RMI PCNU Pati Gelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di IPMAFA
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 6 Sep 2026
- visibility 18.891
- comment 0 komentar

RMI PCNU Pati Gelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di IPMAFA
PATI – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Pati menggelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati pada Ahad (6/9/2026). Forum ini diselenggarakan sebagai langkah konsolidasi para pengasuh pondok pesantren dalam merespons dinamika zaman tanpa merusak akar tradisi keilmuan.
Mengusung tema “Terciptanya Pesantren Yang Ramah, Nyaman, Administratif dan Mandiri”, kegiatan ini ditujukan untuk merumuskan tata kelola pesantren yang lebih progresif, profesional, dan berdaya saing.
Ketua RMI PCNU Pati, KH M. Liwa’uddin, menekankan bahwa pesantren dituntut untuk terus berbenah di tengah perkembangan zaman. Ia mengajak seluruh pengasuh untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan lembaga.
”Mari bersama-sama kita wujudkan pesantren di Pati yang tidak hanya menjadi benteng moral umat, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan tertata secara administratif,” ujar KH M. Liwa’uddin.
Dalam sesi materi, lanjut dia, narasumber menyoroti krusialnya penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta perjanjian tertulis antara pihak pondok dan orang tua santri.
”Intinya terkait dengan SOP pesantren atau perjanjian tertulis kepada wali santri supaya wali santri sama-sama mengetahui aturan pondok. Aturan pondok tidak boleh bertentangan dengan aturan-aturan atau regulasi hukum positif atau hukum negara, dan juga hukum agama,” kata KH Liwa’uddin.
Selain tertib administrasi, pemantauan terhadap potensi kekerasan di lingkungan pesantren juga menjadi sorotan utama. Isu pencegahan kekerasan seksual hingga perundungan antarsantri dinilai harus diawasi secara ketat oleh pengelola pesantren.
”Kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak atau sesama santri itu harus dipantau, harus diawasi. Sehingga ini yang akan menjamin anak lebih ramah, orang tua juga lebih nyaman,” lanjutnya.
Sementara itu, dari aspek pengembangan ekonomi dan administrasi, Bank Rakyat Indonesia (BRI) hadir memberikan fasilitasi integrasi sistem bagi pesantren tanpa mengenakan biaya.
”Dari BRI ini memberikan kemudahan bagi para pesantren yang kepengen mengikuti administrasi yang diselenggarakan oleh BRI dengan administrasi yang gratis, alias bisa kerja sama tanpa dipungut biaya,” pukasnya saat menjelaskan hasil sesi pembahasan.
Atas terselenggaranya acara tersebut, pihak RMI PCNU Pati menyampaikan apresiasi mendalam kepada IPMAFA Pati selaku tuan rumah serta BRI atas dukungan penuh dalam menyukseskan agenda halaqoh ini.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar