Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian

Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
  • visibility 580
  • comment 0 komentar

Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian

Bersedekah adalah termasuk tindakan yang disyari’atkan agama dan berpahala. Bersedekah juga mencerminkan kepedulian sosial antar umat Islam. Dalam hadits Amr bin Abasah disebtkan:
قُلْتُ مَا الْإِسْلَامُ قَالَ طِيبُ الْكَلَامِ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ [1]
“Aku bertanya, “Apa Islam itu?” Beliau menjawab, “Berkata yang baik dan memberi makan.”
Sedekah juga dapat berupa bacaaan tasbih, takbir, tahmid dan tahlil. Dalam hadits Abu Dzar disebutkan:
أَنَّ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُورِ بِالْأُجُورِ يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّي وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ وَيَتَصَدَّقُونَ بِفُضُولِ أَمْوَالِهِمْ قَالَ أَوَ لَيْسَ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لَكُمْ مَا تَصَّدَّقُونَ إِنَّ بِكُلِّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةً وَكُلِّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةً[2]
Sekelompok orang Sahabat Rasulullah bertanya kepada beiau, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya itu bias pergi dengan membawa pahala. Mereka shalat sebagaimana kai shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami juga berpuasa. Namun mereka bias bersedekah dengan kelebihan harta mereka?” Beliau menjawab, “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian apa yang bias kalian sedekahkan? Sesungguhnya setiap bacaan tasbih adalah sedekah. Setiap bacaan takbir adalah sedekah. Setiap bacaan tahmid adalah sedekah. Dan Setiap bacaan tahlil adalah sedekah.”
Termasuk dalam hadits dia atas adalah bersedekah atas nama orang yang telah meninggal. Sedekah ini adalah boleh. Pada masa Rasulullah SAW sedekah tidak hanya teratas pada makanan saja, bahkan kebun kurma dan segala sesuatu yang nilainya mahal lalu pahalanya dihadiahkan kepada orang yang telah meninggal. Dalam hadits disebutkan:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ أَفَيَنْفَعُهَا إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّ لِي مَخْرَفًا فَأُشْهِدُكَ أَنِّي قَدْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا[3]
Dari Ibnu Abbas dia berkata, “Seorang laki-laki bertanya kepada Rasululah, “Wahai Rasulullah, ibuku telah meninggal. Apakah akan bermanfaat baginya jika aku bersedekah atas nama dia?’ Beliau menjawab, “Ya, benar” Laki-laki itu berkata, “Aku memiliki sebuah keranjang. Maka aku persaksikan kepada engkau bahwa aku mensedekahkannya atas nama dia.”
Bahkan sedekah yang pahalanya dihadiahkan kepada orang yang telah meninggal termasuk amal mulia. Dari sekian banyak bentuk sedekah yang paling utama diantaranya adalah memerdekakan budak, sedekah, memintakan ampunan dan mendoakannya serta menghajikannya. Membaca Alqur’an dengan tanpa upah dan menghadiahkan pahala bacaan itu kepada mayit juga dapat sampai.[4]
Sedangkan mengenai anggapan bahwa suguhan makanan kepada orang yang  hadir dalam tahlilan  selama 7 hari berturut-turut sepeninggal mayit adalah tradisi agama Hindu dan Budha adalah angapan keliru. Yang benar adalah bahwa tradisi ini jika dipilah-pilah masing-masing sebagai menyuguhkan makanan, majlis dzikir dan mendoakan mayit adalah hal yang dianjurkan syari’at. Sedangkan melaksanakannya pada hari-hari tertentu misalnya hari ketujuh, keempat puluh, keseratus, keseribu dan setiap tahun dan seterusnya hanyalah adat kebiasaan yang tidak bertentangan dengan syari’at.[5]
Bahkan ImamAhmad bin Hambal menyebut itu sebagai tradisi salaf yang sunat dipraktekan[6]

[1] Musnad Ahmad, nomor 18618
[2] HR Muslim, nomor 1674
[3] Sunan At Tirmidzi, nomor 605
[4] Ar Ruh, hal. 142
[5] Nihayah az Zain; hal 281
[6] Al Hawi lil Fatawi, juz 2 hal. 194
Gambar www.mryanwar.wordpress.com
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Berbagi di Bulan Muharram

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Pati- Beberapa UPZIS MWC NU yang ada di Kabupaten Pati serentak menggelar kegiatan santunan Yatim Piatu dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1444 H, Ahad (7/8). Diantaranya UPZIS MWC Gabus, UPZIS MWC Gunungwungkal, UPZIS MWC Dukuhseti, dan UPZIS MWC Sukolilo. “Bulan Muharram adalah hari rayanya anak yatim. Maka kami bermaksud membahagiakan mereka dengan menyayangi serta […]

  • Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Lampung – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung berhasil memborong 11 (sebelas) penghargaan PD PGMI Indonesia Award dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-10 di UIN Raden Intan Lampung pada Kamis (18/7/2024) yang akan berakhir Sabtu (20/7/2024) besok. Dalam kesempatan pembukaan Mukernas ke-10 tersebut, diumumkan […]

  • Fatayat NU Tayu Juara 1 Cooking Video Competition Tingkat Jateng

    Fatayat NU Tayu Juara 1 Cooking Video Competition Tingkat Jateng

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Tengah baru saja menghelat kompetisi untuk para pemudi NU. Tak main-main, dalam ajang yang dipungkasi 5 Desember kemarin, Fatayat NU Jateng belerjasama dengan Unicef. “Kami menggelar Cooking Video Competition MP-ASI Halal Gizi Seimbang sebagai Strategi Pencegahan Stunting pada Anak, dan diikuti oleh delegasi dari PAC dan PR […]

  • RAPIMWIL IPNU JATENG: Aturan Kongres Perlu Tinjauan Ulang

    RAPIMWIL IPNU JATENG: Aturan Kongres Perlu Tinjauan Ulang

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

      Pemalang – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) dengan agenda persiapan menjelang Kongres IPNU yang bertempat di Gedung DPRD Kab. Pemalang (19/03). Forum ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU Se-Jawa Tengah. Forum ini menghasilkan beberapa ide dan gagasan yang akan diusung oleh kader-kader […]

  • Anggota DPRD Pati Respon Aksi Kadus Mbotok Winong yang Sempat Hina Koin NU

    Anggota DPRD Pati Respon Aksi Kadus Mbotok Winong yang Sempat Hina Koin NU

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    PATI – Baru-baru ini sedang ramai terkait adanya dugaan penghinaan terhadap Koin NU yang dilakukan oleh Suharto, seorang Kepala Dusun (Kadus) Mbotok, Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, Pati. Kadus ini sempat mengunggah foto kaleng Koin NU dengan narasi yang mengarah ke suatu penghinaan. Melalui akun Facebook Mangkudiponggolo Putro, Suharto mengunggah kaleng Koin NU dengan caption ”jiwa […]

  • PC Fatayat NU Pati Gelar Latihan Kader Lanjutan di Jrahi

    PC Fatayat NU Pati Gelar Latihan Kader Lanjutan di Jrahi

    • calendar_month Sen, 27 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Peserta LKL PC Fatayat NU Pati foto bersama GUNUNGWUNGKAL – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kab. Pati menggelar kegiatan Latihan Kader Lanjutan (LKL), Sabtu dan Ahad, 26-27 Desember 2021. Pelatihan selama dua hari ini dilaksanakan di Gili Malang Jrahi (GMJ), Gunungwungkal. Latihan Kader Lanjutan ini diikuti oleh pengurus PC Fatayat NU Kab. Pati dan utusan dari […]

expand_less