Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Memandang Indonesia Saat Ini

Memandang Indonesia Saat Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Mar 2017
  • visibility 299
  • comment 0 komentar

Pati. Para Dosen Institut Pesantren Mathali’ul Falah guna mempertajam wawasan dan pola pikir agar lebih maju dan berkembang. Maka pada kesempatan kali ini menghadirkan Dr. M. Imdadun Rahmat Ketua LAKSPEDAM NU pusat untuk mendiskusikan isu-isu terkini yang berada di Indonesia,kemarin.
Moderatisme adalah masa depan politik Islam Indonesia. Moderatisme dalam politik meniscayakan power sharing (pembagian kekuasaan, bukan the winner takes all, yang menang mengambil semua kue kekuasaan), mengakomodir seluruh potensi kawan dan lawan, aktif merespons dan beradaptasi dengan isu-isu nasional dan global, dan mempunyai visi universal, seperti tegaknya keadilan, kemanusiaan, dan solidaritas.
            “Dengan cara memahami isu moderatisme tersebut kita tidak akan terbawa oleh isu isu yang sengaja dimunculkan untuk memecah belah kita semua,”jelas Dr. M. Imdadun Rahmat
Imdadun Rahmat menegaskan, Indonesia adalah bentuk ideal konvergensi antara nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Nasionalisme yg diusung kaum muslimin Indonesia adalah nasionalisme relogius. Lahirlah doktrin hubbul wathan minal iman, cinta tanah air termasuk tanda iman. KH Abdurrahman Wahid, Prof Dr Nurcholis Madjid, dan KH MA Sahal Mahfudh adalah eksponen dan aktivis muslim yg getol berjuang menyuarakan tegaknya moderatisme di Indonesia, sehingga umat Islam sudah berdialog dengan nasionalisme, demokrasi, hak asasi manusia, dan keadilan sosial. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah adalah gerbong utama moderatisme In

donesia yang mengakar di Indonesia dari pusat sampai ranting (pedesaan).
Jamal Makmur salah satu Dosen IPMAFA menambahkan apabila keadaan di negara kita saat ini berbeda dengan Mesir yang mengalami transisi demokrasi destruktif sejak lengsernya Mubarak sampai sekarang dikuasai rezim Militer. Umat Islam di Mesir yg didominasi ikhwanul muslimin tidak mengalami pencerahan pemikiran dan sosial, shg ketika menjd pemenang tidak bisa menegakkan prinsip-prinsip moderat dlm politik, shg mengalami instabilitas politik sampai skrg. Akhirnya Presiden Mursi yg diusung Ikhwanul Muslimin lengser oleh gelombang demonstrasi karena menggunakan jurus aji mumpung, the winner takes all. Ke depan, kaum moderat muslim Indonesia harus memperkokoh moderasinya di semua aspek, khususnya dalam aspek politik, sehingga persatuan nasional bisa terbangun dengan kokoh dan Islam bisa mewarnai Indonesia dengan aksi sosial yang dinamis dan produktif (red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 172.971 Siswa Daftar PTKIN 2022 lewat Jalur Prestasi

    172.971 Siswa Daftar PTKIN 2022 lewat Jalur Prestasi

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Proses pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022 sudah selesai. Panitia telah melakukan proses verifikasi dan hasilnya segera dibahas pada sidang yudisium atau rapat penentuan kelulusan. “Setelah dilakukan proses vinalisasi, total ada 172.971 pendaftar yang mengikuti proses seleksi SPAN PTKIN 2022,” terang Kepala Sekretariat SPAN UM PTKIN 2022 Mukhsin […]

  • PAC IPNU IPPNU Kec. Wedarijaksa Ganti Nahkoda Baru

    PAC IPNU IPPNU Kec. Wedarijaksa Ganti Nahkoda Baru

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Prosesi pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kec. Wedarijaksa telah resmi dilantik pada Jum’at (18/10). Ada sebanyak 90 Pengurus PAC yang dilantik, terdiri dari 45 IPNU dan 45 IPPNU. Acara pelantikan tersebut berlangsung dengan khidmat di gedung PGRI, Wedarijaksa. Dihadiri oleh segenap banom NU Wedarijaksa, perwakilan PC IPNU IPPNU Pati, beberapa PAC IPNU IPPNU […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • Serba Serbi dalam Urusan Cinta

    Serba Serbi dalam Urusan Cinta

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

      Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang urusan cinta; sebab manusia dilahirkan pun karena cinta, selama kehidupan manusia pasti pernah mengalami apa itu cinta. Sah-sah saja, cinta memiliki seribu definisi dan setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikannya.             Karena kesucian cinta adalah segalanya dalam menjalin sebuah hubungan antara pereempuan dan laki-laki. Dan […]

  • PCNU-PATI

    Inilah Sembilan Tren Tema Artikel yang Laku di Jurnal Scopus

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Tuban – Dalam rangka menguatkan keterampilan dosen dalam menulis artikel ilmiah untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus, LPPM Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Tuban menggelar Workshop Academic Writing bertajuk “Strategi Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi di Jurnal Bereputasi” bertempat di Aula Lt.3 Gedung A Kampus Universitas Al Hikmah Indonesia (UAI) Tuban. Acara tersebut […]

  • PCNU-PATI

    Maqashidus Syariah Lin Nisa’

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani Kamis, 16 Februari 2023 di Aula IPMAFA Lantai 2 dikaji terminologi baru dalam kajian ushul fiqh, yaitu; Maqashidus Syariah Lin-Nisa’. Penulis mendapat pencerahan dari Prof. Abdul Mustaqim dari UIN Suka Yogyakarta, Bu Nyai Umdatul Baroroh, Gus Jamaluddin, Mas Rolan, dan Mas Hilmi. Ada beberapa point penting yang disampaikan para […]

expand_less