Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • visibility 461
  • comment 0 komentar

WINONG-Delapan truk tangki berisi air bersih kembali diterjunkan oleh PCNU Pati. Kali ini, ada tiga kecamatan yang menjadi target pendistribusian air bersih, Jumat (20/9).

Desa Sidomukti, Kecamatan Jaken, Desa Sarimulyo dan Kropak, Kecamatan Winong serta Desa Sembatur Agung Kecamatan Jakenan menjadi sasaran pendistribusian air beraih siang tadi. Keempat desa di tiga kecamatan tersebut memperoleh bantuan air bersih dari PCNU dengan jumlah kumulatif 56.000 liter.

Pendistribusian air bersih oleh PCNU Pati di 3 Kecamatan, Jaken, Winong dan Jakenan, Jumat (20/9)

“Hari ini ada delapan truk tangki yang memiliki kapasitas lebih besar dari sebelumnya, yaitu 7.000 liter per truknya” tutur Edi Fitrianto, salah satu pengurus LPBINU Pati yang nertugas di lapangan.

Selama seminggu terakhir ini, PCNU telah mendistribusikan air beraih sebanyak tiga kali. Adapun jumlah air yang didistribusikan pun bervariasi.

Dalam penyaluran air bersih siang tadi, NU mengajak beberapa Badan Otonomnya, seperti Fatayat dan Muslimat untuk terjun langsung ke lokasi. Selain itu, NU juga juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Pati dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat pun merespon positif dengan langkah PCNU ini. Salah satunya adalah Yulikah, warga Dukuh Gendoan, Sarimulyo, Winong. Menurut Yulikah, desanya sudah mengalami kekeringan sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat masyarakat sangat kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Warga sini sangat terbantu dengan pemberian air beraih dari PCNU Pati. Dan kami sangat berterimakasih atas segala kebaikan yang telah diberikan PCNU kepada warga Gendoan” tuturnya.

PCNU melalui LPBINU akan terus memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Pati yang mengalami kekeringan seperti Dukuh Gendoan tersebut. Edi Fitrianto juga mengutarakan ajakan kepada masyarakat luas untuk turut ambil bagian dalam program sosial ini.

“Mari bersama-sama bergerak, sebab mereka semua saudara kita.”pungkas Edi.

Selain mengajak masyarakat untuk turut membantu, Edi juga mempersilakan warga yang daerahnya mengalami kekeringan untuk memberikan informasi kepada PCNU atau LPBI NU. Daerah-daerah yang terdaftar, nantinya akan diusahakan mendapatkan bantuan air bersih sesuai sakala prioritas yang ditentukan oleh LPBINU.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pelaksanaan lailatul ijtima’ MWC NU Wedarijaksa PATI – Senin (30/8) kemarin, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ pertama setelah masa PPKM, walaupun masa darurat tetap mengadakan pertemuan. Ketua Tanfidziyah NU Wedarijaksa, Kiai Nabhan Ulinnuha mengatakan lailatul ijtima digelar untuk konsolidasi antar pengurus dan antar Banom NU.  “Ini lailatul ijtima kembali digelar setelah […]

  • PCNU-PATI

    Ketakwaan: Puncak Puasa Sebenarnya

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Mengapa puasa Ramadan penting? Ya, saya kira ini pertanyaan yang sering muncul di setiap Ramadan. Sebenarnya, puasa Ramadan ini hanya menjadi bagian dari alat, metode, atau cara umat Islam menuju ketakwaan. Kita bisa simak Surat QS Al-Baqarah 183 yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Ghibah

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Puasa kok masih ghibah? Ya, sakjane itu urusan personal. Tapi sebagai umat Islam yang waras dan masih peduli, kita harus mengingatkan bahwa ghibah (dalam KBBI: gibah), gosip, gunjing, gremingi, itu semua tidak baik. Gibah pada initnya membicarakan keburukan, keaiban, kejelekan orang lain, dan sebutan lainnya adalah bergunjing. Saat puasa Ramadan, atau hari […]

  • Harlah ke-30, MAN 2 Pati Tanam Ribuan Mangrove untuk Lestarikan Lingkungan

    Harlah ke-30, MAN 2 Pati Tanam Ribuan Mangrove untuk Lestarikan Lingkungan

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.296
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-30, Madrasah Aliyan Megeri (MAN) 2 Pati, menanam ribuan mangrove di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan bertajuk “Ekoteologi dan Konservasi 3000 Bibit Mangrove” tersebut, melibatkan berbagai pihak, di antaranya sekolah binaan yaitu MTs Negeri 2 Pati, MTs Manbaul Falah, MTs Mambaul Hidayah serta SD […]

  • Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id- Membincang moral atau etika memang saat ini menjadi perhatian bersama. Banyak sekali kasus dimedia massa yang berdedar berkaitan dengan degradasi moral anak bangsa ini. Salah satu kasus amoral yang sempat viral pertengahan februari lalu misalnya. Dimana terdapat 4 pelajar yang yang berasal dari salah satu sekolah di Kabupaten Grobogan, melakukan rudapaksa terhadap siswi […]

  • Ilustrasi Branding - PCNU PATI, Photo by Eva Elijas on Pexels

    Branding

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Saban pagi rutinitas harian adalah minum kopi, seseklai membaca buku puisi. Robusta adalah merk kopi rakyat yang sangat di gemari masyarakat. Sebab harganya pas di kantong tak bikin kantong kosong. Selain itu, adalah bentuk perlawanan dengan merk-merk kopi pabrikan. Masyarakat di desa kami lebih menghargai produk-produk tetangga dan saudara dan temannya, ketimbang produk pabrikan. Apabila […]

expand_less