Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Aroma kemerdekaan sudah tercium dari sekarang. Agustus memang dikenal sebagai bulannya Bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah 17 Agustus 1945 sebagai tonggak kemerdekaan menjadi pengingat beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Meskipun setelah proklamasi masih ada beberapa upaya untuk merebut kedaulatan Indonesia, namun secara de facto, Indonesia telah meredeka sejak tanggal tersebut. Itulah yang disampaikan oleh Sholikhin, S.Pd.I., kepala MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong kepada para siswanya, Rabu (14/8) pagi.

Para peserta didik MHI bersiap lomba estafet kaos didampingi beberapa dewan guru

Pesan itu disampaikan kepada peserta didik MHI dihalaman madrasah sepulang dari upacara hari pramuka. Para siswa yang hari itu juga akan mengikuti student match dalam rangka mengisi kemerdekaan tampak antusias mendengar cerita-cerita kemerdekaan dari kepala madrasah.

Student match merupakan perlombaan antara siswa mulai dari kelas I sampai kelas VI. Bobot perlombaan didesain agar memungkinkan diikuti oleh semua peserta didik.

“Ada empat cabang lomba, makan kerupuk, pukul air, lari kelereng dan setafet kaos. Kami sengaja mendesain perlombaan yang bisa diikuti oleh semua siswa, agar tidak ada kesenjangan” ungkap Muhaimin, S.Pd., ketua panitia penyelenggara.

Meskipun hanya empat ajang yang dilombakan, namun peserta didik sangat bahagia karena mereka merasa tidak didiskriminasi, sebab semuanya bisa mengikuti. Bahkan siswa kelas I tampak sangat bahagia saat mampu mengalahkan siswa kelas VI dalam lomba balap kelereng.

“Perlombaan semacam ini sengaja kami desain setiap tahun, tapi setiap tahun lombanya beda agar siswa tidak bosan. Sambil penyerahan hadiah besok, anak-anak kami wejang tentang betapa sulitnya mereplbut kemerdekaan, sehingga mereka mengetahui bahwa perjuangan memenangkan sebuah lomba itu tidak seberapa dibanding perjuangan memerdekakan sebuah bangsa” ungkap Sholikhin saat ditemui di sela-sela lomba.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDNU-JAMMU Produksi Beras Kemasan

    LDNU-JAMMU Produksi Beras Kemasan

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Ratusan pack beras yang hendak di packing oleh LDNU dan JAMMU  PATI-Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau yang lebih akrab dengan istilah LDNU Kabupaten Pati kembali membuat kejutan. Lembaga yang dikenal sebagai tempat para da’i NU tersebut menjalankan program diluar konteks. LDNU menggandeng JAMMU (Jam’iyyah Muballighin Pati) memperoduksi beras kemasan 2,5 kg guna menyambut Bulan Suci […]

  • PCNU-PATI

    Komet Miror

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Komet Minor sebagai novel keenam dari serial Bumi terbit pada tahun 2019, tak lama setelah Komet–novel sebelum ini–diterbitkan. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa Komet Minor merupakan lanjutan dari novel sebelumnya, yakni Komet, tetapi dalam novel ini petualangan Raib, Ali, dan Seli ditemani oleh Batozar. Bagi yang belum mengenali Batozar, barangkali kalian bisa membaca novel Ceros dan Batozar terlebih dahulu, yakni novel spin-off ke-4 ½ dari serial Bumi. Di novel […]

  • PCNU-PATI

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 1 Lengkap sudah penderitaan Shanaya. Masalah yang datang seperti gulungan ombak yang saling bersusul-susulan menghantam kerikil dan karang-karang. Bertubi-tubi. Hanya surut sebentar lalu pasang lagi. Jika seorang perwira perlu bertahun-tahun meraih pangkat sebagai jenderal dengan bintang empat di kedua bahu baret hijaunya, maka ia hanya butuh sepuluh jam saja. Oh, […]

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

  • PCNU-PATI

    Hasil Keputusan Kombes 2012

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Buku hasil Munas Alim Ulama dan Mubes NU memiliki dua nilai penting, Pertama dari sisi konten, buku ini memberikan banyak informasi penting tentang hasil Bahtsul Masail yang berhubungan dengan masalah-masalah terkini mengenai hukum pajak, hukum koruptor, dan juga review beberapa Undang-undang. Hal ini sangat penting bagi masyarakat Nahdliyyin yang terbiasa menjawab segala persoalan berdasar pada […]

  • Hikmah dibalik Perpindahan Tempat yang Sudah Digunakan Sholat

    Hikmah dibalik Perpindahan Tempat yang Sudah Digunakan Sholat

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

      1.       Pertanyaan : Biasanya orang yang telah melakukan sholat fardlu itu menjalankan sholat sunnah dan untuk melakukannya, musholli pindah tempat atau geser sedikit. Apakah tujuan pindah tempat/geser tersebut ?.   Jawaban :Memang sering kita temui, ketika seseorang ingin melakukan sholat sunnah setelah sholat fardhu mereka berpindah tempat dari posisi asalnya, entah itu geser sedikit […]

expand_less