Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perkuat Organisasi, IPNU-IPPNU Gembong Minta Wejangan Sayyid Muhammad

Perkuat Organisasi, IPNU-IPPNU Gembong Minta Wejangan Sayyid Muhammad

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Des 2019
  • visibility 219
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Serangan eksternal akhir-akhir ini kian tajam menghantam NU. Kelompok-kelompok yang sering mengaku ingin kembali ke al qur’an dan hadits banyak menberikan tudingan terhadap amaliyah-amaliyah yang dikerjakan warga Nahdliyyin.

Fitnah bid’ah, syirik hingga kafir sering tersemat untuk orang-orang dalam tubuh NU. Demi menanggulangi gangguan ini, diperlukan adanya kekuatan internal.

Para Pemgurus Anak Cabang IPNU-IPPNU Gembong bersama Sayyid Muhammad bin Abu Bakar Ba’ashin dalam acara selapanan yang diselenggarakan Minggu (1/12) siang tadi. 

Penguatan organisasi dan pengkondisian jamaah sangat diperlukan. Hal ini senada dengan semangat menjam’iyyahkan jama’ah yang diusung oleh K. Yusuf Hasyim, S.Ag., M.Si., ketua PC-NU Pati.

Semangat ini rupanya menjalar, bukan hanya di kalangan pengurus harian, namun juga hingga ke Banom-Banom NU. Salah satunya adalah PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Gembong yang baru saja dilantik akhir September silam.

Paska pelantikan tersebut, kegiatan demi kegiatan terus dilaksanakan. Tampanya, kepengurusan kali ini ingin lebih fokus membenahi organisasi IPNU dan IPPNU Gembong yang memang telah lama vakum.

“Kami fokus kepada pemgorganisasian, memperkuat sisi internal dan memperkenalkan IPNU dan IPPNU di kalangan pelajar” tandas M. Syaifuddin, ketua PAC IPNU Gembong.

Terbukti, kegiatan selapanan rang dilakukan secara rutin dan bergilir selalu diikuti oleh semua Pengurus IPNU dan IPPNU. Ini merupakan kabar baik bagi keberlanjutan kader NU di masa yang akan datang.

Bahkan ketua MWC NU Gembong, K. Sholikhin, S.Pd.I., menyatakan dukungannya terhadap program-program IPNU-IPPNU. Baginya, orgabisasi dwitunggal ini merupakan aset berharga bagi NU.

“IPNU dan IPPNU merupakan kaderisasi terbawah dari segi usia. Maka, dua organisasi ini harus kita dukung eksistensinya, sebab mereka adalah aset bagi NU.” Tuturnya.

Menghadirkan Sayyid Muhammad Ba’shin

Demi menunjang upaya penguatan internal organisasi, IPNU-IPPNU Kecamatan Grmbong selalu mencoba menciptakan innovasi. Tujuannya, agar organisasi tidak menjadi rumah yang membosankan bagi para pemgurus dan kader-kadernya.

“Kami terus mencari innovasi agar IPNU dan IPPNU selalu menyenangkan dan nyaman.” Tutur Nihayatun Na’ma, ketua PAC IPPNU Gembong.

Untuk kegiatan selapanan yang berlangsung Minggu (1/12) siang tadi, IPNU dan IPPNU mengundang Sayyid Muhammad Bin Abu Bakar Ba’ashin. Kehadiran tokoh yang satu ini diharapkan dapat memberikan dorongan semangat beroganisasi pada kader IPNU-IPPNU.

Benar saja, berlokasi di Masjid Jami’ Raoudlotul Muttaqin, Bermi Kulon, Kecamatan Gembong, Sayyid Muhammad selalu menggiring para pengurus yang hadir untuk selalu istiqomah dalam berorganisasi. Menurutnya, istiqomah yang dimaksud adalah setia pada organisasi dan terus menjalankan program-program kerja yang telah disepakati bersama.

Para peserta yang semuanya merupakan pengurus PAC IPNU-IPPNU Gembong tampak antusias dalam menyimak pemaparan dari Sayyid Muhammad. Hal ini karena apa yang disampaikan oleh Sayyid Muhammad merupakan representasi dari perjalanan organisasi IPNU IPPNU Gembong.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Harmoni Widiya

    (Ter)bedah Buku

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Hari ini, sejak malam tadi adalah jadwal saya untuk menulis di setiap Rabu. Sebuah aktifitas sederhana untuk mengejawantahkan segala renik-renik pemikiran yang bersarang di kepala. Dan soal buah pemikirannya nanti bagus atau pun tak tergantung siapa yang membaca dan mengomentarinya. Terpenting yaitu rutinitas di hari Rabu harus tetap berjalan, bagaimana pun, […]

  • LPBI NU Gelontorkan 4 Ton Minyak Goreng untuk Warga Miskin

    LPBI NU Pati Gelontorkan 2,5 Ton Minyak Goreng untuk Warga

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyelenggarakan aksi bhakti sosial pasar murah. Kegiatan semacam ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin LPBI NU Pati. Setidaknya, selama empat tahun terakhir ini, Lembaga NU yang menangani bencana alam ini telah menjalankan misi bagi-bagi sembako. Agenda ini, menurut Imam Rifai, ketua LPBI […]

  • Siapakah Orang yang Paling Kaya?

    Siapakah Orang yang Paling Kaya?

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    الحمد لله رب العالمين الودود الذي يتودد إلى خلقه برحمته، والشكر لله رب العالمين الذي أوجد الكائنات بحكمته، وأشهد أن لا إله الله وحده لا شريك له، لا ينفعه ظمأ الظمئانين ولا جوع الجائعين لكن من ظميء لله يوماً كان حق على الله أن يسقيه في يوم ظمئه، ومن جاع لله تعالى يوماً كان حقاً […]

  • Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Hadist dari Sayyidah ‘Aisyah RA, Sesungguhnya Rasulullah bersabda kepada Ummu Salamah: “Janganlah engkau sakiti aku tentang ‘Aisyah. Karena sesungguhnya wahyu itu tidak pernah datang kepadaku ketika aku berada dalam satu selimut bersama dengan salah seorang dari kalian selain Aisyah. (HR.Bukhori) Penjelasan dari hadist ini adalah bahwa seorang perempuan itu tidak menghalangi atau bahkan menjauhkan laki-laki […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Cinta Bertasbih 2

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Setiap kali fajar itu merekah ia rasakan nuansanya takpernah sama. Setiap kali merekah selalu ada semburat yangbaru. Ada keindahan baru. Keindahan yang berbeda darifajar hari-hari yang telah lalu. Rasanya tak ada sastrawanyang mampu mendetilkan keindahan panorama itu denganbahasa pena. Tak ada pelukis yang mampu melukiskankeindahan itu dalam kanvasnya. Tak ada! Keindahan itu bisadirasakan, dinikmati dan […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.278
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

expand_less