Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Madrasah di Pati Ramai-ramai Tolak MBG saat Puasa, Salafiyah Kajen: Bikin Mokel

Madrasah di Pati Ramai-ramai Tolak MBG saat Puasa, Salafiyah Kajen: Bikin Mokel

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 8.830
  • comment 0 komentar

 

Pati – Madrasah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah ramai-ramai menolak pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan alias bulan puasa. Alasannya, pembagian MBG berpotensi membuat siswa mokel atau membatalkan puasa.

Waktu pembagian MBG selama Ramadan ini sama dengan hari-hari biasanya, mulai pagi hingga menjelang adzan dzuhur. Namun menu yang dibagikan berbeda.

Bila hari biasa menu yang dibagikan yakni menu makanan basah, seperti nasi dan berbagai lauknya. Saat Ramadan, menu yang dibagikan menu kering agar bisa disantap siswa saat buka puasa.

Meskipun demikian, terdapat sejumlah madrasah dan sekolah yang menolak pembagian MBG selama Ramadan.

Sekolah yang menolak MBG di antaranya, Yayasan Salafiyah Kajen dan Yayasan Al Makruf Hadiwijaya. Kedua yayasan tersebut membawahi sejumlah sekolah. Mulai RA (setingkat TK), MI, MTs, MA hingga SMK.

Lalu, madrasah yang berada di naungan Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda Ngagel (Yapim) dan MTs Raudlotul Falah Mboro Desa Sitiluhur.

Ketua Umum Yayasan Salafiyah Kajen Pati, KH Ubaidillah Wahab mengakui keputusan ini dilakukan untuk menjaga siswanya agar tidak membatalkan puasa alias mokel.

”Iya (tidak menerima selama Ramadan) untuk menjaga supaya ibadah Ramadan-nya tidak terganggu dengan MBG. Agar tak membatalkan puasa,” ujar dia, Senin (23/2/2026).

Kiai Ubaid mengaku semua sekolah yang berada di bawah yayasannya tak menerima MBG selama Raja. Dirinya pun tak bertanggungjawab bila ada SPPG yang nekad mendistribusikan MBG ke sekolahnya.

”Semua tingkatan. Dari RA sampai MA. Kalau ada yang mblelo ya itu urusannya sendiri. Karena kami tak bekerja sama dengan SPPG mana pun (selama Ramadan),” tutur dia.

Ia mengaku tak mempunyai opsi pembagian MBG selama Ramadan. Termasuk kemungkinan pembagian saat sore menjelang berbuka puasa. Menurutnya, hal itu tak memungkinkan lantaran madrasah di tempatnya sudah pulang saat siang hari.

”Kalau sore siapa nanti karena madrasah itu pulangnya tidak sampai sore. Tidak ada saran saya. Yang penting di yayasan kami terjaga baik ibadah puasanya. Namanya madrasah basic-nya Ponpes,” tutur dia.

Sekitar kurang dari 3 ribu siswa di sekolahnya pun dipastikan tak mendapatkan MBG selama bulan suci Ramadan.

”Total ada kurang lebih hampir 3 ribuan siswa,” tandas dia.

Sementara, Korwil MBG Wilayah Pati, Ahmad Khoirul Basar pun merespon. Menurutnya, penolakan MBG selama Ramadan merupakan hak pihak sekolahan. Pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak.

”Itu kan kebijakan sekolah, karena libur. Boleh saja bila ada penolakan selama Ramadan khawatir batalnya anak-anak itu diperbolehkan,” ujar dia, Senin (23/2/2026).

Saat ini pihaknya baru mendapatkan laporan dua yayasan yang menolak MBG. Yakni Yayasan Salafiyah Kajen dan Yayasan Al Makruf Hadiwijaya.

”Dari pihak sekolahan membuat surat tak menerima MBG selama Ramadan aja. Di Margoyoso saja,” kata dia.

Sementara penolakan MBG di sejumlah sekolahan lainnya, pihaknya belum mendapatkan laporan.

”Di Ngagel belum, di Kayen juga belum masuk laporan. Baru di Margoyoso saja dari PAUD sampai MA-nya,” tutur dia.

Meskipun sejumlah sekolah ramai-ramai menolak MBG, oprasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap berjalan. SPPG yang bersangkutan tetap melayani pemenuhan gizi di sekolah yang masih menerima.

”Ndak ada pengalihan. Yang bisa dilayani saja,” tandas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Jateng Desak Pemerintah  Tinjau Kembali Kebijakan  Full Day School

    PWNU Jateng Desak Pemerintah Tinjau Kembali Kebijakan Full Day School

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-SEMARANG – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mendesak kepada otoritas pendidikan agar meninjau kembali kebijakan full day school  yang dalam beberapa tahun lalu diterapkan di satuan-satuan pendidikan (satpen) tingkat dasar dan menengah (Dasmen). Desakan itu mengemuka dalam rapat pleno pertama PWNU Jateng tahun 2025 yang berlangsung di aula Gedung NU Jateng, Jl Dr […]

  • PCNU-PATI

    Fatayat NU Gembong Gelar Senam di Pinggir Waduk

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – PAC Fatayat NU Gembong menggemparkan tempat wisata Waduk Gembong Pesona Poncodan yang terletak di Desa Pohgading pada Ahad (23/7) pagi. Puluhan wanita NU memadati lokasi ini sejak pukul 06.30 WIB.  Menurut Munfarichah atau Cika, Ketua PAC Fatayat NU Gembong, dirinya beserta punggawa pemudi NU Gembong sengaja menggelar agenda senam Fatayat dan tes garam beriodium […]

  • SMK Salafiyah Kajen Gelar Upacara Hari Pahlawan dengan Teatrikal Puisi

    SMK Salafiyah Kajen Gelar Upacara Hari Pahlawan dengan Teatrikal Puisi

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.143
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, mengadakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2025. Upacara ini dimeriahkan dengan penampilan teatrikal yang dibawakan oleh Teater Kardus, dengan membawakan puisi karya Chairil Anwar, “Pahlawan Bangsaku”. Kepala SMK Salafiyah Kajen, Erni Sofa Nugraha, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk […]

  • PCNU-PATI Photo by Philip Oroni

    Demi Waktu

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Oleh M. Iqbal Dawami Hari berganti menjadi penanda bahwa waktu bergulir tak pernah berhenti. Kita bisa menghentikan aktivitas dan menunda-nunda hal yang mesti kita lakukan, tapi waktu tak bisa ditunda. Waktu sekarang ya sekarang. Hari ini ya hari ini, bukan hari yang kemarin. Waktu yang sudah kita lewati menjadi masa lalu, tak bisa dikembalikan. Belum […]

  • PCNU - PATI

    Jaringan Sekolah PAC IPNU IPPNU Kayen Bekali Siwa Baru Materi Keaswajaan

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    KAYEN – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) dimanfaatkan oleh Departemen Jaringan Sekolah PAC IPNU-IPPNU Kayen untuk memberikan sosialisasi Keaswajaan (Ahlusunah Wal-Jama’ah) kepada para peserta didik baru. Hal ini sebagai tindak lanjut agenda program Departemen Jaringan Sekolah (JS) PC IPNU IPPNU Pati yang akan mengadakan pertemuan dengan OSIS di beberapa sekolah. Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu […]

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

expand_less