Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong berlangsung hari ini, Rabu (25/9) siang di Lapangan Joko Tingkir, Sentul. Dalam agenda tersebut, dihadiri langsung oleh Gus Muwaffiq untuk mengisi mauidloh hadanah.

Sebanyak 39 orang yang terdiri dari ro’is syuriyah, ketua dan sekretaris dari 13 ranting bersumpah setia kepada NU dan NKRI. Baiat ini dipimpin langsung oleh ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim dan disaksikan oleh ribuan pasang mata yang hadir.

Proses pelantikan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Gembong yang dipimpin oleh Ketua PC NU Pati, K. Yusuf Hasyim 

K. Sholikhi, ketua tanfidziyah MWC NU Gembong, menyatakan bahwa kegiatan ini terselenggara atas kegigihan NU Gembong beserta lembaga-lembaga, Banom serta masyarakat di lingkungan Kecamatan Gembong. Atas dasar inilah, K. Sholikhin tak henti-henti berterimakasih kepada orang-orang yang telah berperan dalam kelancaran agenda ini. Selain itu, kiai yang juga aktifis lingkungan ini juga berterimakasih kepada BBWS Jawa Tengah yang telah meminjamkan lokasi yang berada di wilayah sabuk hijau Waduk Seloromo, Gembong.

Ia juga memaparkan beberapa program kerja MWC-NU Gembong kepada masyarakat dan para pengurus ranting. Hal ini tidak lain adalah untuk menyatukan warga NU melalui program-progran yang telah terperinci. Salah aatu program andalan MWC NU Gembong adalah memperkokoh akidah aswaja an anahdliyah dan mobilisasi dana NU bagi warga nahdliyin.

Sebelum mauidloh hasanah oleh Gus Muwaffiq, PCNU Pati melalui K. Yusauf Hasyim juga memberikan wejangan kepada pengurus Ranting NU yang baru saja ia lantik. Satu hal yang menjadi penekanan K. Yusuf adalah mengenai khidmah kepada Ummah dan nasionalisme.

“NU organisasi besar. Namun nama tinggal nama jika jama’ahnya tidak mau diatur dan jam’iyyahnya tidak ada kesolidan dalam berkhidmah” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, acara ini masih berlangsung. Panitia berharap, jama’ah tidak hanya hadir siang ini, namun juga malam nanti. Sebab, Rabu (25/9) malam nanti masih ada acara burdah bersama jama’ah Al Asyiq bersama KH. Ali Chumaidi.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah seorang demonstran berorasi di depan Kantor Bupati, Pati. Sebelumnya, mereka juga berunjuk rasa di depan Kantor DPRD

    PMII Cabang Pati Demo di Kantor DPRD, Ini Tuntutannya

    • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PATI-  Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pati lakukan aksi demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (11/4). Para mahasiswa mulai datang sekira pukul 10.00 WIB dengan membentangkan berbagai poster bertuliskan bentuk protes terhadap kenaikan harga-harga. Mulanya, puluhan mahasiswa tersebut ditemui oleh Wakil Ketua II DPRD […]

  • Membumikan Green Ramadan

    Membumikan Green Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kemarin, saya menulis Ramadan Ramah Lingkungan. Tulisan ini sebenarnya lanjutan dari ide pokoknya. Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam berpuasa sebagai bentuk ibadah, refleksi diri, dan peningkatan spiritualitas harus diwujudkan serratus persen. Namun, di balik ibadah yang mulia, ada tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu bagaimana menjaga keseimbangan […]

  • MWCNU Wedarijaksa Gelar Pelatihan Pengelolaan Masjid

    MWCNU Wedarijaksa Gelar Pelatihan Pengelolaan Masjid

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa, Minggu (22/9) pagi memenuhi ruangan gedung NU yang baru selesai di renovasi. Gebrakan baru mulai digencarkan pengurus MWC NU Wedarijaksa dengan mengadakan acara Pelatihan Muharrik masjid, khatib dan pengelolaan ZIS (Zakat, Infaq dan Shodaqoh). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh khatib di masing-masing masjid se-kecamatan Wedarijaksa. Diikuti pula […]

  • Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Pati.  Dalam memeriyahkan Hari Santri Nasional Kampus IPMAFA mengadakan bedah buku Biografi Intelektual KH MA Sahal Mahfudh, di Auditorium IPMAFA Pati, Sabtu, 21 Oktober 2017 dalam rangka ikut memeriahkan Hari Santri Nasional 2017. “Tantangan santri sekarang dan di masa depan sangat kompleks, lebih berat dari zaman sekarang. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang meluluhlantakan batas […]

  • Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(Lakpesdam) NU Pati telah meluncurkan Jurnal Khittahnya edisi II. Jurnal yang terbit satu tahun dua kali secara berkala pada edisi kali ini mengangkat Wiraswasta Strategi Kemandirian NU, melalui tema tersebut dengan harapan warga Nahdliyin akan bermandiri dalam hal ekonomi. “Untuk sementara ini Lakpesdam konsentrasi dalam kajian dan penelitian, sedangkan […]

  • PCNU-PATI

    Pengentasan Kemiskinan Melalui Fikih Sosial Kiai Sahal

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Islam adalah agama sempurna yang membawa perubahan besar dalam hidup. Perubahan yang dilakukan tidak hanya persoalan teologis (tauhid) tapi juga sosial (ijtima’iyah). Kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, keterpurukan, dan kezaliman merupakan musuh utama Islam yang harus diberantas. Namun sayang, banyak umat Islam yang terjebak dalam pengertian agama secara sempit, hanya pada aspek teologis. Maka, […]

expand_less