Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Jan 2022
  • visibility 291
  • comment 0 komentar
Potongan video di akun TikTok @auniazulfa. (Sumber : tribunnews.com)

GEMBONG – Baru-baru ini, dunia maya kembali digegerkan oleh kemunculan seorang gadis yang mengaku baru boleh bermain keluar bersama-sama temannya setelah selesai setoran hafalan al Qur’an kepada ibunya. 

Kisah tersebut disebarkan lewat media sosial TikTok oleh pemilik akun @auniazulfa. Melalui video yang telah ditonton lebih dari 4 juta pasang mata tersebut, gadis bernama asli Aunia Zulfa tersebut menceritakan kisahnya bahwa dirinya baru boleh bermain keluar rumah setelah muroja’ah (mengulang hafalan-red) kepada ibunya yang bernama Maria Ulfah. 

Selain itu, melalui akun TikTok-nya, Aunia, juga mengunggah video yang memperliharkan dirinya sedang menyetor hafalan kepada ibunya. Uniknya, hal ini dilakukan di sela-sela waktu bermainnya. 

Sontak, unggahan tersebut banjir respon dari netizen. Kebanyakan dari pengguna TikTok mengapresiasi positif kegiatan ini. Dilansir dari tribunnews.com, gadis viral berusia 23 tahun merupakan santri Ponpes Yanbu’ul Qur’an dan telah hafal 30 juz al Qur’an pada 2020 lalu. 

Putri Ketua Muslimat

Portal Tribun News juga menyebut bahwa gadis manis tersebut merupakan putri daerah Kabupaten Pati. Namun, tidak disebutkan secara rinci darimana ia berasal. 

Belakangan diketahui, bahwa Aunia merupakan putri bungsu dari Ketua PAC Muslimat NU Gembong, Maria Ulfah. Sang Ibu, bahkan tidak menyangka cerita iseng anaknya akan menjadi viral. 

“Saya tau dia mengunggah video itu, tapi tidak menyangka akan se viral ini,” tutur dia. 

Dirinya menambahkan bahwa bahwa apa yang sedang diraih anaknya saat ini bukanlah tujuan utama. Buk Ul, Sapaan Akrabnya, mengaku hanya ingin putra-putrinya bermanfaat. 

“Harapan saya semoga anak-anak saya menjadi generasi yang bermanfaat. Kalau lewat sosial media seperti TikTok dia bisa menginspirasi dan membawa manfaat ke banyak orang, ya itu cuma wasilah (perantara) saja,” terangnya.

Rasa Takut

Tak seperti kebanyakan orang yang menginginkan dirinya viral lewat berbagai macam cara, Aunia malah sebaliknya. Dirinya mengaku sedikit cemas dengan video viralnya. 

“Bukan apa-apa, tapi jujur, saya takut terkena penyakit hati, entah jadi sombong, lah, atau riya, pamer, lah. Saya khawatirnya di situ,” jelas Aunia. 

Namun di sisi lain, ia juga mengaku cukup senang, melihat komentar positif netizen. Baginya, itu semua merupakan support, bukan hanya untuk dirinya, tapi juga para penghafal al qur’an lainnya serta bagi para pemgguna sosial media, khususnya TikTok. 

“Respon positif dari netizen artinya masih banyak orang baik di TikTok. Kita bisa berdakwah lewat mana saja, kan?,” katanya sambil berkelakar. 

Disamping itu, menurut Aunia, dengan muroja’ah kepada ibunya setiap hari, ia juga bisa menjaga hafalan. Bahkan menurutnya, kapada ibunya, ia merasa nyaman menyetor hafalan.

“Andaikan ibu nggak ketat seperti itu, pasti saya banyak berleha-leha,” tandas dia.(karim/ltn) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Sebanyak 65 paket Sembako berhasil didistribusikan kepada kaum dhuafa. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu program Pengurus Ranting NU Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti. Kegiatan yang digalang bersama dengan Lazisnu dan beberapa Banom NU itu dilaksanakan pada Selasa (12/4) kemarin. Tujuannya, tak lain adalah untuk menyambung silaturrahim antara ulama dan ummat. “Selain itu juga […]

  • Puisi-Puisi Juita Intifada

    Puisi-Puisi Juita Intifada

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

      Sabtu Malam Sabtu Malam Minggu kabarmu yang lama ku tunggu tiba bertamu “bagaimana kau tahu?” sedang indomini membisu tersisa aku memeluk rindu   Sore di Tepian Rindu sore di hari minggu satu satu bergegas melaju menyusur tepian rindu dua dua menunggu aku merayu   “kemari, sama-sama mencebur” mereka tersenyum sedang rasaku makin larut dimana […]

  • Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

    Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Semarang – Ketua Umum Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama PBNU Kak H. Mujiburrohman menegaskan bahwa berkhidmah menjadi pengurus di Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU adalah keberkahan. “Berkhidmah di Pandu Ma’arif adalah berkah, keberkahan mengikuti para kiai Nahdlatul Ulama,” bebernya dalam penutupan Musyawarah Daerah (Musda) II Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU PWNU Jawa […]

  • Hewan Pun Berpuasa

    Hewan Pun Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Jika definisi puasa sekadar tidak makan dan tidak minum, maka saya menyebut hewan pun berpuasa: sapi, kerbau, ayam, bebek, semua berpuasa meski durasinya tidak seperti manusia. Ini juga dipertegas oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menulis buku Tuhan Pun “Berpuasa” (1997). Jika Tuhan saja berpuasa, masak hewan ya ora puasa? Puasa […]

  • Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma'arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma’arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Semarang – Model pengembangan pendidikan madrasah inklusi atau pendidikan inklusi yang diterapkan Kementerian Agama RI merupakan hasil dari adopsi dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah salahsatunya. “Pengembangan modul madrasah inklusif di Kementerian Agama salah satunya lahir dari modul yang dikembangkan oleh LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Lahirnya Forum Pendidik Madrasah Inklusif […]

  • PCNU-PATI

    Membentuk Pendidikan Karakter Ala Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 18 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pendidikan selama ini yang kita pahami merupakan sebuah cara untuk mengarahkan pada kognitif dan psikomotorik anak dengan tujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Karena sesuai dengan undang-undang pendidikan nasional dijelaskan, bahwa pendidikan dilakukan secara demokratis, berkeadilan, dan tidak deskriminasi dengan menjunjung tinggi nilai keagaman, nilai budaya, dan keseragaman bangsa. Selain itu juga, […]

expand_less