Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
  • visibility 360
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Aroma kemerdekaan sudah tercium dari sekarang. Agustus memang dikenal sebagai bulannya Bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah 17 Agustus 1945 sebagai tonggak kemerdekaan menjadi pengingat beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Meskipun setelah proklamasi masih ada beberapa upaya untuk merebut kedaulatan Indonesia, namun secara de facto, Indonesia telah meredeka sejak tanggal tersebut. Itulah yang disampaikan oleh Sholikhin, S.Pd.I., kepala MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong kepada para siswanya, Rabu (14/8) pagi.

Para peserta didik MHI bersiap lomba estafet kaos didampingi beberapa dewan guru

Pesan itu disampaikan kepada peserta didik MHI dihalaman madrasah sepulang dari upacara hari pramuka. Para siswa yang hari itu juga akan mengikuti student match dalam rangka mengisi kemerdekaan tampak antusias mendengar cerita-cerita kemerdekaan dari kepala madrasah.

Student match merupakan perlombaan antara siswa mulai dari kelas I sampai kelas VI. Bobot perlombaan didesain agar memungkinkan diikuti oleh semua peserta didik.

“Ada empat cabang lomba, makan kerupuk, pukul air, lari kelereng dan setafet kaos. Kami sengaja mendesain perlombaan yang bisa diikuti oleh semua siswa, agar tidak ada kesenjangan” ungkap Muhaimin, S.Pd., ketua panitia penyelenggara.

Meskipun hanya empat ajang yang dilombakan, namun peserta didik sangat bahagia karena mereka merasa tidak didiskriminasi, sebab semuanya bisa mengikuti. Bahkan siswa kelas I tampak sangat bahagia saat mampu mengalahkan siswa kelas VI dalam lomba balap kelereng.

“Perlombaan semacam ini sengaja kami desain setiap tahun, tapi setiap tahun lombanya beda agar siswa tidak bosan. Sambil penyerahan hadiah besok, anak-anak kami wejang tentang betapa sulitnya mereplbut kemerdekaan, sehingga mereka mengetahui bahwa perjuangan memenangkan sebuah lomba itu tidak seberapa dibanding perjuangan memerdekakan sebuah bangsa” ungkap Sholikhin saat ditemui di sela-sela lomba.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda ke-32 INISNU, Rektor Laporkan Lonjakan Kinerja Akademik, Akselerasi Internasionalisasi, dan Kesiapan Alih Bentuk Institusi

    Wisuda ke-32 INISNU, Rektor Laporkan Lonjakan Kinerja Akademik, Akselerasi Internasionalisasi, dan Kesiapan Alih Bentuk Institusi

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung sukses menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-32 pada Selasa, 7 Juli 2026 di Gedung Pemuda Temanggung. Momentum sakral ini tidak sekadar menjadi panggung seremoni kelulusan bagi 122 wisudawan, melainkan bertransformasi menjadi forum akuntabilitas publik yang komprehensif. Di hadapan para tokoh penting Nahdlatul Ulama, koordinator Kopertais, serta jajaran […]

  • Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus PAC Fatayat Tayu mengadakan Bakti Sosial berupa pembagian sembako dan bazar murah bertempat di aula kecamatan Tayu, 18/6 kemarin             “Acara pembagian sembako sebanyak 500 bungkus dengan sasaran warga Nahdlyin di kecamatan Tayu dan sekitarnya, dengan bulan ramadhan ini kita tanamkan sikap peduli dengan sesama dan solidaritas terhadap lingkungan sekitar kita,”jelas Anisatul Warda […]

  • Program GLM Plus Ma’arif Jateng Diteliti Mahasiswa UIN Walisongo

    Program GLM Plus Ma’arif Jateng Diteliti Mahasiswa UIN Walisongo

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14.173
    • 0Komentar

    SEMARANG – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus yang digagas LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menjadi objek penelitian mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Penelitian tersebut dilakukan dalam rangka penyusunan skripsi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang. Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menjadi narasumber utama dalam […]

  • PCNU PATI - UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    UPZISNU NU-CARE Desa Kalimulyo Kec. Jakenan memberikan santunan anak yatim dan bantuan pembangunan masjid setempat, senilai Rp 10 juta, Kamis, malam (28/04). Selain santunan untuk anak yatim, diberikan juga bingkisan untuk imam masjid dan musala. Penyerahan dilaksanakan bersamaan dengan acara Malam Khataman yang digelar di Masjid Baitul Abidin Kalimulyo. Ketua UPZISNU Kijingan Kalimulyo, dalam sambutannya […]

  • Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Yayasan Salafiyah Kajen, Margoyoso kembali membuat harum nama Kabupaten Pati di kancah Nasional. Setelah 3 Santri MA Salafiyah yang berhasil menyabet 3 medali dalam perhelatan pencak silat Tugu Muda Championship Open National Tournament 2019, kini beredar kabar dua santri MTs dan satu santri MI juga membawa pulang medali dari ajang yang sama. Para peaerta didik […]

  • Menimbun Minyak Tanah

    Menimbun Minyak Tanah

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang, kita tahu bahwa seluruh dunia mengalami krisis globalisasi ( termasuk negara kita Indonesia ), sehingga berdampak pada kelangkaan minyak tanah. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya, jika ada seorang yang kaya raya memborong minyak tanah di kota itu dengan harga yang sangat murah, lalu orang kaya tersebut menjual minyak tanah kepada orang lain dengan […]

expand_less