Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Memandang Indonesia Saat Ini

Memandang Indonesia Saat Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Mar 2017
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Pati. Para Dosen Institut Pesantren Mathali’ul Falah guna mempertajam wawasan dan pola pikir agar lebih maju dan berkembang. Maka pada kesempatan kali ini menghadirkan Dr. M. Imdadun Rahmat Ketua LAKSPEDAM NU pusat untuk mendiskusikan isu-isu terkini yang berada di Indonesia,kemarin.
Moderatisme adalah masa depan politik Islam Indonesia. Moderatisme dalam politik meniscayakan power sharing (pembagian kekuasaan, bukan the winner takes all, yang menang mengambil semua kue kekuasaan), mengakomodir seluruh potensi kawan dan lawan, aktif merespons dan beradaptasi dengan isu-isu nasional dan global, dan mempunyai visi universal, seperti tegaknya keadilan, kemanusiaan, dan solidaritas.
            “Dengan cara memahami isu moderatisme tersebut kita tidak akan terbawa oleh isu isu yang sengaja dimunculkan untuk memecah belah kita semua,”jelas Dr. M. Imdadun Rahmat
Imdadun Rahmat menegaskan, Indonesia adalah bentuk ideal konvergensi antara nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Nasionalisme yg diusung kaum muslimin Indonesia adalah nasionalisme relogius. Lahirlah doktrin hubbul wathan minal iman, cinta tanah air termasuk tanda iman. KH Abdurrahman Wahid, Prof Dr Nurcholis Madjid, dan KH MA Sahal Mahfudh adalah eksponen dan aktivis muslim yg getol berjuang menyuarakan tegaknya moderatisme di Indonesia, sehingga umat Islam sudah berdialog dengan nasionalisme, demokrasi, hak asasi manusia, dan keadilan sosial. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah adalah gerbong utama moderatisme In

donesia yang mengakar di Indonesia dari pusat sampai ranting (pedesaan).
Jamal Makmur salah satu Dosen IPMAFA menambahkan apabila keadaan di negara kita saat ini berbeda dengan Mesir yang mengalami transisi demokrasi destruktif sejak lengsernya Mubarak sampai sekarang dikuasai rezim Militer. Umat Islam di Mesir yg didominasi ikhwanul muslimin tidak mengalami pencerahan pemikiran dan sosial, shg ketika menjd pemenang tidak bisa menegakkan prinsip-prinsip moderat dlm politik, shg mengalami instabilitas politik sampai skrg. Akhirnya Presiden Mursi yg diusung Ikhwanul Muslimin lengser oleh gelombang demonstrasi karena menggunakan jurus aji mumpung, the winner takes all. Ke depan, kaum moderat muslim Indonesia harus memperkokoh moderasinya di semua aspek, khususnya dalam aspek politik, sehingga persatuan nasional bisa terbangun dengan kokoh dan Islam bisa mewarnai Indonesia dengan aksi sosial yang dinamis dan produktif (red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati sedang menyampaikan materi dalam Talk Show Ilmiah dalam rangka memperingati haul ke-37 KH. Muhammad Karim GEMBONG – Rangkaian Haul KH. Muhammad Karim ke-37 yang berlangsung sejak Kamis (14/10) akhirnya pungkas Minggu (24/10) pagi kemarin di aula Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Pati. Penutupan haul diisi dengan talk show […]

  • Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

    Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pendakwah milenial Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, bersilaturahmi ke Yayasan Pesantren Maslakul Huda, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (4/5/2024) sore.   Kedatangan Gus Iqdam bersama sang Istri, Ning Nila, disambut langsung oleh pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen, KH. Abdul Ghaffar Rozin beserta istrinya Ning Tutik Nurul Jannah.   Di sana, […]

  • PCNU-PATI Photo by Masjid Pogung Dalangan

    4 Tips Sehat saat Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id- Tidak terasa kita sudah memasuki hari ke 13 pada puasa tahun ini. Di bulan suci ini, selain meningkatkan volume ibadah, kita juga harus tetap menjaga kesehatan agar puasa kita berjalan lancar. Menjaga kesehatan tubuh selama bulan ramadan sangatlah penting untuk dipahami dan diterapkan dengan baik. Berikut 4 tips menjaga kesehatan […]

  • PCNU-PATI

    PC LAZISNU Laporkan Semester Ke PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PC Lazisnu Pati menyerahkan Laporan Keuangan Semester I tahun 2022 kepada PCNU Pati pada Rabu (31/8) di Gedung NU, Pati.  Laporan diserahkan secara langsung oleh Ketua Lazisnu Pati, Muhammad Niam Sutaman dan diterima oleh Ketua PCNU Pati, Kyai Yusuf Hasyim.  “Laporan Keuangan Semester 1 (Januari-Juni) tahun 2022  baru saja kami serahkan kepada PCNU sebagai wujud […]

  • Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Ming, 7 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

      Pati – Banjir telah menerjang 6 kecamatan di kabupaten Pati. Tak sedikit diantara warga yang telah mengungsi akibat bencana ini. Guna mengurangi beban korban yang terdampak Nahdlatul Ulama’ dirikan Posko NU Pati Peduli. Agus Arif Mustofa, koordinator manajemen lapangan di Posko NU Pati Peduli mengungkapkan Pendirian posko ini melihat begitu banyaknya warga di 6 […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan […]

expand_less