Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
  • visibility 415
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. – Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, adakan temu penulis dan sastrawan terpilih, serta memberikan penghargaan kepada sejumlah media massa.

Kegiatan bertema “Bahagia dalam berliterasi” itu digelar selama dua hari, yakni pada 9 dan 10 September 2023 di Hotel Muria, Kota Semarang.

Panitia kegiatan, Hamidulloh Ibda, mengatakan, terdapat empat karya yang selama ini pihaknya tekankan. Di antaranya karya jurnalistik, ilmiah, sastra, dan digital. 

“Ini terformulasikan melalui beberapa workshop dan pendampingan. Selama ini yang berjalan memang di website,” kata dia dalam sambutan.

Ia menjelaskan, agar gerakan literasi maarif ini merambah di masyarakat umum, maka pihaknya berkolaborasi dengan sejumlah media massa.  

“Kita memberikan penghargaan kepada media massa, ada 12. Media massa ini membantu publikasi. Peran media masa sangat besar dalam menyampaikan informasi yang kita berikan,” ucap dia.

Adapun media online yang diberikan penghargaan oleh LP Maarif NU jateng, salah satunya NU Onling Jateng, Suara Nahdliyin, dan Media Online dari PCNU Pati, yakni pcnupati.or.id. 

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, HM Muzamil, memberikan apresiasi atas apa yang telah diinisiasi oleh LP Maarif NU ini.

“Ini sudah dilaksanakan dengan baik. Seperti halnya gerakan literasi. Kami harap LP Maarif ke depan bisa mempertahankan apa yang telah dilakukan, syukur-syukur bisa ditingkatkan lagi kualitasnya,” jelas dia.

Ia juga mengajak warga Nahdliyin untuk  bersama-sama memajukan pendidikan di Indonesia melalui gerakan literasi. 

“Gerakan ini untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Membaca, menulis dan bilangan di realitas kehidupan ini supaya kualitas SDM bisa ditingkatkan. Masyarakat tentu bisa mengekspresikan apa yang telah dibaca,” tutur dia.

Ia menekankan, integritas moral dan kepribadian pada warga nahdliyin perlu dimaksimalkan.

“Meningkatkan integritas moral dan menjadi insan pembelajar sejati. Ini sangat pnting agar kita tidak ketinggalan. Menjadi pengurus maupun tidak, yang penting kita tetap berkhidmah di NU sesuai kapasitas masing-masing,” tandas dia. (Angga/Ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Dua Hal yang Menyembuhan Pak Lintang

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Minggu, 6 oktober 2013, pukul 21.18 WIB. Sore itu saya janjian ketemuan dengan Pak Hendrik Lim, seorang penulis dan trainer, di Hotel Grand Zuri, Jl. Mangkubumi. Di sana saya dikenalkan dengan Pak Lintang, seorang pebisnis online. “Cerita perjalanan hidupnya sungguh menarik,” ujar Pak Lim. Dan saya sepakat. Ya, pengalaman hidupnya […]

  • Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    Gus Umar, panggilan akrab KH Abdullah Umar Fayumi, adalah Putra pasangan KH Ahmad Fayumi Munji Dan Nyai Hj. Yuhanidz Fayumi. Kedua orangtuanya adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kajen Tengah, Margoyoso, Pati yang nasabnya tersambung kepada waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin. Bapaknya, KH Ahmad Fayumi Munji, adalah aktivis NU Pati dan Jawa Tengah. Selain pernah menjadi […]

  • Forsimasu Gelar Expo Kampus, Beberkan Informasi Seputar Kampus

    Forsimasu Gelar Expo Kampus, Beberkan Informasi Seputar Kampus

    • calendar_month Ming, 23 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Syamsul Ma’arif, dengan penuh semangat memaparkan materi dalam acara Expo Kampus Formasu PATI – Forum Silaturahmi Mahasiswa Silahul Ulum (FORSIMASU) menggelar kegiatan expo kampus bagi para siswa MA Silahul Ulum, Minggu (23/1). Expo Kampus tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu para siswa dalam memperoleh informasi terkait dunia kampus. Imam Sholikin, Ketua FORSIMASU menuturkan, bahwa kegiatan […]

  • Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    PATI-Pemerintah Kabupaten Pati bersama PCNU Pati secara rutin menggelar istighotsah bersama. Haryanto, Bupati Pati menegaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak ia pertama kali menjabat sebagai Bupati Pati. Perlu diketahui, bahwa periode ini merupakan periode ke dua kepemimpinannya. Malam tadi, Jumat (1/11), istighotsah bersama ini kembali digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Tujuannya cukup jelas, yakni […]

  • Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Kedai Nuk Inuk di Gerit Cluwak Tawarkan Konsep 'Kopi, Buku, Makan Enak'

    Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Kedai Nuk Inuk di Gerit Cluwak Tawarkan Konsep ‘Kopi, Buku, Makan Enak’

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Aroma kopi yang harum menyeruak di antara pilar-pilar kayu sebuah rumah tua di Desa Gerit, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Di sudut ruangan, sebuah radio kuno dan mesin ketik ditata apik, memberikan kesan vintage rustic yang kuat. Di sinilah Mirza (38), anggota Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Pati, menyemai mimpi […]

expand_less