Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022)

Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias.

Acara tersebut diisi oleh Ragil Haryo Yudiartanto (Sejarawan Muda Pati) dan M. Farid Abbad (Senior PAC IPNU Margoyoso dan Pegiat Literasi Pesantren).

Bagus Mubarik, Ketua PAC IPNU Margoyoso menyampaikan, bahwa acara Gebyar Ramadan ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Ia juga mengatakan kalau Pelajar sangat butuh terhadap pengetahuan mengenai budaya agar ia bisa mengenali diri dan lingkungan di sekitarnya dengan baik.

“Pelajar butuh terhadap pengetahuan budaya. Selain belajar budaya Indonesia secara umum di bangku sekolah, juga dibutuhkan pengetahuan tentang budaya lokal,” ujarnya.

Ia juga menambahi,  kegiatan ini sebagai ikhtiar dalam mengenalkan dan mengembangkan budaya kepada generasi muda, sebagai wujud rasa memiliki dan takut kehilangan akan budaya.

Ragil dalam menyampaikan materi, ia banyak menyampaikan tentang cagar budaya dan kearifan lokal kecamatan Margoyoso serta upaya pelestarian sejarah untuk generasi muda. Ia menjelaskan dengan rinci seluk beluk budaya hingga tradisi apa saja yang masih berlangsung sampai sekarang dan bagaimana langkah-langkah agar situs cagar budaya mendapat pengakuan di level lokal, nasional, hingga international.

Selain memberi penguatan materi, Farid Abbad, senior yang lebih akrab disapa Gus Farid itu mengajak generasi milenial untuk menyukai sebuah sejarah atau setidaknya mempelajari sedikit tentang sejarah, istilahnya kepo, terutama sejarah di desa sendiri.

Gus Farid juga menambahkan untuk menarik minat generasi muda masa kini berarti kita harus mengikuti media dan instrumen yang dekat dengan dunia milenial saat ini.
“Cara kita mengemasnya harus tepat. Sejarah yang luar biasa percuma karena tidak dikemas dengan baik,” ujarnya.

Gus Farid itu juga berpesan bahwa budaya adalah karakter bangsa kita, jadi sudah seharusnya  kita menanamkan nilai-nilai budaya pada kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kita terlalu ikut arus hingga budaya kita tercerabut perlahan tanpa kita sadari.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama. Dalam bulber tersebut, para peserta tampak bersemangat menyantap hidangan yang disiapkan oleh panitia.(yar/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bihalal Akbar, NU dan Muhamadiyyah

    Halal Bihalal Akbar, NU dan Muhamadiyyah

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pati. NU dan Muhammadiyah sudah lama berada di kabupaten Pati, kedua ormas adalah organisasi terbesar di Pati.  Pada kesempatan ini mengadakan  acara akbar halal bihalal bersama di Pendopo Kabupaten Pati dengan tema, Penanggulang Radikalisme dan Terorisme menuju Pati yang Damai(5/8) kemarin. Perpedaan akan terus ada apabila kita tonjolkan, akan tetapi untuk amar ma’ruf nahi mungkar […]

  • PMH Al-Kautsar Gandeng LTN NU Gelar Training Jurnalistik

    PMH Al-Kautsar Gandeng LTN NU Gelar Training Jurnalistik

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pesantren Mathali’ul Huda Al-Kautsar mengadakan Training of Journalism untuk pengelola media pesantren pada Jumat (26/7) di Gedung PDF PMH Al-Kautsar. Training tersebut menghadirkan M. Sofyan Alnashr dan Arwani dari LTN NU Pati sebagai trainer. Acara training diawali dengan materi pengantar jurnalistik, tehnik reportase dan wawancara. Kemudian sesi kedua dilanjutkan dengan manajemen redaksional dan praktik penerbitan […]

  • PCNU-PATI Photo by Nick Agus Arya

    Negara Kesatuan Republik Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Gerakan kemerdekaan Indonesia menunjukkan polarisasi bipolar.Gerakan nasional sekuler yang berdasarkan patriotisme ansih, dangerakan nasional Islam yang berdasarkan Islam dan patriotisme. Kedua ideologi ini mewarnai sidang pertama Badan PenyelidikUsaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yangberlangsung dari tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945.Ada demarkasi yang jelas antara mereka yang menginginkannegara sekuler dengan mereka yang menginginkan negara Islam.Kekuatan […]

  • PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kegiatan Rubrik yang diadakan oleh PAC IPPNU Margoyoso. Dalam agenda tersebut, mereka sukses melaunching Bundahara MARGOYOSO – PAC IPPNU Margoyoso mengadakan kegiatan RUBIK (Ruang Bincang Rekanita) dan Launching BUNDAHARA (Bersama Usung Dana Kohesivitas Rekanita), Ahad (13/2) lalu. Kegiatan dilakukan melalui jejaring digital, Gogle Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PR dan PK se-Kecamatan Margoyoso. Sementara […]

  • PCNU-PATI

    Sekolah sebagai Taman

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sekolah, bukanlah dan tak boleh menjadi ‘menara gading’. Begitulah kira-kira maunya seorang filsuf Spanyol, Jose Ortega y Gasset, yang kemudian menjadi ungkapan populer. Orang tahu apa yang dimaksudnya. Sebagai suatu lembaga yang berkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak, dengan impian-impian terbaik bagi masa depan mereka, tentu saja, sekolah tak boleh menjadi terasing dan atau […]

  • Puisi-Puisi Melisa Yusrina

    Puisi-Puisi Melisa Yusrina

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

      Sepucuk Kata Untuk Rekanita   Keringatmu adalah semangat Lelahmu adalah cambuk kehidupan Langkahmu tanda perjuangan Pengabdianmu tanda cinta   Semua itu hanya untuk satu tujuan Untuk menyirnakan kegelepan Untuk tetap melanjutkan perjuangan sang panutan Mekar seribu bunga di taman Mekar cinta pada ikatan Sehat selalu rekanita tersayang Tetaplah belajar, berjuang, dan bertaqwa tanpa bosan. […]

expand_less