Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Empat Mahasiswi Jadi Penghuni Baru Kantor Lazisnu

Empat Mahasiswi Jadi Penghuni Baru Kantor Lazisnu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
  • visibility 518
  • comment 0 komentar
Proses penyerahan mahasiswa PPL Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf IAIN Kudus di Kantor PC Lazisnu Pati

PATI- PC Lazisnu Kabupaten Pati menjadi lokasi penempatan mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf IAIN Kudus. Program ini merupakan rangkaian pelaksanaan PPL (Praktik Profesi Lapangan) IAIN Kudus tahun ini. 

PC Lazisnu Kabupaten Pati melalui Manager Penyaluran, Agus Arif Mustofa memberi sambutan hangat kepada para mahasiswa di Kantor sekretariat PC Lazisnu Pati, rabu (28/7). kehadiran civitas akademika tersebut juga didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Agung Slamet Riyadi. 

Empat orang mahasiswi diterjunkan untuk praktek lapangan di Lazisnu. Baik bagi IAIN Kuds maupun Lazisnu, ini bukan penempatan perdana setelah Februari lalu, keduanya pihak juga menjalin kerjasama serupa.

“Alhamdulillah kami kembali dipercaya oleh IAIN Kudus untuk menampung kegiatan PPL mahasiswa mereka,” ungkap Agus kepada pcnupati.or.id.

Dalam sambutannya, Agus juga berbicara perihal cita-cita besarnya dalam dunia zakat, infaq, wakaf dan sedakah. Ia berharap, hadirnya para generasi milenial di Lazisnu Pati menjadi bekal untuk mereka agar dipergunakan dalam mengedukasi masyarakat  agar semakin masif untuk berzakat.

“Nantinya semoga para mahasiswi ini menjadi kader yang mampu dalam mengembangkan dan membumikan gerakan berzakat di wilayah Pati khususnya, agar supaya semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat dan mampu untuk mengentaskan kemiskinan,” imbuhnya.

Tidak mau kalah, DPL Agung Slamet Riyadi juga menyatakan rasa terimakasihnya kepada pihak Lazisnu Pati. Menurutnya, Mahasiswa yang ia bimbing memerlukan pengarahan praktik langsung dari lembaga-lembaga yang berkompeten sehingga benar-benar bisa menghasilkan output yang profesional.

“Mahasiswi ini masih perlu belajar bagaimana meningkatkan pemahaman terkait manajemen zakat dan wakaf dengan baik, akuntabilitas, dan profesional serta bisa diterima oleh masyarakat dengan praktek di Lazisnu ini,” terangnya.(ina/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Jenderal Nobunaga

    Belajar dari Jenderal Nobunaga

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Jenderal Jepang yang sangat dikenal, Nobunaga, memutuskan untuk maju berperang meskipun jumlah prajuritnya hanya sepersepuluh dari pasukan musuh. Keyakinannya tak tergoyahkan, tapi wajar saja kalau para prajuritnya ragu. Di tengah perjalanan menuju medan perang, mereka berhenti di sebuah kuil Shinto. Setelah berdoa, Nobunaga keluar dengan wajah tenang dan berkata kepada prajuritnya: […]

  • Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Harlah NU ke-94 adalah momentum strategis untuk membangkitkan spirit kaum muda NU. Sejak dipimpin Gus Dur pada tahun 1984, eskalasi pergerakan kaum muda NU mengagumkan. Gus Dur berhasil mengorbitkan kader-kader muda untuk tampil sebagai pemimpin dan aktivis NU masa depan yang kreatif, inovatif, progresif, dan kompetitif. Pencerahan pemikiran dan aksi-aksi kontroversial Gus Dur mampu membangkitkan […]

  • Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

    Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

    • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Yeni Munifah bersama ribuan besek Tape Gembong yang siap didistribusikan  Menjadi aktivis Fatayat NU, tak menghalangi semangat Yeni Munifah untuk berdagang. Justru menurutnya, ia akan merasa bangga jika dirinya berhasil mentasyarufkan sebagian hartanya untuk organisasi.  “Prinsipnya kalau kita bisa jangan cari hidup di NU, tapi bagaimana kita menghidupkan NU itu sendiri,” satirnya.  Wanita yang akrab […]

  • Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengadakan seminar terkait ideologi Radikal, acra bertempat di gedung NU lantai 3 dengan menghadirkan pemateri Dr. Jamal Makmur Asmani, 21/5 kemarin. Dr. Jamal menjelaskan, Kader kader muda NU harus diselamatkan dari bahaya ideologi radikal yang terus menyerang kader bangsa. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, Pertama, mengokohkan paham Aswaja Annahdliyyah […]

  • PMII Joyo Kesumo Ziarahi Makam-Makam Auliya’

    PMII Joyo Kesumo Ziarahi Makam-Makam Auliya’

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    PATI-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati melakukan tour religi tiga wali di Pati dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung dari Hari Minggu (28/7) siang hingga malam. Belasan pengurus Komsat Joyo Kesumo membelah panasnya siang dan dinginnya malam untuk mengingat jasa para auliya’. Para Pengurus PMII Komsat Joyo Kesumo saat melaukan ziarah di makam […]

  • Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.676
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani KH. Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur, kemarin dianugerahi Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Tentu sangat layak Gus Dur mendapat gelar Pahlawan Nasional karena pemikiran dan perjuangannya yang luar biasa. Dalam konteks pemikiran, banyak sekali gagasan besar yang dilahirkan Gus Dur. Antara lain: Pertama, pribumisasi Islam. Islam adalah doktrin […]

expand_less