Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
  • visibility 232
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Madrasah Damai menggelar Pelatihan “Sosial Media sebagai Ruang Dialog” di Aula Lantai 3 The Safin Hotel Pati. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai Jumat sampai dengan Minggu 14-16 Oktober 2022. Adapun yang menjadi pesertanya adalah para kawula muda.

Komunitas sekaligus lembaga pelatihan, penelitian, dan pendidikan perdamaian berbasis santri dari Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati ini menggelar pelatihan karena merasa gelisah terhadap adanya laporan Digital Civility Index yang dirilis Microsoft. Dari riset itu, menunjukkan bahwa warganet di Indonesia adalah yang paling tidak sopan se Asia Tenggara.

Pendiri Madrasah Damai, Kamilia Hamidah menjelaskan, pihaknya ingin membangun ruang digital yang lebih ramah. Terlebih, nilai-nilai dan budaya pesantren bisa ditransformasikan ke ruang digital tersebut.

“Selain itu, kegelisahan lain kami adalah bagaimana komunitas pesantren itu sulit untuk bisa mendominasi ruang publik dengan pesan-pesan yang edukatif,” terang dia. 

Menurut dia, hal yang perlu dipromosikan adalah bagaimana mengedukasi dan membangun relasi dengan baik. Bahkan, menghargai adanya perbedaan. 

“Agree to disagree. Sepakat untuk berbeda. Artinya tentang menghargai perbedaan. Bagaimana kita menyikapi media sosial sebagai pasar opini yang sangat beragam,” tutur dia.

Adanya pelatihan ini, Kamila berharap kalangan muda mampu menciptakan konten edukatif yang mampu diterima oleh masyarakat. 

“Konten yang tidak membangun kebencian atau hasutan dan keresahan di masyarakat. Itu tujuan utamanya,” ujar dia.

Kamila menyebut, dalam pelatihan ini telah diajarkan bagaimana cara menganalisa berbagai macam narasi yang muncul, kemudian menyaringnya menjadi narasi yang sifatnya positif.

“Narasi yang positif disampaikan melalui konten medsos yang beragam, mulai dari teks, infografis, hingga vlog. Teman-teman juga kami ajak untuk mempelajari bagaimana mendesain skrip yang baik dan membuat konten yang baik,” kata dia.

Para peserta pelatihan ini juga dibekali pengetahuan tentang bagaimana cara merespon berbagai tipe dari audiens. Mulai dari audien hater maupun yang pro. 

“Kami kategorikan model-model audiens tersebut dan bagaimana cara menyikapi itu,” beber dia.

Ia menjelaskan, Madrasah Damai yang berdiri sejak 2018 ini memiliki cita-cita besar. Yakni menebarkan nilai perdamaian khas pesantren kepada masyarakat. 

“Awalnya kami awali dengan pelatihan nilai-nilai perdamaian seperti menerima diri, menghargai perbedaan, bagaimana perdamaian itu harus dibangun dan juga ditularkan kepada banyak orang,” tandas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nahdlatul Ulama: Menjaga Keberagaman dan Membangun Toleransi di Indonesia

    Nahdlatul Ulama: Menjaga Keberagaman dan Membangun Toleransi di Indonesia

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) selama ini yang kita kenal merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang konsen dalam dalam merangkul semua elemen masyarakat tanpa memandang strata sosial masyarakat. Pendekatan inklusif ini telah menjadikannya sebagai salah satu kekuatan utama dalam membangun solidaritas dan kerukunan di Indonesia. Sejak berdirinya, NU mengedepankan prinsip-prinsip toleransi, moderasi, dan […]

  • Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

    Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pcnupari.or.id. – Seorang santri asal Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, yakni Muhammad Aufal Maromi (23) menjadi korban pengeroyokan oleh segerombolan orang di Prawirotaman, Mergangsan, Yogyakarta, Rabu (23/10/2024) malam. Aufal merupakan seorang santri Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Jogja. Kejadian pengeroyokan itu bermula saat Aufal bersama dengan seorang temannya yakni Shafiq Faskha (19), warga Rembang, tengah membeli sate sekira […]

  • IPNU IPPNU Tarbiyatul Banin Peduli Bencana Puting Beliung.

    IPNU IPPNU Tarbiyatul Banin Peduli Bencana Puting Beliung.

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pati. Bencana Puting Beliung yang menerjang Desa Bringinwareng Kec. Winong Kab. Pati, beberapa waktu lalu pada sore pukul 16.00 disertai hujan deras mengakibatkandua rumah roboh dan sekitar 60 rumah lainnya mengalami rusak berat. Satu rumah yang roboh diantaranya milik Ibu Suparmi (60) warga Desa BringinWareng RT 02 RW 01 dan banyak pohon tumbang yang diakibatkan […]

  • PCNU - PATI. Pixabay

    Menjemur Padi di Sebrang Jalan

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sudah menjadi kebiasaan warga desa Sekardadi, ketika musim panen padi tiba mereka menjemur padi hasil panennya di tepian jalan umum (jalan desa) yang mengakibatkan para pengguna jalan melintasi jemuran padi tersebut. Tak jarang perilaku seperti ini menyebabkan pemilik padi dan pennguna jalan merasa dirugikan. NB : Terkadang padi diberi landasan semacam sak yang ukurannya lebar. […]

  • MWCNU Tayu Peringati Nuzulul Quran

    MWCNU Tayu Peringati Nuzulul Quran

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus MWCNU Kec Tayu, Anak Cabang Fatayat NU, Muslimat NU, Ansor, Banser dan IPNU-IPPNU mengadakan hataman al-Quran binnadhor di Masjid alun-alun Tayu, 11/6 kemarin. Afif Nor selaku ketua MWCNU menjelaskan perihal keutamaan  orang yang membaca al-Quran, barang siapa yang membaca al-Qur’an dengan tujuan untuk mendapatkan ridlo Allah Swt. maka akan mendapatkan pahala dan […]

  • 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser. KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan […]

expand_less