Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
  • visibility 570
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Komunitas Joko Tingkir yang diprakarsai oleh para pemuda Dukuh Sentul, Desa Gembong Kecamatan Gembong tekankan tentang pentingnya menjaga eksistensi budaya. Sebelumnya, komunitas yang baru berdiri dua tahun silam ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan program-program peduli lingkungan, seperti agenda-agenda bhakti sosial dan upaya pelestarian Waduk Gembong. Benar saja, Komunitas Joko Tingkir merupakan salah satu kelompok masyarakat yang sampai saat ini sangat peduli terhadap kelestarian Waduk Gembong.

Para Anggota Komunitas Joko Tingkir saat tiba di Makam Ki Ageng Ngerang, Jumat (25/10) dini hari tadi

Namun, seiring berjalannya waktu, para punggawa komunitas yang terdiri dari berbagai latar belakang ini merasa perlu juga melestarikan khazanah budaya dan spiritual. Hal ini ditujukan untuk menjaga kelanggengan peninggalan leluhur.

Salah satu agenda yang digagas adalah tafakkur dengan menziarahi makam para wali yang ada di Kabupaten Pati. Diharapkan, selain melestarikan khazanah budaya, kegiatan ini juga dapat meningkatkan spiritualitas anggota komunitas.

“Di Kabupaten Pati, ada ratusan makam wali. Kalau kita tidak menziarahinya, ya percuma. Khazanah ini akan hilang” ungkap Ahmad Sawego, salah satu penggagas program ini.

Menimpali penuturan ini, Syaifuddin Zuhri, Wisnu, M.M., Tarmuji, S.Pd., koordinator acara menambahkan bahwa ziarah makam wali se-Kabupaten Pati ini juga bisa menjadi media refleksi untuk mengingatkan jasa para pendahulu. Hal ini diungkapkan olehnya dalam paska acara ziarah makam wali Pati, Kamis (24/10) malam.

“Ini adalah ide dari beberapa anggota komunitas. Karena ide dan tujuannya bagus, maka kami berupaya untuk merealisasikannya bersama-sama” tutur ketiganya.

Sejatinya, ziarah yang dilakukan malam tadi merupakan agenda perdana. Agenda-agenda berikutnya akan dirutinkan dalam empat puluh hari sekali (selapanan). Baik Ahmad Sawego, Syaifuddin, Wisnu Maupun Tatmuji, berharap agar kedepannya semakin banyak anggota komunitas yang tergerak untuk mengikuti program ini.

“Tujuan kami yang paling utama adalah ikut menjaga khazanah budaya dan spiritual. Bedoa sekaligus menapak tilas sejarah” pungkas Tarmuji.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Masjid Agung Baitunnur Pati mencatatkan sejarah dengan menggelar ngaji budaya, Kamis (28/3/2024) malam. Masjid yang berada di pusat kota Pati tersebut bakal menjadi rujukan masjid agung lain di Indonesia. “Saya terenyuh. Ini bisa jadi contoh masjid yang lain,” ujar KH Budi Harjono saat berceramah di hadapan ribuan jamaah dalam Ngaji Cangkrukan memperingati […]

  • PCNU-PATI Photo by Allec Gomes

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Rasa Tak Pernah Tumbuh malam mengurung perasaan yang sudah layu membelenggunya hingga sekarat tidak membiarkannya tumbuh, hanya mendesaknya untuk tetap utuh 15 September 2022 Bayangmu Menghilang terlunta-lunta aku mengejar bayangmu di bawah guyuran hujan dalam cengkaraman pagi yang menggigil tapi kamu terus berlari, meninggalkan jejak dan terhapus akannya 15 Oktober 2022  Lupakan Aku berhenti mengeja […]

  • PCNU-PATI Photo by Paul

    Hobinya adalah Masa Depannya

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya diperkenalkan dengan seorang aktivis perempuan oleh salah satu kawan baik saya. Seorang novelis dan penggiat literasi.  Perempuan yang memiliki segudang kesibukan dari mulai menjadi ibu rumah tangga sampai menjadi jurnalis media, berbagi pengalaman tentang lika liku perjalanan hidupnya. Sejak kecil ia sudah gemar membaca dan menulis. Hingga […]

  • Ketua Lazisnu Ajak Warga Bantu Korban Puting Beliung

    Ketua Lazisnu Ajak Warga Bantu Korban Puting Beliung

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Ketua Lazisnu Ajak Warga Bantu Korban Puting Beliun   pcnupati.or.id – Musim penghujan di ujung tahun 2024 menjadi kenangan pahit bagi sebagian warga Kecamatan Winong Kabupaten Pati. Pasalnya, 90 rumah dan sekolah di kecamatan tersebut mengalami rusak sedang hingga berat akibat terjangan angin puting beliung, Sabtu (28/12) lalu.   Total kerugian materiil yang diderita warga […]

  • Perbaiki Arah Kiblat Masjid dan Musala, Kemenag Pati Kerahkan Puluhan Verifikator

    Perbaiki Arah Kiblat Masjid dan Musala, Kemenag Pati Kerahkan Puluhan Verifikator

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.653
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati berupaya memperbaiki arah kiblat masjid maupun musala. Mereka pun mengerahkan puluhan verifikator untuk terjun ke masjid maupun musala di 21 kecamatan. Sebelum terjun ke lapangan, tim verifikasi arah kiblat dibekali dengan pelatihan sekaligus praktik pengukuran arah kiblat. Kegiatan ini diikuti agar tim verifikator mempunyai standar pengukuran yang […]

  • LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

      Pati – LAZIS MWCNU Tayu Kabupaten Pati merasa perlu memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media online yang mengatasnamakan lembaga mereka. Pemberitaan tersebut berjudul “Banjir Rob Melanda, Pemerintah Diam Membisu, LAZISNU Tayu Turun Tangan Berikan Bantuan ke Warga” yang beredar luas di platform media online. Menurut Ketua Tanfidziyah MWCNU Tayu, Ah. Syarwo, narasi yang disampaikan […]

expand_less