Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

WINONG-Delapan truk tangki berisi air bersih kembali diterjunkan oleh PCNU Pati. Kali ini, ada tiga kecamatan yang menjadi target pendistribusian air bersih, Jumat (20/9).

Desa Sidomukti, Kecamatan Jaken, Desa Sarimulyo dan Kropak, Kecamatan Winong serta Desa Sembatur Agung Kecamatan Jakenan menjadi sasaran pendistribusian air beraih siang tadi. Keempat desa di tiga kecamatan tersebut memperoleh bantuan air bersih dari PCNU dengan jumlah kumulatif 56.000 liter.

Pendistribusian air bersih oleh PCNU Pati di 3 Kecamatan, Jaken, Winong dan Jakenan, Jumat (20/9)

“Hari ini ada delapan truk tangki yang memiliki kapasitas lebih besar dari sebelumnya, yaitu 7.000 liter per truknya” tutur Edi Fitrianto, salah satu pengurus LPBINU Pati yang nertugas di lapangan.

Selama seminggu terakhir ini, PCNU telah mendistribusikan air beraih sebanyak tiga kali. Adapun jumlah air yang didistribusikan pun bervariasi.

Dalam penyaluran air bersih siang tadi, NU mengajak beberapa Badan Otonomnya, seperti Fatayat dan Muslimat untuk terjun langsung ke lokasi. Selain itu, NU juga juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Pati dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat pun merespon positif dengan langkah PCNU ini. Salah satunya adalah Yulikah, warga Dukuh Gendoan, Sarimulyo, Winong. Menurut Yulikah, desanya sudah mengalami kekeringan sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat masyarakat sangat kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Warga sini sangat terbantu dengan pemberian air beraih dari PCNU Pati. Dan kami sangat berterimakasih atas segala kebaikan yang telah diberikan PCNU kepada warga Gendoan” tuturnya.

PCNU melalui LPBINU akan terus memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Pati yang mengalami kekeringan seperti Dukuh Gendoan tersebut. Edi Fitrianto juga mengutarakan ajakan kepada masyarakat luas untuk turut ambil bagian dalam program sosial ini.

“Mari bersama-sama bergerak, sebab mereka semua saudara kita.”pungkas Edi.

Selain mengajak masyarakat untuk turut membantu, Edi juga mempersilakan warga yang daerahnya mengalami kekeringan untuk memberikan informasi kepada PCNU atau LPBI NU. Daerah-daerah yang terdaftar, nantinya akan diusahakan mendapatkan bantuan air bersih sesuai sakala prioritas yang ditentukan oleh LPBINU.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

    IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    “Monggo, sholawat sing banter. Ojo nonton sholawat, tapi sareng-sareng nderek maos sholawat sing banter. Insya Allah sing paling banter, utange ndang lunas (Mari berselawat yang keras. Jangan menonton selawat, tapi bersama-samalah membaca selawat yang keras. Insya Allah yang paling keras bacaannya, hutangnya segera lunas).” Demikian disampaikan Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf sesaat sebelum […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Misuh-misuh

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2019, saya menulis artikel ilmiah berjudul “Penggunaan Umpatan Thelo, Jidor, Sikem, Sikak sebagai Wujud Marah dan Ekspresi Budaya Warga Temanggung” yang terbit di Ranah Jurnal Kajian Bahasa 8 (2) 2019. Dalam artikel itu, ada temuan yang saya ungkap bahwa orang misuh (mengumpat) itu boleh, karena bentuk ekspresi budaya. Namun jika sudah […]

  • Konferensi MWCNU Kec Wedarijaksa

    Konferensi MWCNU Kec Wedarijaksa

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pati. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Wedarijaksa menggelar konferensi pergantian pengurus. Penyusunan pengurus baru itu, agar bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama semakin berkembang dan mampu mengikuti tantangan Zaman. Acara konferensi bertempat di Gedung MWC NU Wedarijaksa,(6/8) Selain itu, MWC Wedarijaksa diharapkan menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik dalam bidang wirausaha, karena di kecamatan tersebut banyak usaha […]

  • Membumikan Green Ramadan

    Membumikan Green Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kemarin, saya menulis Ramadan Ramah Lingkungan. Tulisan ini sebenarnya lanjutan dari ide pokoknya. Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam berpuasa sebagai bentuk ibadah, refleksi diri, dan peningkatan spiritualitas harus diwujudkan serratus persen. Namun, di balik ibadah yang mulia, ada tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu bagaimana menjaga keseimbangan […]

  • Periode Depan 98 Persen Pelajar NU Pati, Hendaki Kembangkan Literasi

    Periode Depan 98 Persen Pelajar NU Pati, Hendaki Kembangkan Literasi

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 98 persen lebih responden menginginkan kepengurusan PC IPNU IPPNU Periode 2021-2023 lanjutkan kembangkan literasi yang sudah dimulai oleh periode sebelumnya. Hal ini nampak terlihat dari hasil survey bursa calon ketua PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023. Survey tersebut dilakukan oleh Badan Student Crisis Center (BSCC) PC IPNU Kabupaten Pati pada 28 […]

  • Hanya Se Tinggi Lutut tapi Membunuh Harapan. Photo by Ny Menghor on Unsplaash.

    Hanya Se Tinggi Lutut tapi Membunuh Harapan

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* “Halah, cuma banjir ndak sampai se lutut,” celetuk seorang kawan di antara riuh hujan. Seketika telinga penulis memanas. Belum usai gemuruh dalam dada akibat ungkapan nyelekit itu, ternyata masih berlanjut. “Media terlalu membesar-besarkan.” Nah, kalau yang ini sudah ndak bisa di biarkan. Uraian ‘khotbah’ unfaedah itu harus segera di sliding […]

expand_less