Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Empat Mahasiswi Jadi Penghuni Baru Kantor Lazisnu

Empat Mahasiswi Jadi Penghuni Baru Kantor Lazisnu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
  • visibility 499
  • comment 0 komentar
Proses penyerahan mahasiswa PPL Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf IAIN Kudus di Kantor PC Lazisnu Pati

PATI- PC Lazisnu Kabupaten Pati menjadi lokasi penempatan mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf IAIN Kudus. Program ini merupakan rangkaian pelaksanaan PPL (Praktik Profesi Lapangan) IAIN Kudus tahun ini. 

PC Lazisnu Kabupaten Pati melalui Manager Penyaluran, Agus Arif Mustofa memberi sambutan hangat kepada para mahasiswa di Kantor sekretariat PC Lazisnu Pati, rabu (28/7). kehadiran civitas akademika tersebut juga didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Agung Slamet Riyadi. 

Empat orang mahasiswi diterjunkan untuk praktek lapangan di Lazisnu. Baik bagi IAIN Kuds maupun Lazisnu, ini bukan penempatan perdana setelah Februari lalu, keduanya pihak juga menjalin kerjasama serupa.

“Alhamdulillah kami kembali dipercaya oleh IAIN Kudus untuk menampung kegiatan PPL mahasiswa mereka,” ungkap Agus kepada pcnupati.or.id.

Dalam sambutannya, Agus juga berbicara perihal cita-cita besarnya dalam dunia zakat, infaq, wakaf dan sedakah. Ia berharap, hadirnya para generasi milenial di Lazisnu Pati menjadi bekal untuk mereka agar dipergunakan dalam mengedukasi masyarakat  agar semakin masif untuk berzakat.

“Nantinya semoga para mahasiswi ini menjadi kader yang mampu dalam mengembangkan dan membumikan gerakan berzakat di wilayah Pati khususnya, agar supaya semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat dan mampu untuk mengentaskan kemiskinan,” imbuhnya.

Tidak mau kalah, DPL Agung Slamet Riyadi juga menyatakan rasa terimakasihnya kepada pihak Lazisnu Pati. Menurutnya, Mahasiswa yang ia bimbing memerlukan pengarahan praktik langsung dari lembaga-lembaga yang berkompeten sehingga benar-benar bisa menghasilkan output yang profesional.

“Mahasiswi ini masih perlu belajar bagaimana meningkatkan pemahaman terkait manajemen zakat dan wakaf dengan baik, akuntabilitas, dan profesional serta bisa diterima oleh masyarakat dengan praktek di Lazisnu ini,” terangnya.(ina/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

                Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90 tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu […]

  • 103 Guru Banjarnegara Lulus Pelatihan Koding dan AI, Dindikpora Minta Implementasi Segera

    103 Guru Banjarnegara Lulus Pelatihan Koding dan AI, Dindikpora Minta Implementasi Segera

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA – Sebanyak 103 guru di Kabupaten Banjarnegara dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah menuntaskan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tahap 1. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara mendesak para pengajar segera mengimplementasikan materi tersebut di sekolah masing-masing. Penutupan pelatihan yang berlangsung selama tiga bulan, sejak 13 Juli hingga 12 Oktober 2025, digelar […]

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

      SEMARANG,-Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyelenggarakan Forum Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini mengangkat tema mewujudkan pemuda cerdas, kritis dan cinta tanah air. Ketua FKPT Jawa Tengah Hamidullah Ibda mengatakan Rembuk merah putih merupakan program mandatori Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) melalui FKPT khusus bidang media/humas dan […]

  • Lazisnu – Zawa Ipmafa Kembali Bekerjasama

    Lazisnu – Zawa Ipmafa Kembali Bekerjasama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Para petinggi Lazisnu Pati dan perwakilan Prodi Zakat dan Wakaf Ipmafa Pati sesaat setelah penyerahan mahasiswa PPL di kantor NU-Care Lazisnu Pati PATI – Sebagai upaya meningkatkan semangat filantropi di lingkungan NU, khususnya bagi anak muda, NU Care-LAZISNU Pati menjalin kerja sama dengan Institut Pesantren Matholiul Falah (IPMAFA). Duet ini dilakukan dalam bentuk program PPL […]

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Distribusikan Air Bersih di Desa Trikoyo

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Segenap mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam dari Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melaksanakan kegiatan sosial berupa distribusi air bersih di Desa Trikoyo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati. Ahad, (22/9/24). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya untuk membantu warga desa yang sedang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau panjang. […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi ber-empati. Photo by Europeana on Unsplash.

    Ber (empati) diri

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Hari ini masih suasana berkabung. Mendung menyelimuti. Sedih masih bersemayam dalam hati dan menelisik sanubari. Semua orang pasti suatu ketika akan mengalami, datang dan pergi. Kembali pada ilahi Robbi. Lahir dan mati. Itu pasti dan tak dapat di pungkiri. Tinggal bagaimna kita mampu mengelola hati dan empati. Dari Sabtu kemarin, saat Ibu mertua saya pergi […]

expand_less