Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎LP Ma’arif NU Jateng Targetkan 30 Ribu Eksemplar Majalah Mopdik untuk Penguatan IPNU-IPPNU di Sekolah dan Madrasah

‎LP Ma’arif NU Jateng Targetkan 30 Ribu Eksemplar Majalah Mopdik untuk Penguatan IPNU-IPPNU di Sekolah dan Madrasah

  • account_circle admin
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 9.814
  • comment 0 komentar

‎SEMARANG – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menargetkan peningkatan produksi Majalah Mopdik hingga 30 ribu eksemplar pada tahun 2026. Target ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar 18 ribu eksemplar.

‎Hal tersebut disampaikan Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. Fakhruddin Karmani dalam rapat Redaksi Majalah Mopdik yang digelar di Kantor LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah pada Kamis (12/3/2026).

‎Menurut Fakhruddin, peningkatan jumlah cetak ini dilakukan sebagai bagian dari strategi penguatan literasi sekaligus kaderisasi organisasi pelajar di lingkungan sekolah dan madrasah Ma’arif.

‎“Pada tahun 2025 kita mencetak sekitar 18 ribu eksemplar, dan tahun ini kita targetkan 30 ribu eksemplar. Namun bukan hanya jumlahnya yang kita perhatikan, kualitasnya juga harus dijaga, tampilannya harus menarik dan ‘kece’ sehingga diminati oleh para pelajar,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa Majalah Koptik diharapkan tidak sekadar menjadi bacaan biasa, tetapi menjadi suplemen ilmu pengetahuan sekaligus media pembentukan karakter pelajar Nahdlatul Ulama. Karena itu, pihaknya mendorong agar konten majalah tersebut ditulis oleh kader-kader pelajar sendiri.

‎“Kami berharap tulisannya banyak berasal dari rekan-rekan IPNU dan IPPNU, sehingga benar-benar menjadi ruang ekspresi dan kreativitas pelajar,” tambahnya.

‎Selain sebagai media literasi, majalah ini juga dirancang menjadi panduan informasi bagi siswa baru, khususnya dalam kegiatan terintegrasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Penerimaan Peserta Didik Madrasah (PPDM), Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama), Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta).

‎Fakhruddin menegaskan bahwa proses penyusunan majalah harus dipersiapkan secara matang, mulai dari penulisan, penyuntingan, hingga distribusi dan pengawasan.

‎“Harapan kami majalah ini disiapkan dengan matang, didistribusikan secara luas, dimonitoring, dan dikawal oleh PW IPNU dan PW IPPNU. Jika nantinya ada perubahan atau pembaruan dari IPNU-IPPNU, maka suplemennya bisa segera diperbarui,” jelasnya.

‎Ia menambahkan bahwa target 30 ribu eksemplar tersebut juga diarahkan untuk memperkuat komisariat IPNU dan IPPNU di sekolah serta madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah.

‎Sementara itu, Wakil Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. Hidayatun menekankan pentingnya majalah pelajar sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an sejak dini kepada peserta didik yang berasal dari latar belakang sosial dan budaya yang beragam.

‎“Harapan kami, siswa-siswi di sekolah Ma’arif NU dapat tumbuh menjadi pribadi seperti jenengan semua. Mereka berasal dari latar belakang yang variatif, sehingga penguatan visi dan ajaran NU harus dilakukan secara maksimal, tidak sekadar menjadi slogan,” ujarnya.

‎Ia mengibaratkan proses pengenalan nilai-nilai organisasi dan keagamaan seperti kesan pertama yang sangat menentukan.

‎“Seperti pepatah, pandangan pertama selalu menggoda. Maka sejak awal siswa harus diperkenalkan secara kuat dengan visi, tradisi, dan nilai-nilai Nahdlatul Ulama,” katanya.

‎Menurutnya, Majalah Koptik memiliki peran penting sebagai media internalisasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di lingkungan pendidikan Ma’arif.

