Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Silaturahim NU Se Dunia ke XVIII di Saudi Arabia

Silaturahim NU Se Dunia ke XVIII di Saudi Arabia

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
  • visibility 556
  • comment 0 komentar

JARWAL-Pertemuan Diaspora NU yang diadakan setiap musim haji di Mekkah Al Mukaromah ini awalnya digagas oleh PCI NU Arab Saudi 18 tahun lalu. Agenda ini akhirnya dijadikan agenda tahunan yang selalu diadakan pada saat musim haji dan dilaksanakan biasanya sebelum pelaksanaan wukuf di Arofah

Suasana pertemuan NU se-dunia di Arab Saudi

Silaturahim warga NU dunia yang ke 18 ini dilaksanakan di Hotel Tayseer Komplek Jarwal Sektor 10 di Arab Saudi tepatnya hari Kamis 7 Dzulhijah 1440 H bertepatan dengab 8 agustus 2018 yang dihadiri oleh Menteri Agama, Menpora, Menristek Dikti, Wagub Jawa Tengah, Dubes Saudi, Anggota DPR/MPR, PBNU, KH Anwar Mansur, KH Asep Saifudin, Gus ali Tulangan, Poro Kyiai,  perwakilan 39 PCI sedunia, GP Ansor dan Banom banom NU yang lain dengan jumlah peserta lebih dari 300 orang.

Pertemuan kali ini mengangkat Tema “Merajut Kembali Ukhuwah Wathoniah Menuju Perdamaian Dunia”. Tema ini sangat Strategis ditengah kondisi perang di negara timur tengah yang tak kunjung henti dan munculnya paham paham radikal yang intoleran.

Dalam Tausyiahnya KH Ali Mashuri menyampaikan ada 3 syarat agar NU tetap menjadi Jamiyah yang kuat, membumi dan selalu exist untuk menyebatkan paham washotiyah untuk Islam Rohmatan Lil Alamin. Yang pertama adalah Memperkuat Ideologi Aswaja Annahdliyah, kedua memperkuat Basic Ekonomi dan yang ketiga Mempunyai  Local Wisdom yang Kuat.

Untuk mequjudkan hal tersebut, diakhir acara seluruh hadirin berdiri untuk membacakan Deklarasi Makkah yang berisi 5 point penting:

  1. Berpegang Teguh pada ajaran islam Aswaja An Nahdliyah baik secara fikroh dan amaliyah maupun secara manhajiyyah dan Harokah
  2. Mempererat ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah maupun basyariyah sesuai dengan Misi Islam Rohmatan Lil Alamin
  3. Siap Mempertahankan empat pilar Negara Indonesia yaitu Pancasila, Bineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Sehingga berbagai upaya untuk merongrong dasar dan falsafah negara harus ditolak.
  4. Menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi dalam semua aspek Kehidupan serta menolak berbagai bentuk kekerasan, intoleransi dan diskriminasi
  5. Mendukung terciptanya perdamaian dunia berdasarkan asas keadilan dan Kemanusiaan

Ke-5 point deklarasi tersebut harus mendarah daging di semua jammiyah Nahdlotul ulama dengan harapan Alloh SWT meridhoi bangsa dan  negara Indonesia menuju Baldatun Toyyibatun warobbun Ghafur.(rouf/ansor)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampoeng Ramadhan Sumohadiwijayan Fasilitasi UMKM Berjualan  

    Kampoeng Ramadhan Sumohadiwijayan Fasilitasi UMKM Berjualan  

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Margoyoso. Kampung Ramadhan Sumohadiwijayan adalah acara rutin yang diadakan setiap bulan ramadhan. Acara ini digelar di sekitar balai desa Kajen, Margoyoso Pati selama 15 hari yang dimulai pada tanggal 1 ramadhan. Beragam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut meramaikan dengan aneka makanan dan minuman yang dijual untuk buka puasa. Untuk tahun ini, ada 64 stan […]

  • BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Pengurus Yayasan An Noor, Ziyad Naim Shobah (kiri) bersama para peserta pelatihan barista di BLKK An Noor Kajen MARGOYOSO – Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) An-Noor Kajen yang berbasis kompetensi Barista telah mengakhiri pelatihan, Selasa (24/8) lalu. Sedikitnya ada 16 peserta yang mayoritas lolos dalam pelatihan di BLKK yang berada di bawah naungan Yayasan An […]

  • Suluk Maleman Menyoal Tuhan dalam Pemahaman Manusia

    Suluk Maleman Menyoal Tuhan dalam Pemahaman Manusia

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Pemahaman manusia tentang Tuhan, karena perbedaan sudut pandang, acap menjadi rumit dalam banyak pembahasan. Masalah inilah yang mencoba dibedah di forum NgAllah Suluk Maleman yang digelar pada Sabtu (19/7) di Rumah Adab Indonesia Mulia. Awalnya Anis Sholeh Ba’asyin menggaris-bawahi bahwa apa yang disebut ateisme bukanlah gejala baru. “Dalam sejumlah teori, ditegaskan bahwa pada […]

  • PCNU-PATI

    Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terarah, dan terencana. Pendidikan juga berarti usaha untuk membangun masyarakat baik mengenai perekonomian, kemasyarakatan, kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian spektrum pendidikan sangat luas artinya, tidak hanya berkutat dalam lingkungan perkuliahan, bangku sekolah, pesantren melainkan juga bisa di sanggar dan di ruang […]

  • Orang-Orang Daun Talas. Photo by Rendy Novantino on Unsplash.

    Orang-Orang Daun Talas

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Supporter bola memiliki loyalitas setinggi Burj Khalifa. Berbeda dengan pendukung olahraga lain, karakter fans sepak bola memang unik. Tragedi Heysel, Juventus VS Liverpool hingga yang teranyar, peristiwa Kanjuruhan menjadi saksi betapa setia para supporter cabang olah raga satu ini. Pada level tertentu, fanatisme semacam ini ‘cukup baik’. Seorang teman bercerita, bahwa […]

  • PCNU-PATI

    Mengenang Kebaikan Gus Umar

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Agung F. Aziz Masih merasa kehilangan dengan berpulangnya Gus Umar. Terkenang masa 18 tahun silam saat ngaji Usul Fiikih dengan beliau. Gus Umar sosok kiai muda yang mendalam ilmu pengetahuannya. Pertemuan dengan beliau selalu kami rindukan, sebab jika sudah membahas ilmu, Gus Umar nampak seperti lautan, tak pernah habis meski berupaya di […]

expand_less