Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 1 Bangunan di Kawasan LI Diwakafkan untuk Pesantren, Ansor Geram!

1 Bangunan di Kawasan LI Diwakafkan untuk Pesantren, Ansor Geram!

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
  • visibility 604
  • comment 0 komentar

 

Potret bangunan di LI yang luluh lantak usai diratakan oleh Pemda Pati

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati telah menghancurkan 70 bangunan di bekas Lokalisasi Lorok Indah (LI), Margorejo, Kamis, (3/2/2022) kemarin. Pembongkaran puluhan bangunan itu dilakukan lantaran tidak memiliki izin. Terlebih, digunakan sebagai tempat prostitusi.

Ketua Ansor Kabupaten Pati, Itqonul Hakim menanggapi positif langkah yang telah dilakukan Pemkab Pati tersebut. Meskipun, di sana terdapat salah satu bangunan yang telah diwakafkan kepada Pondok Pesantren.

“Memang tidak kita pungkiri, bahwa di situ terpampang plang pondok pesantren, ada foto-foto kyai khos. Namun dari sumber info valid menyebutkan bahwa plang pondok pesantren itu baru dipasang setelah pemda merespon aspirasi semua pihak dengan kebijakan perobohan kawasan prostitusi LI, mengacu pada aturan-aturan yang ada. Siapapun boleh mengecek ke warga Pati, begitu mendengar kata lorok indah maka sudah pasti itulah sarang prostitusi,” kata Itqon.

Itqon menyimpulkan, ada oknum yang sengaja bermain-main dengan menggunakan Pesantren sebagai perisai untuk menghindari proses penertiban lokalisasi tersebut.  

“Naudzubillah jika ada manusia yang tega menggunakan pesantren sebagai bamper prostitusi. Saya ini lahir di lingkungan pesantren, belajar juga di pesantren, pulang pun tinggal di lingkungan pesantren, jadi faham betul dengan pesantren. Dan dipastikan kawasan LI itu tidak ada pesantren, adanya prostitusi yang nyamar jadi pesantren, biar tidak dirobohkan oleh Pemda,” tutur dia.

Ia menyebut, GP Ansor Pati sangat mengapresiasi langkah tegas Pemkab Pati dalam penertiban tersebut. “Selamat untuk seluruh warga Pati karena mendapatkan kado istimewa di tanggal 1 rajab dari pemerintah daerah, yakni pembongkaran kawasan prostitusi, tempat penyebaran HIV AIDS terbesar di Kabupaten Pati,” ungkap dia.

Dia menambahkan, salah satu bangunan yang telah diklaim oleh pihak-pihak tertentu sebagai Pondok Pesantren itu bukanlah pesantren, melainkan bangunan bertingkat dengan kamar-kamar yg identik dengan aroma prostitusi.

“Banyak alat kontrasepsi kita temukan di lokasi. Saya ada di lokasi dari awal hingga selesai pembongkaran,” tandas dia.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Community Development

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Seiring derasnya arus perubahan sosial akibat adanya modernisasi-industrialisasi mau tidak mau menuntut pesantren untuk memberikan reaksi atau respon secara memadai. Sedangkan respon pesantren dalam menghadapi perubahan yang berjalan selama ini ada yang lunak dan ada yang keras. Ada yang membuka, dan juga ada yang menutup diri. Namun meski ada yang mendifinisikan zaman […]

  • PCNU Pati Temukan Siswa Mokel Puasa dengan Menu MBG

    PCNU Pati Temukan Siswa Mokel Puasa dengan Menu MBG

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.207
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menemukan sejumlah siswa mokel atau membatalkan puasa Ramadan dengan menu makan bergizi gratis (MBG). Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengatakan temuan ini terjadi di beberapa sekolahan di Kabupaten Pati. Mulai dari tingkatan SD, SMP hingga SMA. Para siswa makan setelah mendapatkan menu MBG. ”Mohon […]

  • GP Ansor Pati dan Front Nelayan Bersatu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

    GP Ansor Pati dan Front Nelayan Bersatu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati sumbangkan Sembako senilai jutaan rupiah untuk korban banjir. Aksi dilaksanakan atas kerja sama dengan Paguyuban Nelayan Juwana, yang tergabung dalam Front Nelayan Bersatu (FNB). Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Ketua GP Ansor Pati Abdullah Syafiq kepada NU Peduli di Gedung PCNU setempat, pada Jumat […]

  • Facebook Ponpes Shofa Az Zahro’ di Clonning, Pengasuh Beri Klarifikasi

    Facebook Ponpes Shofa Az Zahro’ di Clonning, Pengasuh Beri Klarifikasi

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    GEMBONG – Baru-baru ini, jagad santri dihebohkan dengan akun Facebook yang mengatasnamakan Ponpes Shofa Az Zahro’, Gembong, Pati. Padahal, menurut Gus Faiz Aminuddin Shofwan, putra KH. Imam Shofwan, pengasuh pondok, akun Facebook pesantren tersebut telah lama vakum. Oknum yang disinyalir sebagai penipu tersebut, membuat akun yang sama persis dengan akun Facebook Ponpes Shofa Az Zahro’ […]

  • Tujuh Juta Kader Ansor Tersebar di Dunia

    Tujuh Juta Kader Ansor Tersebar di Dunia

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    PATI-Gerakan Pemuda (GP) Ansor memiliki pengaruh besar dalam tatanan peradaban dunia. Ketua Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Korwil Jateng dan DIY Mujiburrohman menyebut, jutaan kader Ansor tersebar di dunia.“Ansor merupakan organisasi yang anggotanya sekitar tujuh juta orang dan tersebar di seluruh dunia. Ada tujuh negara di dunia yang telah memiliki pimpinan cabang (PC) GP Ansor, […]

  • Gus Muwaffiq Hadir di Gembong? Ini Jawaban Panitia

    Gus Muwaffiq Hadir di Gembong? Ini Jawaban Panitia

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    GEMBONG-Isyu akan hadirnya seorang kiai nyentrik, Gus Muwaffiq di Gembong kian menggema. Beberapa pecinta Gus asal Jogja ini mulai mempertanyakan kebenaran kabar burung ini. Namun tidak seorangpun bisa memberikan jawabab pasti. Entah darimana info ini beredar, yang jelas masyarakat menginginkan kejelasan akan berita ini. Dari kiri : K. Sholikhin (ketua MWC-NU Gembong), M. Subhan (ketua […]

expand_less