Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
  • visibility 450
  • comment 0 komentar

PUCAKWANGI-Minggu (28/7) pagi Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi tiba-tiba menghijau. Ini bukan dikarenakan fenomena alam, namun karena sedikitnya 2000 anggota Fatayat-Muslimat hadir dalam acara rutin pertemuan triwulanan.

Para pemgurus PAC Fatayat Pucakwangi sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Fatayat sebagai pembuka acara

Ketua PAC Fatayat Pucakwangi, Umi Kalsun, S.Pd.I. menyatakan kegiatan triwulan ini merupakan agenda rutin untuk mempererat tali silaturrahim antar Ranting Fatayat-Muslimat se-Kecamatan Pucakwangi. Namun, pertemuan kali ini memang terasa istimewa, sebab ada doorprize untuk peserta yang datang paling awal dan peserta yang tidak pernah absen.

“Doorprize ini sengaja kami adakan untuk menambah semangat” ujar Kaslum.

Bukan hanya doorprize, menurut ketua panitia, Siti Fatimah dalam acara tersebut juga menjadi ajang sedekah. Pasalnya, puluhan anak-anak yatim mendapatkan santunan dalam rangkaian agenda itu.

“Ini acara rutin untuk menjalin ukhuwah dan silaturrohim wanita-wanita NU. Tapi kami tambahkan acara santunan yatama (anak-anak yatim) dan ada doorprize-nya biar seru” tandas Fatimah.

Acara tersebut berlangsung hingga pukul 11.30 WIB. Diakhiri dengan pengarahan dari Drs. H. Muhammad Yasin Al Hafidz, Ketua PCNU Pucakwangi dan mauidloh hasanah dari Nyai Hj. Khotimah dari Marogoyoso Pati.

Respon PC Fatayat

Pengurus Cabang Fatayat NU Pati, melalui wakil sekretarisnya, Hariati mengapresiasi positif kegiatan semacam ini. Bahkan Hariati mengimbau agar Fatayat sebagai penggerak wanita muda NU selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan baik keagamaan maupun sosial.

Wanita asal Gunungwungkal ini juga berharap agenda seperti yang ada di Pucakwangi dapat menular ke PAC-PAC lain di Kabupaten Pati. Dengan adanya pertemuan, maka akan terjalin ukhuwah dan tentunya menjadi ajang sosialisasi dan komunikasi yang baik.

“Mudah-mudahan PAC lain menyusul punya acara rutinan. Sehingga kader Fatayat sampai ke tingkat ranting bisa terseteksi. Mana ranting yang aktif, mana yang tidak, sehingga PAC bisa ambil langkah” begitu tandasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

      Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 bekerjasama dengan Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar halaqah “Menggali Nilai Moderasi dan Penguatan Pesantren” di The Wujil Resort & Conventions, Semarang, Kamis hingga Sabtu (12-14/10/2024). Kepala Kanwil Kementerian […]

  • IPMAFA Pati Luncurkan Prodi HKI dan HES

    IPMAFA Pati Luncurkan Prodi HKI dan HES

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.178
    • 0Komentar

    ​PATI – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati resmi meluncurkan dua program studi baru, yaitu Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES), pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 2 Kampus IPMAFA ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi pendidikan tinggi berbasis pesantren terhadap kebutuhan masyarakat. ​Peluncuran kedua program studi dilakukan secara […]

  • Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Ishaq, santri Kajen yang mendapatkan hadiah peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Taj Yasin Maemun. MARGOYOSO –  Salah satu santri di pondok pesantren Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, yakni Ishaq Junaidi, tak menyangka akan mendapatkan peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.  Saat itu, ia tengah menunggu antrean vaksinasi di Madrasah Alhikmah, […]

  • PTM Madrasah Tertunda Lagi

    PTM Madrasah Tertunda Lagi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

      Ilustrasi PTM di madrasah (sumber : NU Online) PATI – Keinginan Madrasah di Kabupaten Pati untuk kembali melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tampaknya harus ditunda terlebih dahulu. Pasalnya Bupati Pati Haryanto mengaku belum memberikan izin kepada madrasah yang ada di wilayahnya untuk menggelar uji coba atau simulasi (PTM).  Menanggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Cabang […]

  • Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

    Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

    • calendar_month Sel, 3 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    TAYU-Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin Pati melakukan gerakkan penanaman mangrove, Senin (2/12). Penanaman ini dilakukan bersama dengan para petani tambah dan nelayan Desa Dororejo, Tayu. Pengurus PMII Komisariat Syeh Mutamakkin bersama dengan warga dan TNI-Polri usai penanaman 8000 bibit mangrove di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu, Senin (2/12). Sebanyak 8.000 bibit pohon […]

  • Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Madrasah Mazro’atul Ulum, Suwaduk, Wedarijaksa menggelar qurban bersama pendidik dan murid. Penyembelihan hewan qurban dilakukan di belakang Madrasah Senin (12/8) pagi tadi. Beberapa dewan guru dibantu masyarakat sedang mengurus daging qurban Tak tanggung-tanggung, dua ekor sapi dipotong untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar, guru dan juga peserta didik. Beberapa orang guru terjun langsung mengurus sapi yang […]

expand_less