Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
  • visibility 326
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati.

PATI-Jargon ‘NKRI Harga Mati’ dan ‘Hubbul Waton Minal Iman‘ (cinta tanah air sebagian dari iman-red) yang sering digaungkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) ternyata bukan hanya sekadar isapan jempol. Makna yang terkandung di dalamnya sangatlah mendasar jika ditelaah lebih jauh.

Motto penyemangat yang dirancang oleh para ulama terdahulu tersebut memiliki tujuan mulia. Tidak lain, agar warga NU mempunyai komitmen kuat terhadap keutuhan bangsa. 

Di era abad 21 saat ini, jargon tersebut memiliki peran yang sangat penting. Selain bisa mempersatukan bangsa, keduanya juga mampu menjadi penangkal maraknya radikalisme dan terorisme di masyarakat.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, K. Yusuf Hasyim, mengatakan meski slogan-slogan tersebut bukan merupakan instruksi, para kader NU secara spontan selalu melafalkannnya dalam berbagai kesempatan. Misalnya dalam pertemuan-pertemuan, rapat organisasi ataupun dalam forum-forum informal.

“Memang disengaja. Itu salah satu upaya ulama agar menjaga NKRI tidak pecah tanpa menambahi label Indonesia Islam,” terang K. Yusuf, Rabu (7/7).

Pria berkacamata itu juga menandaskan bahwa Slogan NKRI Harga mati merupakan pengakuan bahwa NKRI adalah final. Dengan kata lain, Indonesia tidak perlu diubah menjadi negara khilafah, negara Islam, atau sistem-sistem lainnya.

“Saya kira para ulama NU menerima NKRI sesuai dengan ajaran Islam. Umat islam di Indonesia bisa memberikan kedamaian kepada Indonesia yang multikultural.” Imbuhnya.

Sementara, Slogan Hubbul Waton Minal Iman atau yang berarti nasionalisme merupakan persuasi yang coba disusun agar masyarakat mencintai agama dan negara sehingga negara Indonesia bisa berjalan beriringan dengan ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945. K. Yusuf mengatakan slogan-slogan tersebut diharapkan akan tertanam di alam bawah sadar warga NU sehingga menambah kecintaan terhadap tanah air.

“Diajarkan kepada kader penerus untuk memegang teguh rasa cinta terhadap negara. Itu sampai dibuat mars oleh mbah Wahab (KH. Wahab Chasbullah-red) sebagai kepedulian ulama NU terhadap nasionalisme. Islam dan nasionalisme itu satu kesatuan.” Terangnya.

Dengan penjelasan ini, K. Yusuf berharap kepada para kader muda islam agar tidak mudah terjerumus dengan faham-faham radikal yang berpotensi memecah belah bangsa. Sebab, tidak ada yang perlu dipertentangkan antara nasionalisme dan islam.(niam/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Panatagama

    Pernikahan Kritis Part I

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jujur, Dek Jila. Kamu udah berzina sama bule Kanada itu?” “Astaghfirullah … Mas, hati-hati kalau ngomong.” “Ah ya, ummi memang benar. Lelaki bule pasti lebih memesona dibanding aku. Aku tahu kamu sakit hati aku menikah lagi. Tapi kamu kan tahu aku terpaksa.” “Mas … tolong jangan telan mentah-mentah fitnah keji itu. […]

  • PCNU- PATI Photo by Sergiu Jurca

    Puisi-Puisi Ngadi Nugroho

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Tak Pernah Kembali Tak terpikir waktu hanyalah benar-benar sekejap Kita sekumpulan sunyi yang numpang lewat Kemarin ada yang datang Tiba-tiba ada yang pamit untuk segera pulang Belum terlalu genaplah kecupan ini mendingin Di dahimu yang menyimpan kerutan hari-hari kemarin Di bawah temaram, batu-batu murung Mencari jejak sirip-sirip kehidupan Ingin ditanamnya sekali lagi ingatan itu Di […]

  • Logam Jowo

    Logam Jowo

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu. usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana Pati Jenis     : Hadle MinimalisPanjang: 45 cmHarga    : Rp. 75.000 belum OngkirHub       : 082276951949   Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu.usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana […]

  • SMK NU Al-Ma’arif Gembong Membuka Jurusan Akutansi

    SMK NU Al-Ma’arif Gembong Membuka Jurusan Akutansi

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    SMK NU Al-Ma’arif Gembong membuka jurusan baru Akuntansi, jurusan ini telah dibuka mulai tahun lalu, sehingga tahun ini menjadi tahun kedua jurusan Akuntansi dibuka. Sebelumnya SMK NU Al-Ma’arif sudah memiliki jurusan TSM (Teknik Sepeda Motor) dan jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) yang telah meluluskan lima angkatan. Dibukanya jurusan Akuntansi supaya nantinya muncul generasi-generasi akuntan […]

  • PCNU-PATI

    Asosiasi P2MI Selenggarakan Diskusi Rutinan di UIN Mataram Secara Luring-Daring

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pati-Dalam membangun persepsi dan menambah wawasan keilmuan tentang Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Asosiasi Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) yang diselenggarakan di Civitas Akademik UIN Mataram Lombok berjalan dengan lancar. Senin, 30/10/23. Kegiatan diskusi P2MI yang mengangkat tema tentang “Curriculum and Employability: Standar Kompetensi PMI” bertujuan untuk menguatkan persepsi dan kesamaan dalam perkuliahan maupun kerjasama […]

  • Bumi Cinta

    Bumi Cinta

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Bumi Cinta – Habiburahman El Shirazy atau biasa dipanggil dengan nama Kang Abik, merupakan salah satu penulis atau novelis asal Indonesia yang berhasil merilis buku-buku best seller, seperti novel berjudul Bumi Cinta. Beberapa karya lain milik Habiburahman El Shirazy bahkan tidak hanya dikenal di Indonesia, melainkan hingga Malaysia, Amerika Serikat, dan Australia. Salah satu karya best seller dari Kang […]

expand_less