Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengenang KH. Asmu’i Sadzali, Sakit Pun Ngotot Datangi Acara NU

Mengenang KH. Asmu’i Sadzali, Sakit Pun Ngotot Datangi Acara NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
  • visibility 438
  • comment 0 komentar

PATI – Bagi warga NU kabupaten Pati, khidmat KH. Asmu’i Sadzali kepada Nahdlatul Ulama tidak ada yang berani menyangsikan. Baik ketika masih menjadi pengurus aktif di PCNU Pati maupun ketika sudah menjadi musytasar, semangat, perjuangan, dan pengabdiannya kepada NU tidak pernah berubah. Bahkan saat sedang sakit sekalipun.

KH. Asmu'i Sadzali

Sebagaimana diberitakan NU Pati sebelumnya, KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa, 24 September 2019 pukul 21.50 WIB setelah sempat dirawat di rumah sakit Budi Agung Juwana. Baca: KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

Tokoh NU asal kota Juwana ini tercatat sebagai Musytasyar di jajaran kepengurusan PCNU Kabupaten Pati. Bahkan pada masa khidmat 2008-2013, Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) menjabat sebagai Rais Syuriah PCNU Kab. Pati.

Ketokohan KH. Asmu’i Sadzali dalam Nahdlatul Ulama tidak perlu diragukan lagi. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pati, Yusuf Hasyim, S.Ag, M.S., perjuangan dan pengabdian beliau kepada Nahdlatul Ulama sungguh luar biasa.

Kiai Yusuf bercerita, suatu ketika saat KH. Asmu’i Sadzali sudah sepuh dan menjabat sebagai musytasyar, PCNU Kab. Pati menyelenggarakan acara Silaturahim Daerah Kader Penggerak NU Pati dan Ijazahan Kubro. Saat itu, Yusuf Hasyim bersama panitia lainnya sowan ke kediaman beliau untuk memintakan ijazah yang akan diberikan kepada peserta kegiatan.

Tim Panitia tidak hanya diberikan ijazah belaka. Justru KH. Asmu’i Sadzali bersikeras untuk hadir dan memberikan ijazah secara langsung kepada peserta kegiatan. Padahal saat itu beliau sedang sakit dan harus berada di atas kursi roda.

“Kenangan terakhir saat ada acara Silaturahim Daerah Kader Penggerak NU Pati dan Ijazahan Kubro, saya dan pengurus sowan untuk meminta ijazah dari beliau,” cerita Yusuf Hasyim. “Tidak hanya diberi ijazahan tapi justru beliau yang saat itu sakit dan berada di kursi roda ngotot ingin langsung hadir sendiri mengijazahkan kepada para kader NU.”

Masih menurut Yusuf Hasyim, kenangan tersebut menjadi sebuah keteladanan baginya dan warga nahdliyyin lainnya. Sebuah perjuangan dan pengabdian yang luar biasa. Kisah dari KH. Asmu’i Sadzali ini hendaknya bisa menjadi motivasi, terutama bagi generasi muda NU untuk tidak pernah ragu dalam berkhidmat di ja’iyah Nahdlatul Ulama.

Karena itu, seluruh jajaran pengurus dan warga NU Kabupaten Pati, merasa sangat kehilangan atas wafatnya KH. Asmu’i Sadzali. Seorang pejuang NU yang memiliki komitmen tinggi terhadap jam’iyyah dan jama’ah. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    NU Peduli Pati Distribusikan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Pati mendirikan dapur umum di halaman kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat. Dapur umum itu didirikan sejak 1 Januari 2023 kemarin untuk menyuplai makanan bagi warga yang terdampak banjir. Sebagaimana diketahui, baru-baru ini sejumlah wilayah di Kabupaten Pati tegenang banjir akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir. […]

  • Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.185
    • 0Komentar

      PATI – Sebuah langkah besar untuk mengangkat khazanah intelektual Islam dimulai dari serambi Masjid Kajen, Margoyoso, Pati. Pada Sabtu (27/6/2026), para kiai sepuh yang bernaung di bawah Yayasan Makam Mbah Mutamakkin secara resmi meluncurkan forum ilmiah bernama “Suluk Kajen”. Peluncuran ini dikemas lewat seminar bertajuk Suluk Kajen #1 dengan mengangkat tema “Pamoring Kawula Gusti: […]

  • PCNU-PATI

    Usai UKT, Pendekar Pagar Nusa Gelar Bersih-Bersih Waduk

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. GEMBONG – Usai melaksakan UKT, para pendekar Pencak Silat NU, Pagar Nusa melakukan aksi bersih waduk, Kamis (29/12). Agenda ini dilaksanakan di kawasan Waduk Seloromo, Gembong.  Andif Prasetyo, Lembaga Wasit dan Juri PC Pagar Nusa Kabupaten Pati yang menemani peserta UKT menegaskan bahwa aksi ini dilaksanakan dalam rangka membentuk karakter anak.  “Setelah UKT, kita […]

  • PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Maria Ulfa (tengah), Ketua PAC Muslimat NU Gembong bersama pengurus lainnya (foto : dokumen LTN-NU)  GEMBONG-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan banyak rutinitas terhambat. Hal ini pula yang dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong.  Para kaum ibu yang rutin melaksanakan kegiatan setiap tanggal 12 tersebut terpaksa meliburkan diri karena adanya PPKM. Hal […]

  • Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma'arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma’arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Semarang – Model pengembangan pendidikan madrasah inklusi atau pendidikan inklusi yang diterapkan Kementerian Agama RI merupakan hasil dari adopsi dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah salahsatunya. “Pengembangan modul madrasah inklusif di Kementerian Agama salah satunya lahir dari modul yang dikembangkan oleh LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Lahirnya Forum Pendidik Madrasah Inklusif […]

  • PCNU - PATI kaligrafi-kubah-masjid

    Kaligrafi di dalam Masjid

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 750
    • 0Komentar

    Sekarang banyak sekali berbagai macam kaligrafi tulisan arab dengan bentuk seperti pohon, masjid dll. Pertanyaan : Apakah boleh menulis huruf Al-Qur’an dengan khot yang berbagai macam bentuk? Jawaban : Boleh jika : 1. Tidak berbentuk makhluk yang bernyawa 2. Tidah ada unsur ihanah (merendahkan) 3. Menggunakan rosm / khot ustmani menurut mayoritas ulama’     Referensi : […]

expand_less