Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Selamat Hari Raya

Selamat Hari Raya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 4 Mei 2022
  • visibility 355
  • comment 0 komentar

Baru dua hari saya dan Anda melewati hari kemenangan, kembali ke fitri, saling bermaaf maafan, saling mendoakan, muda sowan ke lebih tua. Di hari kemenangan tersebut banyak doa dan harapan yang kita panjatkan. Dan doa doa selamat di dunia akhirat selalu dilantunkan. Begitu terus setiap tahunnya. Menjaga rutinitas, berbuat kesalahan lagi dimaafkan kembali.

Semoga ini, semoga itu, kehidupannya menjadi berkah melimpah, rejeki bertambah buat bekal ibadah, keluarga sakinah mawadah warohmah. Dan mendapatkan kebaikan di dunia dan juga kebaikan di akhirat. Doa doa sederhana dari para orang tua, dari para simbah dengan penuh ketulusan, tanpa syarat dan isyarat, tanpa pengharapan, tanpa tendesius de es be.

Hari raya adalah berkumpul nya sanak saudara, keluarga dengan penuh bahagia. Saya jadi teringat sebuah status yang sekadar lewat di beranda Facebook saya sebelum hari kemenangan tiba, kurang lebihnya seperti ini. Di hari kemenangan ini, kita harus mampu berbagi, pada keluarga sanak saudara dan tetangga. Bukankah mengajak hal kebaikan adalah sebuah kebaikan itu sendiri.

Dari status semacam seperti itu, banyak menui komentar seperti banjir bandang tahunan. Satu diantara komentar tersebut berbunyi seperti ini, ” Mudah mas untuk di ucapkan, sulit untuk dijalankan” Yang kedua lebih menggelitik, ” Sekarang banyak penceramah kebaikan di dunia maya, dengan bumbu bumbu kebaikan namun nihil dalam realitanya”

Membaca dan melihat komentar tersebut, kemudian saya berkaca pada diri sendiri, dan merenung dalam dalam. Sekarang sudah zamannya dalam merayakan sebuah hari raya lebih ramai di dunia maya dari pada di dunia nyata. Sowan dan silaturahmi sudah tak menjadi ciri. Akan tetapi dengan banyaknya twiboon, ucapan minal aidin walfaidzin, meraimaikan status whatsapp atau pun beranda Facebook, sudah mewakili. Jabat tangan dengan erat, doa doa yang tertambat makin tahun berganti makin berat.

Padahal dengan silaturahmi dengan sowan kepada yang lebih tua, saya dan Anda akan mendapatkan doa doa terindah dengan penuh ketulusan. Salah satu diantaranya seperti ini.
“Mugo-mugo sak keluarga mu diparingi barokah, di paringi keselamatan di dunia dan akhirat, wong tuo isane mung isane dongakke, tahun ngarep iso menangi riyoyo meneh, rejekine mberah kanggo sangu ngibadah marang gusti Allah”

Doa sederhana akan tetapi mencakup semua yaitu selamat dunia dan akhirat. Sederhana sekali dari orang tua saya dan Anda. Jadi dari situ, saya berfikir apakah pertemuan keakraban, doa doa terpanjatkan dapat digantikan dengan twbiboo dan ucapan selamat hari raya melalui pesan pribadi atau status di media sosial dengan sepintas lalu?

Bukankah di hari kemenangan ini saya dan Anda harus menang segalanya. Menang dari ketergantungan media dan ponsel pintar yang bisa menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh.
Saya teringat dengan nasihat sederhana, apabila dengan silaturahmi akan memperbanyak rejeki. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Saya dan Anda kembali Fitri dan Semoga tahun depan bisa bertemu kembali.

Niam At Majha

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    KH. Munadi (Rois Syuriah) memberikan pengarahan terkait persiapan kegiatan. Dok: Mubarok Wedarijaksa – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kec. Wedarijaksa sore ini (19/7) mengadakan rapat konsolidasi persiapan kegiatan besar di Kantor MWC NU Wedarijaksa. Rapat yang dipimpin langsung oleh M. Nabhan Ulin Nuha selaku ketua Tanfidziyah itu mengagendakan jadwal kegiatan Silaturrahim dan Turba ke […]

  • PCNU- PATI

    Mak Ngasimah

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Aku Maolan bin Margo lahir tanggal 3 September 1942. Tahun dimana penjajahan masih merajalela di Indonesia. Bapakku Margo bin Jasmo desa Asempapan kecamatan Wedarijaksa yang sekarang Trangkil. Emakku Ngasimah Binti Rasmo Sirah dari dukuh Centhong desa Purwodadi kecamatan Margoyoso. Emakku orang bodoh, tidak pernah mengenyam bangku sekolah maupun mengaji. Maka aku […]

  • Photo by Jubéo Hernandez

    Ketika Cinta Dipertanyakan

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Namaku Gami. Aku tinggal di desa paling utara Kabupaten Gresik. Kota sebelum ibukota jawa timur ini tak lebih besar dan tak kurang maju dari Surabaya. Dari lahir hingga kini sudah beranjak dewasa. Aku punya dua sahabat. Namanya Kristal dan Banu. Mereka juga lahir dan tinggal di sini. Kami bersahabat sejak kecil. […]

  • PTM Madrasah Tertunda Lagi

    PTM Madrasah Tertunda Lagi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

      Ilustrasi PTM di madrasah (sumber : NU Online) PATI – Keinginan Madrasah di Kabupaten Pati untuk kembali melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tampaknya harus ditunda terlebih dahulu. Pasalnya Bupati Pati Haryanto mengaku belum memberikan izin kepada madrasah yang ada di wilayahnya untuk menggelar uji coba atau simulasi (PTM).  Menanggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Cabang […]

  • SAMBUTAN PENGURUS CABANG NAHDLATUL ULAMA KABUPATEN PATI

    Sambutan PCNU Pati di Hari Santri Nasional 2024

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh Saudara-saudara santri yang saya banggakan. Dalam suasana memperingati Hari Santri tanggal 22 Oktober 2024, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga rahmat, berkah, dan perlindungan-Nya senantiasa menyertai kita semua. Saudara-saudara sekalian Penetapan Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 adalah suatu […]

  • PCNU-PATI Photo by Aliaksei Lepik

    Zakat sebagai Metode Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Salah satu masalah terbesar masyarakat Indonesia adalah tingginya angka kemiskinan. Sebagai sebuah masalah, maka kemiskinan perlu didefinisikan terlebih dahulu kemudian dicari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan bagaimana kemiskinan itu dapat diminimalisir. Boleh jadi kemiskinan itu terjadi karena kebodohan sehingga mayarakat tidak mengetahui masalah dan potensi dirinya. Selain masalah […]

expand_less