Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
Muhimmatul Aliyah dan suami, sosok pengusaha sekaligus aktifis yang inspiratif. 

JEPARA-Pandemi Global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan lancar tanpa hambatan, kini harus menanggung imbas dari aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Tentunya, peraturan dari pemangku kebijakan tersebut bertujuan mulia, memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, PKM Mikro, PPKM Darurat, dan sekarang muncul lagi aturan dengan istilah PPKM Level 1 sampai 4.

Sayangnya kebijakan-kebijakan tersebut memang banyak berdampak negatif, terlebih pada sektor ekonomi. Apa boleh buat? Banyak pegawai swasta yang terkena pemberhentian kerja (PHK), masyarakat perantauan tidak bisa merantau lagi karena ada pembatasan dimana-dimana, dan masih banyak lagi dampak yang ditimbulkan.

Muhimmatul Aliyah (owner dari Daisygift), Mantan Ketua PAC IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatu Ulama) Kec. Keling periode 2018-2020, juga menjadi pengurus PC IPPNU Kab. Jepara, selaku seorang pelaku UMKM di bidang Handcraft, Bouquet, dan Dekorasi juga sangat merasakan dampaknya. Pesanan dekorasi untuk pernikahan, mahar dan sebagainya sempat tertunda karena pandemi. 

Tapi dengan niat yang bulat bahwa usaha yang sudah di gelutinya sejak masih semester 6 tersebut harus tetap ia pertahankan di tengah badai pandemi. Bahkan, alumni UNISNU Jepara ini bersikukuh untuk membantu kader-kader IPNU dan IPPNU yang sekarang sudah tidak bekerja lagi karena ter-PHK. Hal ini tak lain, karena jiwa loyalitas kader dan kecintaan terhadap organisasi begitu melekat.

Hingga detik ini, sudah ada empat kader IPNU dan IPPNU yabg menjadi karyawan Daisygift. Pandemi ini rupanya memberi berkah bagi para kader pelajar NU ini. Disamping kuliah atau sekolah, mereka juga bisa bekerja di Daisygift.

“Memang sudah niatan dari awal merintis usaha, agar adik-adik saya di IPNU-IPPNU bisa membantu saya dalam menjalankan bisnis, toh uangnya kan juga bisa untuk digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi sekarang saya didukung oleh suami, yang Alhamdulillah juga menjadi aktivis di IPNU, dulu juga jadi Ketua PAC IPNU Keling. Suami selalu mendorong bisnis yang kita jalankan harus ada nilai manfaat untuk adik-adik kita (IPNU-IPPNU),” ungkapnya.

Seorang kader IPNU yang bekerja pada Daisygift sedang menyelesaikan tugasnya membuat dekorasi.

Usahanya wanita asli Jepara ini, sekarang semakin lancar karena jaringan organisasi dan pertemanan yang luas. Meskipun dulunya hanya bisnis handcraff dan bouquet, saat ini, Daisygift merambah ke jagat dekorasi dan sedang dalam tahap pengembangan mendirikan wedding organizer yang nantinya mitranya adalah dari rekan – rekan organisasi maupun  lainnya.

“Harapannya sih nanti Daisygift bisa mendirikan semacam wedding organizer, jadi kita nanti satu paket, customer juga lebih mudah misal butuh hantaran seserahan dan dekor daisygift yang handel, fotografer  dari mitra dan lain-lainya,” pungkasnya.(niam/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Semarang –  Dalam menulis puisi, seorang penyair baik pemula atau mahir harus menyesuaikan dengan zamannya. Hal itu diungkapkan Muhammad Rois Rinaldi Penerima Anugerah Utama Penyair ASEAN (HesCom Esastera 2014-2016) dan Anugerah Puisi ASEAN (Numera, 2014) dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Karya Sastra Puisi pada Selasa (19/11/2024) melalui Zoom Meeting. “”Puisi yang baik itu adalah […]

  • Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKENAN – Komponen masyarakat di kecamatan Jakenan, Kamis (26/9/2019) pagi membentuk panitia peringatan Hari Santri Nasional 2019. Dengan prakarsa MWCNU Kecamatan Jakenan, pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Jakenan itu akhirnya berhasil menyusun kepanitian Hari Santri 2019 yang terdiri atas berbagai komponen di Jakenan. Rais dan Ketua MWCNU Jakenan bersama Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 4 “Suami?” “Iya, dengar, Shanaya. Aku ….” “Stop! Jangan berani mendekat!” Kepala Shanaya tetiba terasa berdenyar. Tangannya terkulai lemas bagai pelepah daun pisang yang layu. Kakinya terasa meleot seperti karet gelang dan jantungnya menggelosor sampai ke ujung kaki. Wajahnya yang sepucat kapas masih beradu dengan wajah kusut dan kaku di […]

  • PCNU - PATI

    Butir-Butir Hikmah Sufi

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Buku ini berisi 200 cerita yang dikumpulkan dari hikmah-hikmah yang bertebaran di berbagai kitab klasik pesantren. Di dalamnya terdapat ratusan ceruta dari para sufi yang memuat nasihat dan petunjuk. Buku ini adalah seri pertama dari tiga seri yang diterbitkan. 

  • Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Gus Luthfi Mustofa (paling kiri) semangat memberikan materi ‘Tasawuf Weton’ dibawah bendera Matan. YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlut Thariqoh Al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (MATAN) Yogyakarta menggelar Rotiban dan sarasehan di Selasar Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga Yigyakarta, Sabtu (11/12) lalu.  Acaara bertajuk ‘Majelis Lidz-Dzikr Rotib al Haddad dan Sinau Bareng’ tersebut merupakan agenda rutin Matan. Tema […]

  • MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – MI hidayatul Islam (MHI) yang berlokasi di Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong kembali mencetak prestasi gemilang. Melalui ajang Loksis (Lomba Kompetensi Siswa) tingkat Kecamatan Gembong, MHI berhasil menjadi juara umum. Sedikitnya 14 medali berhasil disabet oleh para peserta didik MHI. Di antaranya, 7 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu. […]

expand_less