Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

WINONG-Delapan truk tangki berisi air bersih kembali diterjunkan oleh PCNU Pati. Kali ini, ada tiga kecamatan yang menjadi target pendistribusian air bersih, Jumat (20/9).

Desa Sidomukti, Kecamatan Jaken, Desa Sarimulyo dan Kropak, Kecamatan Winong serta Desa Sembatur Agung Kecamatan Jakenan menjadi sasaran pendistribusian air beraih siang tadi. Keempat desa di tiga kecamatan tersebut memperoleh bantuan air bersih dari PCNU dengan jumlah kumulatif 56.000 liter.

Pendistribusian air bersih oleh PCNU Pati di 3 Kecamatan, Jaken, Winong dan Jakenan, Jumat (20/9)

“Hari ini ada delapan truk tangki yang memiliki kapasitas lebih besar dari sebelumnya, yaitu 7.000 liter per truknya” tutur Edi Fitrianto, salah satu pengurus LPBINU Pati yang nertugas di lapangan.

Selama seminggu terakhir ini, PCNU telah mendistribusikan air beraih sebanyak tiga kali. Adapun jumlah air yang didistribusikan pun bervariasi.

Dalam penyaluran air bersih siang tadi, NU mengajak beberapa Badan Otonomnya, seperti Fatayat dan Muslimat untuk terjun langsung ke lokasi. Selain itu, NU juga juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Pati dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat pun merespon positif dengan langkah PCNU ini. Salah satunya adalah Yulikah, warga Dukuh Gendoan, Sarimulyo, Winong. Menurut Yulikah, desanya sudah mengalami kekeringan sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat masyarakat sangat kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Warga sini sangat terbantu dengan pemberian air beraih dari PCNU Pati. Dan kami sangat berterimakasih atas segala kebaikan yang telah diberikan PCNU kepada warga Gendoan” tuturnya.

PCNU melalui LPBINU akan terus memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Pati yang mengalami kekeringan seperti Dukuh Gendoan tersebut. Edi Fitrianto juga mengutarakan ajakan kepada masyarakat luas untuk turut ambil bagian dalam program sosial ini.

“Mari bersama-sama bergerak, sebab mereka semua saudara kita.”pungkas Edi.

Selain mengajak masyarakat untuk turut membantu, Edi juga mempersilakan warga yang daerahnya mengalami kekeringan untuk memberikan informasi kepada PCNU atau LPBI NU. Daerah-daerah yang terdaftar, nantinya akan diusahakan mendapatkan bantuan air bersih sesuai sakala prioritas yang ditentukan oleh LPBINU.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Roman Terpendam Marah Rusli

    Roman Terpendam Marah Rusli

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

     Apakah ada yang kekal di dunia ini? nyawa dengan badan saja, yang sedemikian rapat hubungannya, pada suatu ketika akan berpisah juga, seperti dua benda yang tak pernah terhubung.(hal 25).  Gaya bercerita marah rusli dalam novel ini begitu mempesona, teks – teks yang lahir dari hal – hal biasa di tangannya mengalir terasa begitu ajaib, ringan, […]

  • LP Ma'arif NU PCNU Kudus Siapkan Program Peningkatan Kompetensi Jurnalistik bagi Guru

    LP Ma’arif NU PCNU Kudus Siapkan Program Peningkatan Kompetensi Jurnalistik bagi Guru

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama LP Ma’arif NU PCNU Kudus tengah menyiapkan program penguatan literasi bagi guru tingkat SMA/MA/SMK. Tim pengabdian terdiri atas tujuh orang, yaitu Abdul Arif, Edi Subkhan, Muhammad Nazil Iqdami dari Prodi Teknologi Pendidikan UNNES. Lalu Farida Rachmawati dari Prodi KPI UIN Walisongo. Serta tiga mahasiswa UNNES, […]

  • PCNU-PATI

    Mbah Reban

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Oleh: Annisa Barokatus Mbah Reban adalah seorang ulama yang lahir di Desa Tambahmulyo Dukuh Tambak Kapas sekitar tahun 1944 M pada hari Rabu dan meninggal pada hari Rabu pula di rumah beliau Desa Tambahmulyo, pada tanggal 15 Jumadil Ula 1431 H pada usia 65 tahun. Nama Mbah Reban diambil dari hari lahirnya yaitu Rabu. Mbah […]

  • PCNU-PATi

    PAC Fatayat NU Kecamatan Gunungwungkal masa khidmat 2022-2023, Resmi dilantik

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Gunungwungkan, resmi dilantik pada Jumat, 17/2 bertempat di gedung Haji Kecamatan Gunungwungkal. Dalam kegiatan tersebut yang hadir meliputi, PCFNU (Hj. Alfi Hidayah, S. Pd.I WK Ketua dan lilik Khoni’ah,SE (Sekretaris umum), Muspika (Camat,polsek,koramil), Hj. Muntamah (Dewan kehormatan Fatayat NU Kab. Pati dan DPRD Pati),MWC NU dan banom-banomnya dan […]

  • Petualangan Air Terjun Semirang Ajarkan Kepedulian Alam

    Petualangan Air Terjun Semirang Ajarkan Kepedulian Alam

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.341
    • 0Komentar

      Nuansa petualangan mewarnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah melalui kegiatan jelajah Air Terjun Semirang, Kecamatan Ungaran Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/12/2025) dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan dan kelestarian alam. Para peserta menempuh jalur trekking menuju air terjun sambil melakukan aksi bersih lingkungan. Sampah-sampah yang ditemui di sepanjang […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa dan Kopling Ibadah

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.972
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Nafsu sering kali digambarkan sebagai mesin yang mempunyai daya dorong luar biasa. Semangat. Kemrunsung. Ngaluhara. Ya, ini dalam lintasan kehidupan manusia kayaknya semuanya begitu ya. Akan tetapi, daya dorong itu sekadar akan membawa kendaraan eksistensi manusia menuju jurang kehancuran tanpa mekanisme kendali yang presisi.   Pada konteks ini, puasa hadir […]

expand_less