumani sebagai Ketua Cabang Pagar Nusa Pati menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Margoyoso. Namun, Lanjut Suhardi, takdir berkehendak lain. 

“Allah lebih sayang beliau dari pada sayangnya kami ke beliau,” tuturnya. 

Hal ini tentu sedikit banyak menjadi peristiwa menohok bagi PC Pagar Nusa Pati. Ditemui di tempat lain,  pengurus PC Pagar Nusa Pati, Andif Prasetyo mengaku sangat kehilangan. Menurutnya, Pagar Nusa akan sangat kesulitan menemukan kader dengan kapasitas sama dengan K. Sumani. 

“Kami semua sangat kehilangan tentunya. Dan  pasti akan sangat sulit menemukan sosok sehebat beliau. Jangankan menemukan. Mencari saja kesulitan,” ungkap dia.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Menjadi Guru untuk Diri Sendiri, Syukur-syukur Orang Lain

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dulu, saya sering resah saat memberi ceramah, entah itu bentuknya khutbah jumat, idul fitri, idul adha, maupun kultum. Resah karena merasa tidak pantas menceramahi orang, sedang diri sendiri masih belangsakan. Tapi setelah mendapat nasihat dari dua orang guru, perasaan itu menjadi hilang. Guru pertama mengatakan bahwa penceramah sama halnya profesi […]

  • GP Ansor Gagas Agenda-Agenda Besar

    GP Ansor Gagas Agenda-Agenda Besar

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Senin (2/9). Ada beberapa agenda yang dibahas dalam rakor tersebut. Diantaranya adalah koordinasi Selametan Bumi Pesantenan, Pembaretan seribu Banser, istighotsah kubro dan khotmil qur’an bil ghoib sebanyak seratus khataman. “Banyak program kerja yang harus kita selesaikan. Ada proker jangka pendek dan jangka panjang. Dan […]

  • Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

    Viral! Soal Ulangan Madin Mencatut NU, NU Pati : Tetaplah Bijak

    • calendar_month Rab, 8 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Soal ulangan yang sedang menjadi perbincangan warga NU yang diunggah oleh akun Facebook Generasi muda NU KARAWANG – Baru-baru ini, kabar kurang menyenangkan kembali menguak di sosial media. Akun Facebook Generasi muda NU mengunggah foto berisi soal ulangan yang disinyalir menyudutkan NU Rabu (8/12) siang. Dalam soal pilihan ganda tersebut, tertera uraian soal sebagai berikut […]

  • Sempat Hina Koin NU, Kadus Botok Winong Akhirnya Minta Maaf

    Sempat Hina Koin NU, Kadus Botok Winong Akhirnya Minta Maaf

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    PATI-Seorang perangkat desa di Kecamatan Winong nyaris dipolisikan lantaran dianggap menghina Nahdlatul Ulama (NU). Itu buntut dari postingannya di media sosial facebook tentang Koin NU.Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Winong Sabar Halim mengemukakan, pria yang menjabat sebagai Kadus Botok, Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong sempat mengunggah foto kaleng Koin NU dengan narasi yang cenderung […]

  • Meriahkan Kirab Santri, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Lomba Kreasi Pelajar

    Meriahkan Kirab Santri, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Lomba Kreasi Pelajar

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id.- Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengadakan Apel dan Kirab pada Sabtu (22/10/2022). Untuk menambah gairah semangat dalam mengikuti kirab, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama +(IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati mengadakan Lomba Kreasi Pelajar. Peserta berasal dari Pimpinan Anak Cabang […]

  • Photo by Valentin Lacoste

    Merajut Kerukunan Masyarakat Melalui Solidaritas

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Kemajemukan bangsa di Indonesia merupakan sebuah keniscayaan yang berbeda-beda antara agama, ras, suku, etnik, etnis, budaya, dan adat-istiadat. Itu semuanya merupakan gambaran masyarakat Indonesia. Dan tentunya perlu diantisipasi dan diwadahi biar tidak terjadi konflik antar perbedaan agama, ras, dan suku. Karena agama merupakan keyakinan dari masing-masing pemeluknya, sehingga agama sebagai sistem […]

expand_less