Angkat Tema Eco Theology Education, INISNU Gelar Seminar Internasional
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7.152
- comment 0 komentar

Angkat Tema Eco Theology Education, INISNU Gelar Seminar Internasional
Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar Seminar Internasional bertajuk “The Transformation of Eco Theology Education”, Senin (19/1/2026) yang berpusat di aula lantai 2 INISNU dan secara virtual melalui Zoom Meeting yang diikuti ratusan peserta dari Indonesia, India, Malaysia, dan USA. Kegiatan ini menjadi forum akademik strategis untuk mendiskusikan transformasi pendidikan ekoteologi dalam menjawab krisis lingkungan global dari perspektif keislaman dan interfaith.
Seminar internasional tersebut dibuka dengan sambutan Ketua Dewan Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) INISNU Temanggung, Drs. H. Nur Makhsun, M.S.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa komitmen INISNU Temanggung terhadap isu ekoteologi bukanlah agenda sesaat, melainkan gerakan jangka panjang yang telah dirintis sejak tahun 2021.
“Berbicara tentang ekoteologi, kami di BPP INISNU Temanggung telah merilis dan mengimplementasikannya sejak 2021 sebagai bagian dari identitas dan arah pengembangan kampus,” ungkapnya.
Nur Makhsun menjelaskan bahwa pengembangan ekoteologi di INISNU Temanggung berpijak pada empat pilar nilai kelembagaan (empat Panca). Pertama, Panca Satya, yang merujuk pada nilai-nilai Mabadi’ Khaira Ummah yaitu Ash-Shidqu (jujur), Al-Amanah wal Wafa bil Ahdi (amanah dan menepati janji), Al-Adalah (adil), At-Ta’awun (tolong-menolong), dan Al-Istiqamah (konsisten) sebagai fondasi moral dan ideologis kampus.
Kedua, Pancajiwa, merujuk pesan KH. Ali Maksum Krapyak Rais Am PBNU 1981-1984. Di antaranya yaitu Ats-Tsiqatu bi Nahdlatul Ulama, Al-Ma’rifat wal istiqon bi Nahdlatul Ulama, Al-Amalu bi ta’limi Nahdlatul Ulama, Al-Jihadu Fi Sabili Nahdlatul Ulama, dan Ash-Shobru fi sabili Nahdlatul Ulama yang menjiwai seluruh aktivitas akademik dan kelembagaan.
Ketiga, Pancadharma, yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Penguatan Kaderisasi NU, serta Pengembangan Peradaban Islam. Keempat, Pancacita, yakni cita-cita strategis kampus meliputi akreditasi unggul, seluruh dosen bergelar doktor, penguatan jejaring internasional, sarana dan prasarana terstandar, serta digitalisasi perguruan tinggi.
Sementara itu, Rektor INISNU Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa nilai-nilai Pancadharma tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi telah diintegrasikan secara sistemik ke dalam seluruh ekosistem kampus dengan berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah antara lain Tawassuth, Tawazun, I’tidal, dan Tasamuh.
“Pancadharma kami integrasikan ke dalam visi, misi, tujuan, strategi, tata nilai, kurikulum, pembelajaran, hingga seluruh kegiatan kampus melalui proses pembiasaan dan pembudayaan,” tegas Rektor.
Ia menambahkan bahwa pendidikan ekoteologi di INISNU Temanggung diarahkan untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis, spiritualitas keislaman, dan tanggung jawab sosial.
Seminar internasional ini menghadirkan narasumber Dr. Anurag Hazarika, M.Com, MBA, M.Phil, PGDCA, PGDRD, Ph.D. (Global Interfaith University, USA), Dr. Eny Rahmawati, M.Pd. (Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung), Belina Hendri Saputri, M.Ag. (STAI Walisembilan Semarang), Dr. Agustiar, Lc., M.H. (STITMA Yogyakarta), Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep. (AKPER Al-Kautsar Temanggung), Masruri, S.Ag., M.S.I. (Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (UNUGHA) Cilacap), Dr. Edy Muslimin, S.Ag., M.S.I. (Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta), Helmi Abdul Latif, M.HI. (STIK Kendal), Solekhul Amin, M.Pd. (STAI Brebes), dan Dr. Hj. Ida Zahara Adibah, M.S.I. (Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman (UNDARIS) Semarang).
Melalui seminar ini, INISNU Temanggung menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi NU yang responsif terhadap isu-isu global, sekaligus konsisten mengembangkan pendidikan Islam yang berakar pada nilai moderasi, keberlanjutan lingkungan, dan penguatan peradaban. (*)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar