Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
  • visibility 464
  • comment 0 komentar

 

img-20211111-wa0033-8291049
KH. Ilham Supriyanto sedang mengisi ngaji budaya di Juwana dengan gaya uniknya, yaitu dakwah menggunakan wayang

JUWANA- Hari Pahlawan menjadi momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia. 10 November diperingati sebagai bentuk rasa hormat atas jasa para Pahlawan yang telah gugur dan berkorban demi Negara. Inilah yang disampaikan oleh KH  Ilham Supriyanto, ketu LDNU Pati. 

ungkapan itu disampaikan dia di depan puluhan pelajar NU yang tergabung dalam Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU Kecamatan Juwana, Rabu (10/11) malam. 

Kegiatan yang digagas oleh Departemen Olahraga, Seni dan Budaya PAC IPNU/IPPNU Juwana tersebut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2021. Mengusung tema besar Ngaji Budaya, agenda tersebut berlangsung cukup meriah di gedung TPQ Manba’ul Huda, Bakaran Kulon Juwana. 

Bukan hanya para pelajar NU, para pengurus Banom NU se-Kecamatan Juwana juga tampak antusias menyimak Ngaji Budaya dari kiai yabg menggunakan media wayang kulit sebagai alat dakwahnya tersebut. 

Fokus Angkat Budaya

Kehadiran KH. Ilham di Juwana bukan tanpa alasan. Panitia, diwakili Widodo Adi, Kepala Departemen Olahraga, Seni dan Budaya IPNU Juwana menegaskan bahwa para pemuda sudah saatnya kembali kepada budayanya sendiri.  

Seperti diketahui bersama, KH. Ilham merupakan sosok dai dengan metode dakwah yang unik. Kiai sekaligus dalang tersebut menggunakan wayang sebagai media dakwahnya.

“Wayang itu budaya jawa yang hampir tidak diminati,” ungkap Adi.

Dengan tema ‘Minangka Dinane Para Pejuang Lan Mongko Ojo Lali Mara Kabudaya’, para generasi muda NU tersebut begitu semangat mengikuti jalannya ngaji budaya. Hal ini, lanjut Adi juga ditujukan untuk menarik minat para pelajar dan pemuda untuk turut serta dalan organisasi IPNU dan IPPNU. Menurutnya, semangat organisasi di kalangan pemuda di Kecamatan Juwana masih perlu ditingkatkan lagi. 

Sementara itu, Faiz Alim Rosyada, ketua PAC IPNU Juwana menjelaskan alasan dibalik pengambilan tema tersebut. Menurut dia, menghormati pahlawan berarti harus juga mempertahankan budaya lokal, sebagai bagian yang ikut terjajah. 

“Dulu kita punya budaya sendiri, tapi setelah orang Eropa datang dengan gaya hidul mereka, seolah-olah budaya kita menjadi budaya kelas dua yang kehilangan eksistensi di rumah sendiri. Kita terjajah dalam konteks budaya,” terang dia.(lpj/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakpesdam NU Pati Sukses Gelar Rapat Kerja di Gedung PCNU

    Lakpesdam NU Pati Sukses Gelar Rapat Kerja di Gedung PCNU

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka mensukseskan program kegiatan selama satu periode, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) resmi melakukan Rapat Kerja (Raker) di Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, pada Sabtu, (08/02). Acara yang dimulai dengan menyayikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut Syubbanul Wathon berjalan dengan hikmad dan lancar. Setelah itu, acara […]

  • NU Pati Tawarkan Lumbung Nahdliyin, Ini Konsepnya

    NU Pati Tawarkan Lumbung Nahdliyin, Ini Konsepnya

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Kantor PCNU Pati, organisasi sosial keagamaan terbesar yang saat ini menawarkab konsep lumbung nahdliyin untuk kemaslahatan ummat PATI-Dalam masa pandemi seperti ini, gotong-royong dan saling membantu menjadi keharusan. Berangkat dari alasan ini, Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati berencana akan membuat lumbung nahdliyin. Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim mengatakan, lumbung nahdliyin ini sebenarnya sudah ada sejak […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.664
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

  • Panggung Muharram Cup Ponpes Bunyanun Marsush Bulumanis Kidul Suguhkan Pentas Teater Edukatif Santri

    Panggung Muharram Cup Ponpes Bunyanun Marsush Bulumanis Kidul Suguhkan Pentas Teater Edukatif Santri

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.942
    • 0Komentar

    Pcnupati.or id- Suasana malam penganugerahan Muharram Cup Pondok Pesantren Bunyanun Marsush, Bulumanis Kidul, Margoyoso, Pati, Jumat (19/6/2026), terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain penampilan kreasi santri seperti pembacaan puisi, khitobah bahasa Arab dan Inggris, rebana, serta pengumuman para juara, panggung tahun ini menghadirkan suguhan istimewa berupa pertunjukan teater dari Madrasatul Qur’an Salafiyah (MQ). Kelompok Teater […]

  • Nahdliyin  di Minta Pedomani Hasil Bahtsul Masail tentang Shalat Jumat di Masa Pandemi

    Nahdliyin di Minta Pedomani Hasil Bahtsul Masail tentang Shalat Jumat di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Semarang, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PWNU) Jawa Tengah mengingatkan kepada Nahdliyin agar berpedoman kepada keputusan bahtsul masail tentang shalat Jumat di era pandemi Covid-19. SEMARANG-Sekretaris PWNU Jateng H Hudallah Ridwan Naim mengatakan, sejak diberlakukannya PPKM Darurat yang membatasi aktivitas keagamaan di masjid dan mushala, para kiai dan pimpinan NU di daerah kebanjiran pertanyaan […]

  • PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id -Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak organisasi yang mengaku sebagai bagian dari NU. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat 11 organisasi yang tidak termasuk dalam struktur atau perangkat Perkumpulan NU, berdasarkan Surat Edaran (SE) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor: 3391/PB.01/A.II.10.44/99/01/2025 pada 7 Januari […]

expand_less