Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bicara Kaderisasi Era Pandemi, NU Gembong : Militan Saja Nggak Cukup

Bicara Kaderisasi Era Pandemi, NU Gembong : Militan Saja Nggak Cukup

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
  • visibility 366
  • comment 0 komentar

K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong  

GEMBONG-Kaderisasi merupakan satu komponen penting dalam organisasi. Hanya dengan kader yang militan dan terdidik, sebuah organisasi bisa tumbuh subur dan eksis. itulah setidaknya yang diungkapkan oleh K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong, Kamis (29/7).

“Organisasi bisa panjang umur kalau pengkaderannya baik,” tuturnya.

Namun, di masa pandemi ini, pengkaderan dalam organisasi apapun terhambat akibat pembatasan kerumunan yang dapat mempercepat penularan Covid 19. Aktivitas seperti pertemuan, rapat, seminar dan sejenisnya, dilaksanakan secara virtual.

Hanya saja, bagi NU, pertemuan secara virtual tidak menyelesaikan seluruh permasalahan. Satu di antaranya adalah kaderisasi melalui Pendidikan Kader Penggerak NU yang menurut K. Sholikhin mustahil dilaksanakan secara virtual.

“Ada persentuhan langsung antara kiai, mentor dan para kader, ada momen-momen sakral yang tidak mungkin dilaksanakan secara virtual,” lanjutnya.

Kader Perlu Dididik

K. Sholikhin memaparkan bahwa MWC NU Gembong seharusnya sudah melaksanakan Pendidikan Kader Penggerak sejak Agustus tahun lalu. Akantetapi, karena pademi yang melanda dunia ini, PCNU Pati dan para Pengurus MWC NU di Kabupaten Pati sepakat untuk menjadwal ulang pelaksanaan kaderisasi tersebut sampai waktu yang belum ditentukan.

Hal ini tentunya mempengaruhi perjalanan organisasi, khususnya dalam hal melahirkan kader penerus. K. Sholikhin tidak memiliki kekhawatiran kehilangan kader-kader militan. menurutnya, hingga detik ini, generasi muda NU yang berada di IPNU/IPPNU, Ansor dan Fatayat memiliki semangat yang luar biasa. Namun, lanjutnya, militansi dan semangat saja tidak cukup.

“Kalau kader militan banyak sekali, tapi kader yang benar-benar terdidik secara organisasi menjadi kekhawatiran sendiri. Militan perlu, tapi militan plus terdidik, ini indikator kader ideal, dan kita sangat butuh kader ideal ini,” tandasnya.

Militansi kader NU di Gembong juga terlihat dari antusiasme Para Ranting-Ranting NU hingga warga NU sendiri yang senantiasa menunggu jadwal pelaksanaan Kaderisasi. Hal ini disampaikan oleh Maulana Luthfi Karim, Ketua Kader Penggerak NU Kecamatan Gembong.

“Banyak sekali yang tanya, kapan ada kaderisasi NU, kalau ada tolong kabari, kalau ada saya mau ikut. Begitu pesan yang saya terima baik lewat WA ataupun secara langsung,” ungkapnya. 

Namun, K. Sholikhin dan para pengurus MWCNU lainnya tidak menyesalkan keaadaan ini. Menurutnya, ada yang lebih penting dari pada kaderisasi, yaitu memutus ranpai penularan Covid-19. 

“Ulama kita melalui kaidah fiqh mengatakan bahwa mencegah mafsadat itu didahulukan daripada mengambil maslahat. Kita prioritaskan dulu urusan Covid biar cepat selesai dan tidak menimbulkan mafsadat yang lebih besar, sambil kita fikirkan hal-hal yang bersifat maslahat sebagai prioritas kedua,” ungkapnya.(lut/ltn) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC Lazisnu Pati Selenggarakan Santunan Yatama

    PC Lazisnu Pati Selenggarakan Santunan Yatama

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- LAZISNU Kabupaten Pati, melaksanakan pendistribusian program santunan yatim piatu pada kegiatan peringatan 10 Muharam 1446 H, Rabu (17/07). Pada kegiatan tersebut LAZISNU bekerjasama dengan Muslimat NU dan Fatayat NU Ranting Asempapan Trangkil. Ali Muhtarom selaku penceramah yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut menyampaikan mengenai keafdholan memberikan santunan kepada anak yatim secara terang-terangan atau di kasihkan […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid dan Media Sosial

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.572
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Masjid menjadi penting dalam pembangunan spiritualitas masyarakat muslim. Perannya sudah kentara dan jelas sejak zaman Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Dalam konteks Ramadan, banyak sekali dakwah-dakwah berbasis digital berseliweran di gawai kita. Namun masalahnya, apakah masjid masih memiliki otoritas dibandingkan media sosial? Secara tradisional, masjid dilihat sebagai ruang fisik, bangunan, tempat untuk bersujud, […]

  • Edaran PWNU Jateng Tentang Sholat Eid 2020

    Edaran PWNU Jateng Tentang Sholat Eid 2020

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Tengah, telah menerbitkan surat edaran terkait penyelenggaraan Sholat Eid (Idul Fitri) Tahun 2020. Surat edaran ini dibuat untuk menyikapi pandemi Covid-19 dan ketentuan darurat wilayah provinsi Jawa Tengah. Surat edaran bernomor PW.11/360/C/V/2020 tertanggal 14 Mei 2020 yang ditujukan kepada PCNU, Pengurus MWCNU, dan Pengurus Ranting NU se-Jawa Tengah ini […]

  • Lazisnu Targetkan Semua Kecamatan Bisa Donasi Sembako Gratis

    Lazisnu Targetkan Semua Kecamatan Bisa Donasi Sembako Gratis

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Mobil layanan umat Lazisnu Pati bersiap mengantarkan paket sembako Minggu (12/4) pukul 05.00 WIB. pagi.  PATI-Lazisnu Kabupaten Pati disibukkan dengan agenda bagi-bagi sembako untuk warga terdampak covid 19. Bantuan tersebut disalutkan melalui Lazisnu tingkat MWC di masing-masing kecamatan. “Yang dimaksud terdampak itu bukan hanya ODP dan PDP, tapi juga warga yang terdampak secara ekonomi.” Papar […]

  • Puasa Mutih dan Patigeni

    Puasa Mutih dan Patigeni

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 3.307
    • 0Komentar

    Seorang kyai memberikan ijazah/amalan yang berupa puasa mutih (makan nasi saja) selama tujuh hari yang diakhiri dengan pati geni (tidak makan dan tidak minum dan tidak tidur) mulai maghrib sampai maghrib yang akan datang. Pertanyaan : Bolehkah amalan tersebut menurut kacamata fiqih ?   Jawaban : Boleh apabila tidak ada niat wishol dan amalan tersebut […]

  • Hak Perempuan dalam Islam

    Hak Perempuan dalam Islam

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

      Islam adalah agama rohmatan lil’alamin, semuanya sudah ada tata cara dan ketentuan untuk menjadi panduan kita dalam beragama. Ada banyak aspek yang dibahas didalam Islam, salah satunya mengenai perempuan. Saya mencoba mengulas kitab Assittin Al-Adliyyah semampu saya, dan sesuai dengan pemahaman saya. Dalam kitab tersebut terdiri dari 60 hadist yang bisa menjadi rujukan bagaimana […]

expand_less