Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

LF-NU : Menentukan Arah Kiblat Bisa Dilakukan Sore Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
  • visibility 343
  • comment 0 komentar
PATI. Kiblat merupakan satu hal penting bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Bahkan menghadap Kiblat adalah salah satu syarat sah sholat. Letak kiblat berada tepat pada posisi ka’bah di Makkah, Arab Saudi.

Penentuan arah kiblat bisa dilakukan dengan berbagai metode. Di era modern ini, umat islam bisa menggunakan fasilitas kompas, baik kompas konfensional maupun kompas elektronik yang ada pada gadget. Dengan kompas virtual di handphone canggih, cara menentukannya pun mudah. Cukup dengan mengaktifkan kompas di HP kemudian memutar HP sampai kompas menunjukkan angka 294° sampai dengan 295°. Maka arah kiblat sejajar dengan posisi HP. Sebagai catatan, perhitungan ini hanya berlaku di Pulau Jawa.

Namun kebanyakan orang masih belum puas dengan metode ini. Maka langkah paling tepat adalah kalibrasi kiblat. Caranyapun ada dua, yaitu kalibrasi langsung dan kalibrasi antipodal.

Kalibrasi langsung adalah mengukur arah kiblat dengan bayang-bayang benda yang tegak lurus dengan posisi bumi pada saat matahari tepat berada di atas ka’bah. Sedangkan kalibrasi antipodal caranya sama, hanya saja dengan metode terbalik, sebab antipodal adalah posisi dimana matahari berada pada belahan bumi lain yang merupakan kebalikan ka’bah.

Istiwa’ al A’dhom Sore Ini

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama’ (LF-NU) Kabupaten Pati menegaskan akan ada istiwa’ al a’dhom sore ini, Selasa (16/7) pada pukul 16.27 WIB. Erik Mahendra, salah satu pengurus LF-NU mengkonfirmasi bahwa pada jam tersebut matahari tepat berada di atas ka’bah, sehingga masyarakat Indonesia di zona WIB bisa mengukur kembali akurasi arah kiblatnya dengan cara kalibrasi langsung.

Lebih lanjut, Erik membagikan tips tentang cara kalibrasi arah kiblat. Peratama, siapkan benda yang ditempatkan tegak lurus dengan posisi bumi.

“Bisa tongkat atau bandul. Jika tidak ada, kita bisa menggunakan bangunan yang posisinya tegak lurus dengan bumi” bisik Erik.

Posisikan benda tersebut lima menit sebelum jam istiwa’ al a’dhom, yaitu pukul 16.22 WIB. Kemudian tunggu sampai pukul 16.27 WIB. Apabila masih ragu, dengan jam yang kita miliki, LF-NU mengimbau untuk melakukan akurasi ulang jam di web resmi BMKG di laman www.time.bmkg.go.id.

“Pada jam tersebut (16.27 WIB) matahari benar-benar diatas ka’bah” imbuh Erik.

Arah bayangan yang dihasilkan dari benda tegak lurus pada pukul 16.27 itulah yang merupakan arah kiblat. Langkah ini dinilai cukup mudah untuk dilakukan oleh siapapun, karena tidak perlu nggunakan alat-alat yang sulit. Bukan hanya itu, akurasinya pun mendekati sempurna.(Karim/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Canda Tawa Rasulullah

    Canda Tawa Rasulullah

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Kita bisa bayangkan rumah yang lampu penerangnya redup dengan rumah yang terang, pasti akan mempengaruhi semangat hidup penghuninya. Maka, senyum dan sedikit tawa riang benar-benar menjadi sebuah kebutuhan bagi umumnya manusia. Para ulama mantiq mengatakan” Manusia adalah merupakan hewan yang bisa tertawa.”             Dari makolah di atas dapat di simpulkan tertawa adalah cirri khas manusia […]

  • LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI-Kepengurusan baru Lembaga Ta’lif wan Nashr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) menghelat rapat kerja Minggu siang (14/7). Agenda yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 1 itu berlangsung santai meskipun membahas program-program serius. Arwani, ketua umum LTN-NU menyampaikan pamdangan-pandangannya mengenai dunia penerbitan dan jurnalistik. Menurutnya, kegiatan jurbalistik di era modern saat ini harus terfokus pada media online. Langkah […]

  • Dari Pena Menuju Pentas Dunia

    Dari Pena Menuju Pentas Dunia

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU Pati bekerjasama dengan Lembaga Kajian Ekonomi dan Sosial Masyarakat (Lennsa) Jawa Tengah mengadakan pelatihan jurnalistik dengan tema “Dari Pena Menuju Pentas Dunia” di gedung LPBA Kajen Kecamatan Margoyoso Pati, pada Kamis (17/9) Dalam sambutannya ketua Lennsa Ahmad Fitri,”Kegiatan ini adalah upaya memunculkan penulis handal, seperti KH Mustofa […]

  • Duet Mahasiswa IAIN Kudus Dan IPNU/IPPNU Juwana Sukses Gelar Training of Journalistic

    Duet Mahasiswa IAIN Kudus Dan IPNU/IPPNU Juwana Sukses Gelar Training of Journalistic

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Salah satu pemantik sedang menyampaikan  materi dalam acara Trainning of Jurnalistic yang diselenggarakan oleh Tim KKN IAIN Kudus dan IPNU IPPNU Juwana JUWANA – PAC IPNU IPPNU Kecamatan Juwana sukses menggelar Training of Journalistic di Balai Desa Growong Lor, Minggu (3/10). Mengusung tema “Mencetak Tim Jurnalis  yang Berdedikasi dan Humanis”, kegiatan ini dapat terlaksana atas […]

  • PATI - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada acara tersebut juga sejalan dengan salah satu misi dari Ansor Pati, yaitu mengatasi intoleransi dan isu perpecahan menjelang pemilu yang jamak terjadi. Seperti diketahui, bahwa isu intoleransi memang selalu muncul, terlebih ketika adanya suatu momentum tertentu, seperti pada saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). Di sana, Ansor dan Banser akan terus bersiap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesatuan NKRI. "Memiliki massa 5000 anggota lebih, Ansor dan Banser Pati akan selalu konsisten untuk menjaga kebhinekaan dan kesatuan NKRI," ungkap Ketua Cabang Ansor Pati H. Abdullah Syafiq. Sementara itu Kasatkorcab Banser Kabupaten Pati, H Moh Soetomo, menuturkan bahwa Banser akan lebih sigap dalam menjaga keutuhan NKRI. "Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh ketua cabang Ansor, Banser sebagai ujung tombak Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, akan menindak tegas adanya intoleransi dan isu perpecahan," tutur dia. (Angga/Ltn)

    Banser Pati Siap Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi 

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada […]

  • Puasa dari Game Online

    Puasa dari Game Online

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan adalah bulan penuh berkah yang seyogianya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas. Namun, godaan hiburan digital, terutama game online, kerap membuat sebagian orang justru lalai dalam menjalani ibadah. Padahal, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kebiasaan yang tidak produktif. Lalu, bagaimana cara agar […]

expand_less