‎Namun, Hidayatun menegaskan bahwa penanaman nilai tersebut tidak cukup melalui teori atau doktrin semata, melainkan melalui keteladanan dan praktik langsung dalam kehidupan sekolah.

‎“Intinya anak-anak itu lebih banyak implementasi nilai Aswaja Annahdliyah. Misalnya kegiatan pagi diajak salaman, dibiasakan praktik ibadah dengan contoh langsung. Jadi bukan sekadar didikte, tetapi dicontohkan,” jelasnya.

‎Rapat tersebut juga dihadiri Pemimpin Redaksi Majalah Mopdik, Dr. Hamidulloh Ibda, yang turut memberikan masukan terkait penguatan kualitas konten dan pengelolaan majalah pelajar agar lebih informatif, edukatif, dan menarik bagi generasi muda.

‎Dengan peningkatan jumlah cetak dan penguatan kualitas konten, Majalah Koptik diharapkan menjadi media literasi pelajar Ma’arif sekaligus instrumen strategis dalam kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Jateng.

‎Hadir juga dalam kesempatan itu Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jateng Muhamad Irfan Khamid, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Jateng Dwi Sangita, jajaran pengurus IPNU-IPPNU Jateng, dan tim redaksi. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    KKN Tempura Adakan Sanggar Alam Tempur

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Tempur, 07/08/2023. Kelompok 17 KKN Tempura IPMAFA inisiasi pembelajaran berbasis lingkungan dengan mengadakan Sanggar Alam Tempur. Sanggar Alam Tempur merupakan salah satu program unggulan berkelanjutan KKN Tempura di bidang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan sebuah pembelajaran di luar kelas yang efektif dan mengintegrasikan kekayaan alam Desa Tempur sebagai materi ajar. Desa Tempur merupakan […]

  • SLB NU, Langkah LP Ma'arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    SLB NU, Langkah LP Ma’arif Jateng Layani Anak Berkebutuhan Khusus

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Anak dengan disabilitas tidak butuh dikasihani, mereka hanya butuh diberi kesempatan yang sama untuk berteman, bermain, belajar dan bersekolah dengan anak-anak yang lain. Oleh karena itu semua sekolah/madrasah Ma`arif tidak boleh menolak kehadiran peserta didik berkebutuhan khusus, apalagi membeda-bedakan mereka, supaya mereka juga bisa tumbuh kembang secara optimal dan mencapai prestasi sesuai […]

  • SMKNU Kolaborasi dengan Zirang Honda Buka Layanan Servis Motor Gratis

    SMKNU Kolaborasi dengan Zirang Honda Buka Layanan Servis Motor Gratis

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.330
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Program Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) SMK Nahdlatul Ulama’ Gembong merajut kerjasama dengan Zirang Honda Motor Pati. Wujud kolaborasi dua pihak ini adalah gerakan sosial ganti oli dan servis gratis. “Program yang kami adakan adalah ganti oli, servis mesin dan treatmen rangka,” ungkap Kunarto, Ketua Program TBSM SMK NU Gembong. Kun, […]

  • Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

      Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin (di atas podium) sedang menebar inspirasi lewat orasi ilmiahnya dalam acara wisuda X Ipmafa Pati. MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar wisuda X pada Minggu (12/12) di aula kampus. Sebanyak 163 wisudawan dari tujuh Program Studi yang ada di Ipmafa hadir dan mengikuti prosesi […]

  • PCNU - PATI Photo by 0fjd125gk87

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Di era masyarakat informasi, kegiatan membaca menjadi modal penting untuk bersaing secara global. Pasalnya, informasi sudah menjadi aset penting. Siapa yang menguasai informasi, maka dunia ada dalam genggamannya. Sementara mereka yang tidak menguasai informasi akan semakin jauh tertinggal dalam belenggu keterpurukan. Maka, informasi menjadi sebuah kekuatan besar bagi siapa yang menguasainya. Sebaliknya, […]

  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

expand_less